Seni

Diposting pada

Seni

Pengertian Seni

Seni Merupakan segala hal yang dibuat oleh manusia, yang didalamnya terdapat keindahan serta bisa membangkitkan perasaan pada orang lain. Kata seni berasal dari bahasa Inggris kata Art yang artinya ialah suatu media yang digunakan untuk melakukan kegiatan tertentu.

Menurut Para ahli


  1. Aristotele

Seni merupakan bentuk yang pengungkapannya dan penampilannya tidak pernah menyimpang dari kenyataan dan seni itu ialah meniru alam.


  1. Sudarmaj

Seni merupakan segala manifestasi batin dan pengalaman estetis dengan memakai media bidang, garis, warna, tekstur, volume, dan gelap terang.


  1. Ki Hajar Dewantara

Seni merupakan hasil keindahan sehingga bisa menggerakkan perasaan indah orang yang melihatnya, maka dari itu perbuatan manusia yang dapat mempengaruhi bisa menimbulkan perasaan indah itu seni.


Sifat-Sifat Seni

  • Kreatif, seni merupakan suatu rangkaian kegiatan manusia yg selalu mencipta realitas baru, sesuatu yang sebelumnya tidak ada atau belum pernah muncul dalam ide atau gagasan seseorang. Misalnya, campur sari, yang memadukan gamelan dengan musik modern, atau seorang pelukis yang menggunakan kulit telur sebagai medianya.
  • Individualitas, karya seni yang diciptakan seorang seniman merupakan ciri yang bersifat personal, subyektif dan individual. Seniman berperan sebagai konseptor karya dan sekaligus berperan sebagai pembuat karya atau pelaku. Dalam perkembangannya karya seni juga dapat pula merupakan karya bersama atau kolaborasi yang merefleksikan gagasan bersama. Contoh, lagu-lagu ciptaan Iwan Fals terdengar berbeda dengan lagu-lagu ciptaan Ebiet . Ade.
  • Ekspresif, dalam mengapresiasi dan menilai suatu karya seni harus memakai kriteria atau ukuran perasaan estetis. Seniman mengekspresikan perasaan estetisnya melalui karyanya, sedangkan penikmat seni menghayati , memahami, dan mengapresiasi karya tersebut dengan perasaannya. Contoh, lagu Indonesia Menangis, lagu yang dinyanyikan Sherina pada saat terjadinya bencana gempa bumi dan tsunami di Aceh beberapa tahun yang lalu, mampu membangkitkan emosi, simpati dan empati yang sangat mendalam pada diri penikmat seni dan masyarakat Indonesia pada umumnya.
  • Keabadian, karya seni dapat hidup sepanjang masa, melampaui usia seniman itu sendiri. Contoh, lagu-lagu koes plus sampai saat masih di gemari oleh berbagai kalangan dari berbagai tingkatan usia.
  • Universal, seni berkembang di seluruh dunia dan sepanjang waktu, seni tidak terpisah dari kehidupan masyarakat. Sejak jamanpra sejarah sampai saat ini, seniman terus membuat karya seni dengan beragam fungsi sesuai kebutuhan pada jamannya.

Karakteristik dan Ciri-Ciri Karya Seni

Berikut adalah karakteristik dan ciri-ciri karya seni:

  • Karya manusia
  • Mengandung makna yang berasal dari pengalaman batin
  • Memiliki unsur estetika
  • Dapat merangsang pengalaman batin pula bagi yang menghayatinya.

Pembagian Seni Secara Umum Berdasarkan Penikmatannya


  • Seni Rupa

Karya seni rupa dapat dinikmati dengan indra penglihatan (visual) dan peraba. Seni rupa biasanya memanfaatkan unsur garis, bidang, warna, tekstur, dan volume.
Contoh hasil karya seni rupa adalah lukisan, kaligrafi, poster, reklame, spanduk,
patung, diorama, kursi, meja, seni grafis, dan seni kerajinan.


  • Seni Musik

Karya seni musik dapat dinikmati dengan indra pendengaran (audio) yang dibentuk dari unsur nada dan bunyi dalam alat musik, suara manusia (vokal), atau gabungan keduanya.


  • Seni Tari

Seni tari adalah seni yang diwujudkan melalui gerak, ruang, waktu, irama, wirasa,
wiraga, dan susunan unsur gerakan anggota tubuh secara teratur dan menurut pola-pola
tertentu sehingga menimbulkan gerakan yang indah dan memesona. Karya seni ini
dapat dinikmati dengan indra penglihatan dan indra pendengaran (audiovisual).


