√ Unsur Novel : Pengertian , Ciri , Unsur dan Penokohan

Diposting pada

1.Pengertian Novel

Novel dalam arti umum ialah sebuah bentuk karya yang termasuk dalam kategori sastra. Karya ini mempunyai bentuk prosa yang mempunyai 2 buah unsur pembentuk. Unsur pembentuk yang pertama ialah unsur eksrinsik. Selain unsur tersebut ada juga unsur intrinsik sebagai pembentuk sebuah dalam novel. Kata novel sendiri merupakan serapan dari bahasa italy dengan arti sebuah cerita maupun sebuah cerita, Bahasa italy yang diserap ialah “novella” lalu kemudian menjadi novel dalam bahasa Indonesia.

√ Unsur Novel : Pengertian , Ciri , Unsur dan Penokohan

Novelis merupakan seseorang yang menulis sebuah cerita novel atau juga pengarang sebuah novel. Perbedaan novel dengan cerpen dapat dilihat dari isi kontennya yang lebih panjang serta lebih kompleks jika dibandingkan dengan cerpen. Novel ialah juga sebuah karya yang juga biasanya menceritakan tentang kehidupan beberapa manusia yang saling berinteraksi kepada sesamanya dan juga kepada lingkungan sekitarnya.


2.ciri ciri novel

Ciri – Ciri Umum dalam sebuah Novel :

-Jumlah kata dalam novel bisa lebih dari 35.000 kata.
-Terdiri atas setidaknya itu 90 halaman.
-Durasi dakan membaca novel itu setidaknya 2 jam ataupun 120 menit.
-Ceritanya lebih dari satu impresi, efek, serta emosi.
-Alur cerita cukup kompleks dalam novel.
-Seleksi cerita dalam karya sastra novel ini lebih luas.
-Ceritanya lebih panjang, namun tetapi banyak juga kalimat yang terulang ulang.


3.Unsur-unsur Novel

Novel sebagai karya fiksi yang telah dibangun oleh 2 unsur, yakkni unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Unsur intrinsik merupakan unsur-unsur yang secara langsung ikut serta dalam membangun sebuah cerita. Unsur intrinsik terdiri atas plot atau alur cerita, karakter (perwatakan), tema (pokok pembicaraan), setting (tempat terjadinya cerita), suasana cerita, gaya cerita amaupun ju sudut pandangan pencerita.

lalu Sedangkan unsur ekstrinsik merupakan suatu unsur-unsur yang berada di luar karya sastra yang tetap mempunyai pengaruh besar terhadap isi ataupun sistem organisme dalam suatu karya sastra. Unsur ekstrinsik ini terdiri dari: biografi penulis, psikologi penulis, keadaan masyarakat di sekitar penulis atau yang lainnya.

Menurut Nurgiyantoro (2010:68), berikut ini penjelasan unsur-unsur intrinsik dalam sebuah novel:

a. Tema

Tema adalahsebuah gagasan dasar umum yang akan menopang sebuah karya sastra dan yang terkandung di dalam teks sebagai struktur semantik dan yang akan menyangkut persamaan-persamaan maupun perbedaan-perbedaan. Tema ini akan dipandang sebagai dasar cerita atau gagasan umum dalam suatu karya fiksi. Tema dalam suatu karya fiksi sebelumnya telah ditentukan oleh pengarang untuk dapat mengembangkan ceritanya.

b. Alur

Alur/plot merupakan dimana jalinan peristiwa atau kejadian dalam suatu karya sastra untuk bisa mencapai efek tertentu. Alur ialah urutan peristiwa atau kejadian dalam suatu cerita yang akan dihubungkan secara sebab-akibat.lalu Sedangkan plot ialah sebuah cerita yang berisi urutan waktu kejadian, namun tiap kejadian itu hanya bisa dihubungkan secara sebab-akibat, peristiwa yang satu disebabkan atau menyebabkan terjadinya peristiwa yang lainnya.

