√ Pengertian Akar Tunggang : Fungsi Beserta Contohnya

Diposting pada

pengertian

√ Pengertian Akar Tunggang : Fungsi Beserta Contohnya

Akar tunggang merupakan akar primer atau akar pokok yang berasal dari biji. Biji ini akan berkecambah dan juga membentuk akar lembaga yang kemudian tumbuh menjadi akar primer/akar utama. Tumbuhan yang berkembang biak dengan biji, pasti memiliki akar tunggang. Jenis akar yang satu ini ialah akar pada tumbuhan yang mempunyai akar primer atau akar utama yang menghujam ke dalam tanah secara kokoh. Akar primer tersebut membesar dan memiliki cabang yang ukurannya berbeda jauh dari cabang akar.

Fungsi akar

Fungsi akar pada tumbuhan secara umum baik akar tunggang maupun akar serabut adalah sebagai unsur utama dalam sistem transportasi pada tumbuhan, yaitu guna menyerap air dan unsur hara dari dalam tanah. Selain itu akar bisa memperkokoh tumbuhan. Ada fungsi tambahan yang dimiliki akar tunggang, yaitu sebagai tempat menyimpan makanan. Jadi, pada dasarnya ubi, wortel, kentang dan semacamnya ialah berakar tunggang, karena akarnya dapat menyimpan makanan. Akar pada tumbuhan berakar tunggang cenderung menyirip atau sejajar, tidak mempunyai tudung akar dan berkambium. Akar pada tumbuhan dikotil ini sangat kuat dan pada jenis tumbuhan tertentu bisa dijumpai terbentuknya akar cabang yang menyebar ke arah samping.

Contoh Tumbuhan Berakar Tunggang

Berikut ini ialah beberapa contoh dari tumbuhan berakar tunggang

1. Pohon beringin

Pohon beringin berukutan besar dan juga tinggi dan dapat mencapai 15-20 meter. Batangnya besar dengan akar tunggang yang sangat kuat dan juga daun yang rimbun. Diameter batang pohon beringin dapat mencapai 2 m lebih dengan tinggi dapat mencapai 25 m. Pohon beringin dapat berkembang biak dengan biji dan memiliki akar gantung yang mempunyai fungsi seperti fungsi akar bakau, yaitu sebagai alat pernapasan pada tumbuhan.

Baca Juga :  √ Batu Betangkup Beserta Asal Usulnya

2. Pohon jeruk

Pohon jeruk ialah salah satu jenis perdu atau semak besar dengan ketinggian antara 2-15 m. Batang atau ranting berduri panjang tetapi tidak rapat. Daun ialah daun tunggal berbentuk bulat berwarna hijau dengan tepi rata, permukaan licin dan agak berminyak. Jeruk dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 0-400 mdpl dengan suhu antara 25 °C – 30 °C.

3. Jambu biji

Pohon jambu biji merupakan pohon tropis, dengan batang bercabang-cabang. Daunnya tunggal dan menyirip berwarna hijau. Buahnya berdaging putih atau merah dan berbiji banyak. Pohon jambu biji memiliki tinggi sekitar 5 – 6 meter.

4. Akasia

Pohon Akasia berbatang besar dan juga sering dipakai dalam industri mebel dan kerajinan. Akar tumbuhan akasia merupakan akar tunggang berwarna keputihan kotor hingga kecoklatan dengan panjang 5 sampai 10 meter bahkan lebih, dan mampu mencapai kedalaman 3-5 meter. Batang pohon berbentuk bulat memanjang dengan diamater 10-20 cm bahkan juga lebih, permukaan kasar dan juga berduri tajam. Batang pohon akasia bisa mencapai ketinggian  kurang lebih 15-20 m.

5. Pohon Asam

Pohon asam tumbuh besar dan juga tinggi. Bijinya sering dimanfaatkan sebagai bumbu atau pun obat-obatan. Daunnya juga dapat dimanfaatkan sebagai tumbuhan obat. Pohon ini memiliki sistem perakaran akar tunggang dengan akar lembaga (Radicula) yang tumbuh terus menjadi akar pokok yang bercabang-cabang menjadi akar-akar yang lebih kecil. Pohon asam memiliki batang keras dan kuat yang disebut dengan batang berkayu. Bentuk batang bulat dan tegak dengan diameter mencapai 2 m. Kulit batang berwarna coklat keabu-abuan dan kasar.

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ Pengertian Akar Tunggang : Fungsi Beserta Contohnya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

Baca Juga :  √Kulit: Pengertian, Fungsi, Struktur Lapisan

baca juga :