  • Seni Teater

Seni teater adalah seni yang memadukan unsur gerakan dan kata. Biasanya dalam teater terdapat naskah, penokohan, latar tempat, dan alat pengiring. Seni teater dapat dinikmati dengan indra penglihatan dan pendengaran (audiovisual). Contoh teater terkenal adalah Teater Koma.

Baca Juga :  Pengertian Reptil

  • Seni Sastra

Seni sastra adalah seni yang mengungkapkan pengalaman jiwa dan perasaan dalam bentuk bahasa, tulisan, dan kalimat yang mengandung nilai estetis untuk mendapatkan kepuasan rohaniah. Bentuk karya sastra dapat berupa prosa (struktur bahasanya bebas), puisi (struktur bahasanya terikat/berima), dan drama (struktur bahanya disusun dalam bentuk lakon atau cerita)


Fungsi Seni


  • Fungsi Individu

Fungsi individu merupakan suatu fungsi seni yang berguna untuk kebutuhan pribadi individu itu sendiri. Ada 2 macam fungsi seni untuk individu yaitu sebagai berikut:


  • Fungsi Pemenuhan Kebutuhan Fisik

   Pada hakekatnya manusia merupakan makhluk homofaber yang mempunyai kecakapan untuk apresiasi pada keindahan dan pemakaian benda-benda. Seni terapan umumnya mengacu kepada pemuasan kebutuhan fisik sehingga segi kenyamanan menjadi suatu hal penting.


  • Fungsi Pemenuhan Kebutuhan Emosional

   Seorang memiliki sifat yang beragam pada manusia lain. Pengalaman hidup seseorang sangatlah mempengaruhi sisi emosional atau perasaannya. Misalnya perasaan sedih, lelah, letih, gembira, iba, kasihan, benci, cinta, dll. Manusia bisa merasakan semua itu dikarenakan pada dirinya ada dorongan emosional yang merupakan kondisi kejiwaan pada setiap manusia normal. Maka dari itu seseorang yang bisa mengapresiasikan pengalaman dan perasaannya dalam sebuah karya seni yang diciptakannya. Hal ini juga dipercaya sebagai sarana memuaskan kebutuhan emosional dirinya.


  • Fungsi Sosial

Fungsi sosial adalah suatu fungsi seni yang berguna sebagai pemenuhan kebutuhan sosial suatu individu. Ada beberapa macam fungsi seni sebagai fungsi sosial yaitu sebagai berikut:


  • Fungsi Religi

Karya seni berguna sebagai pesan religi atau keagamaan. Contohnya ialah kaligrafi, busana muslim-muslimah dan lagu-lagu rohani. Seni digunakan pada sebuah upacara pernikahan, kelahiran, dan kematian, dan lain-lainnya. Misalnya gamelan yang digunakan dalam upcara ngaben di bali (gamelan gambang, luwang, dan angklung).


  • Fungsi Pendidikan

Seni digunakan sebagai media pendidikan bisa dilihat dalam musik, misalnya ansambel karena dilakukan dengan bekerja sama, sama halnya dengan angklung dan gamelan yang memiliki nilai pendidikan karena kesenian tersebut mengandung nilai sosial, kerjasama dan disiplin. Karya-karya seni untuk pelajaran/pendidikan contohnya gambar ilustrasi buku pelajaran, poster, alat peraga IPA, dan film ilmiah/dokumenter.


  • Fungsi Komunikasi

Seni digunakkan sebagai media komunikasi Contohnya dalam kritik sosial, kebijakan, gagasan, tujuannya memperkenalkan kepada masyarakat. Contohnya adalah pegelaran wayang kulit, wayang orang, dan seni teater ataupun poster, drama komedi dan reklame.


  • Fungsi Rekreasi / Hiburan

Fungsi utama seni ialah hiburan atau rekreasi untuk melepas kejenuhan atau mengurangi kesedihan yang khususnya pada pertunjukan berekpresi atau hiburan.


  • Fungsi Artistik

Seni digunakan sebagai media ekspresi seniman dengan memamerkan karyanya tidak untuk hal yang komersil, seperti musik kontemporer, tari kontemporer, dan seni rupa kontemporer. (Seni pertunjukan yang tidak bisa dinikmati pendengar/pengunjung, hanya dapat dinikmati oleh para seniman dan komunitasnya).


  • Fungsi Guna

Karya seni yang dibuat tidak memperhitungkan kegunaannya, kecuali sebagai media ekspresi (karya seni murni) maupun dalam proses penciptaan mempertimbangkan aspek kegunaannya, contohnya perlengkapan/peralatan rumah tangga yang berasal dari gerabah ataupun rotan.