c. Tokoh dan Penokohan

Tokoh cerita (character) ialah orang-orang yang akan ditampilkan dalam suatu karya naratif, ataupn drama, yang oleh pembaca ditafsirkan mempunyai kualitas moral dan juga kecenderungan tertentu seperti yang diekspresikan dalam ucapan dan apa yang dilakukan dalam sebuah tindakan. Istilah tokoh merujuk pada orang atau pelaku dalam sebuah cerita,lalu sedangkan penokohan ialah dimana cara seorang penulis menampilkan sifat atau watak dari suatu tokoh. Penokohan juga sering disebut sebagai pelukisan gambaran yang jelas mengenai seseorang yang akan ditampilkan dalam suatu cerita tersebut.

d. Latar

Latar atau setting yang sering disebut juga sebagai landas tumpu, menyaran pada pengertian tempat, hubungan waktu, dan juga lingkungan sosial tempat dimana terjadinya peristiwa-peristiwa yang akan diceritakan. Latar ialah segala keterangan, pengacuan, atau petunjuk yang berkaitan dengan waktu, ruang, dan juga situasi terjadinya peristiwa dalam suatu cerita tersebut. Latar ini sangat berfungsi sebagai pemberi kesan realistis kepada pembaca. Selain itu juga, latar sering digunakan untuk menciptakan sebuah suasana tertentu yang seolah-olah sungguh ada dan akan terjadi.

e. Sudut Pandang

Sudut pandang merupakan dimana kedudukan atau posisi pengarang dalam cerita tersebut. Dengan kata lain posisi pengarang menempatkan dirinya dalam cerita tersebut apakah ia ikut terlibat langsung dalam cerita itu atau juga hanya sebagai pengamat yang berdiri di luar cerita.

f. Gaya Bahasa

Gaya bahasa merupakan sebuah alat ataupun sarana utama pengarang untuk bisa melukiskan, menggambarkan, dan menghidupkan cerita secara estetika. Gaya bahasa juga dapat diartikan sebagai cara pengarang mengungkapkan pada ceritanya melalui bahasa yangakan digunakan dalam cerita untuk memunculkan nilai keindahannya.

g. Amanat

Amanat ialah pesan moral yang akan disampaikan seorang pengarang didalam cerita. Amanat juga sering disebut sebagai pesan yang mendasari cerita yang ingin disampaikan pengarang kepada para pembacanya.


4.penokohan dalam novel

a.Tokoh utama dan tokoh tambahan. Tokoh utama merupakan sebuah tokoh yang diutamakan penceritaannya dalam novel yang bersangkutan. Sedangkan tokoh tambahan ialah seorang tokoh yang akan mendukung adanya tokoh utama, hal ini biasanya akan pemunculannya diabaikan dan kurang mendapatkan sebuah perhatian.

b.Tokoh protagonis dan tokoh antagonis. Tokoh protagonis merupakan tokoh yang oleh pembaca dianggap sebagai tokoh sangat baik atau tokoh yang dikagumi. Sedangkan tokoh antagonis adalah kebalikan dari tokoh protagonis,yakni tokoh sangat jahat yang menjadi musuh dari tokoh baik.

c.Tokoh sederhana dan tokoh bulat. Tokoh sederhana ialah tokoh yang hanya mempunyai 1 kualitas pribadi.lalu Sedangkan tokoh bulat adalah tokoh yang memiliki serta diungkap berbagai kemungkinan sisi kehidupannya, sisi kepribadian dan juga jati dirinya. Tokoh bulat sering disebut juga dengan tokoh kompleks.

d.Tokoh statis dan tokoh berkembang. Tokoh statis merupakan tokoh cerita yang tidak pernah mengalami perubahan atau perkembangan watak sebagai sebab akibat adanya peristiwa-peristiwa yang akan terjadi di dalam cerita.lalu Sedangkan tokoh berkembang merupakan sebuah tokoh cerita yang banyak mengalami perubahan didalam cerita


Demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ Unsur Novel : Pengertian , Ciri , Unsur dan Penokohan, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca :

Read More  √ Fungsi Jaringan Penyusun Akar : Pengertian Beserta Penjelasannya
Read More  √ Fungsi Jaringa Epidermis : Pengertian, Ciri dan Bentuknya
Read More  √ Fungsi Jaringa Epidermis : Pengertian, Ciri dan Bentuknya
Read More  √ Fungsi Organ Pernapasan : Pengertian dan Macamnya