  • Fungsi Kesehatan

Seni digunakan sebagai fungsi kesehatan, contohnya pengobatan penderita gangguan physic maupun medis distimulasi melalui terapi musik (disesuaikan dengan latar belakang pasien). Terbukti musik bisa untuk menyembuhkan penyandang autisme, gangguan psikologis trauma pada suatu kejadian. Pada tahun siegel mengatakan bahwa musik klasik menghasilkan gelombang alfa yang bisa menenangkan dengan merangsang sistem limbic jaringan neuron otak dan gamelan menurut Gregorian bisa mempertajam pikiran.

Baca Juga :  Biografi Bung Kecil

Macam Jenis Seni


  • Seni Rupa

Seni rupa merupakan salah satu cabang kesenian dimana mempunyai wujud pasti/asli dan memanfaatkan unsur rupa yang diklasifikasikan atau diekspresikan kepada bentuk gambar, lukisan, patung, grafis, kerajinan tangan, kriya, dan multimedia.  Seni rupa meliputi kemampuan memahami, dan berkarya lukis, kemampuan memahami dan membuat patung, kemampuan memahami dan berkarya grafis, kemampuan memahami dan membuat kerajinan tangan, dan kemampuan memahami dan berkarya atau membuat sarana mulltimedia. Seni rupa sudah ada sejak dimulai zaman animisme dan dinamisme zaman sekarang. Seni rupa secara performatif mempresentasikan wujud kasat mata yang dipertimbangkan secara sinergis lewat media sebagai dasar perwujudan rupa.


  • Seni Teater

Seni teater umumnya mencakup kemampuan memahami dan berkarya melalui teater yakni kemampuan memahami dan membuat naskah, kemampuan memahami berperan di bidang casting, kemampuan memahami dan membuat setting atau tata teknik pentas panggung dan penciptaan suasananya berguna sebagai perangkat tambahan pada membidangi seni teater. Seni teater adalah bagian dari integral kesenian bermedia ungkap suara pada wujud pemeranan. Cara atau teknik ini sangat mengutamakan terciptanya casting, pembawaan, diksi, intonasi, pengaturan, laring, dan faring secara konsisten.


  • Seni Musik

Unsur bunyi adalah unsur utama dari seni musik. Sedangkan unsur lain ialah bentuk harmoni, melodi, dan notasi musik adalah wujud sarana yang disajikan. Seni musik tumbuh dan berkembang pada zaman Renaissance sampai sekarang. Seni musik merupakan hasil ciptaan manusia yang menghasilkan bunyi ritme dan harmoni yang indah pada pendengar.


  • Seni Tari

Seni tari merupakan seni hasil ciptaan manusia yang menggunakan gerak tubuh sebagai suatu keindahan. Gerak dalam tari berguna sebagai media mengkomunikasikan tujuan-tujuan tertentu dari koreogragfer. Keindahan tari ada pada kebahagian, kepuasaan, baik itu dari koreografer, peraga dan penikmat atau penonton. Seni tari terdiri dari  tradisional dan modern.


  • Seni Sastra

Seni sastra merupakan hasil daya kreasi manusia yang dinikmati dari segi visual dan dari makna yang dimilikinya. Seni sastra menggambarkan keindahan pada bentuk kata-kata, baik tulisan maupun suara.Contoh dari seni sastra ialah puisi, tulisan, dan kaligrafi.


Nilai Seni Pada Keindahan

Pengertian kata keindahan berasal dari kata indah, yang mempunyai arti bagus, permai, cantik, elok, molek, dan sebagainya. Benda yang mempunyai sifat indah ialah segala hasil seni, pemandangan alam, manusia, rumah, tatanan, perabot rumah tangga, suara, warna, dan sebagainya. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah.

Yang tidak mengandung kebenaran berarti tidak indah. Dalam seni berusaha memberikan makna sepenuh-penuhnya mengenai obyek yang diungkapkan. Nilai estetik adalah nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian keindahan. Nilai ekstrinsik adalah sifat baik dari suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya (instrumental/contributory value), yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu. Nilai intrinsik adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan, atau sebagai suatu tujuan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri.


Seni Tari Di Indonesia


  • Tarian

Tarian Indonesia mencerminkan kekayaan dan keanekaragaman suku bangsa dan budaya Indonesia.tetapi kebanyakan dari orang indonesia sudah terpengaruh oleh budaya asing atau luar. setiap suku bangsa di Indonesia pasti memmpunyai tarian khas daerahnya sendiri-sendiri. Tradisi kuno tarian dan drama ini biasanya diajarkan seperti di sanggar-sanggar tari dan juga sekolah.

Seni tari di indonesia juga bisa masuk kedalam beberapa golongan, Dalam katagori sejarah, seni tari Indonesia dapat dibagi ke dalam tiga era: era kesukuan prasejarah, era Hindu-Buddha, dan era Islam. Berdasarkan pelindung dan pendukungnya, dapat terbagi dalam dua kelompok, tari keraton (tari istana) yang didukung kaum bangsawan, dan tari rakyat yang tumbuh dari rakyat kebanyakan. Berdasarkan tradisinya, tarian Indonesia dibagi dalam dua kelompok; tari tradisional dan tari kontemporer.

Baca Juga :  Cara Melestarikan Budaya

  • Tari Keraton

Tari Golek Ayun-ayun, dari KeratonYogyakarta

Tarian di Indonesia mencerminkan sejarah panjang Indonesia. Beberapa keluarga bangsawan; berbagai istana dan keraton yang hingga kini masih bertahan di berbagai bagian Indonesia menjadi benteng pelindung dan pelestari budaya istana. Perbedaan paling jelas antara tarian istana dengan tarian rakyat tampak dalam tradisi tari Jawa. Masyarakat Jawa yang berlapis-lapis dan bertingkat tercermin dalam budayanya.

Jika golongan bangsawan kelas atas lebih memperhatikan pada kehalusan, unsur spiritual, keluhuran, dan keadiluhungan; masyarakat kebanyakan lebih memperhatikan unsur hiburan dan sosial dari tarian. Sebagai akibatnya tarian istana lebih ketat dan memiliki seperangkat aturan dan disiplin yang dipertahankan dari generasi ke generasi, sementara tari rakyat lebih bebas, dan terbuka atas berbagai pengaruh.

Perlindungan kerajaan atas seni dan budaya istana umumnya digalakkan oleh pranata kerajaan sebagai penjaga dan pelindung tradisi mereka. Misalnya para Sultan dan Sunan dari Keraton Yogyakarta dan Keraton Surakarta terkenal sebagai pencipta berbagai tarian keraton lengkap dengan komposisigamelan pengiring tarian tersebut.


  • Tari Rakyat

Tarian Indonesia menunjukkan kompleksitas sosial dan pelapisan tingkatan sosial dari masyarakatnya, yang juga menunjukkan kelas sosial dan derajat kehalusannya. Berdasarkan pelindung dan pendukungya, tari rakyat adalah tari yang dikembangkan dan didukung oleh rakyat kebanyakan, baik di pedesaan maupun di perkotaan.

Dibandingkan dengan tari istana (keraton) yang dikembangkan dan dilindungi oleh pihak istana, tari rakyat Indonesia lebih dinamis, enerjik, dan relatif lebih bebas dari aturan yang ketat dan disiplin tertentu, meskipun demikian beberapa langgam gerakan atau sikap tubuh yang khas seringkali tetap dipertahankan. Tari rakyat lebih memperhatikan fungsi hiburan dan sosial pergaulannya daripada fungsi ritual.


  • Tari Tradisional

Tari tradisional Indonesia mencerminkan kekayaan dan keanekaragaman bangsa Indonesia. Beberapa tradisi seni tari seperti; tarian Bali, tarian Jawa, tarian Sunda, tarian Minangkabau, tarian Palembang, tarian Melayu, tarian Aceh, dan masih banyak lagi adalah seni tari yang berkembang sejak dahulu kala, meskipun demikian tari ini tetap dikembangkan hingga kini. Penciptaan tari dengan koreografi baru, tetapi masih di dalam kerangka disiplin tradisi tari tertentu masih dimungkinkan. Sebagai hasilnya, muncullah beberapa tari kreasi baru. Tari kreasi baru ini dapat merupakan penggalian kembali akar-akar budaya yang telah sirna, penafsiran baru, inspirasi atau eksplorasi seni baru atas seni tari tradisional.

Sekolah seni tertentu di Indonesia seperti Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) di Bandung, Institut Kesenian Jakarta (IKJ) di Jakarta, Institut Seni Indonesia (ISI) yang tersebar di Denpasar,Yogyakarta, dan Surakarta kesemuanya mendukung dan menggalakkan siswanya untuk mengeksplorasi dan mengembangkan seni tari tradisional di Indonesia. Beberapa festival tertentu seperti Festival Kesenian Bali dikenal sebagai ajang ternama bagi seniman tari Bali untuk menampilkan tari kreasi baru karya mereka.


Contoh Seni

Seni Lukis

SENI LUKIS

Seni Grafis

seni grafis

Seni Patung

seni patung

Seni Instalasi

seni instalasi

Seni Pertunjukan

seni pertunjukan

Seni Keramik

seni keramik


demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai Seni : Pengertian, Sifat, Karakteristik, Ciri, Pembagian, Fungsi, Macam, Jenis, Nilai, Tari Indonesia, Beserta Contohnya, semoga artikel ini bermanafaat.