√ Inilah 7 Contoh Bisnis E-Commerce di Indonesia yang Sukses

2 min read

Contoh-Bisnis-E-Commerce-di-Indonesia

Saat ini kegiatan berbelanja tidak hanya perlu dengan bertemunya penjual dan pembeli, namun perdagangan dapat terjadi tanpa bertemu dengan bantuan dari internet, Salah satunya karena adanya e-commerce. Tidak hanya penjualan barang, e-commerce juga dapat merambah reservasi, rental hingga transportasi online. Apa saya contoh usaha e-commerce di Indonesia yang sedang marak, berikut ini diantaranya :

Contoh-Bisnis-E-Commerce-di-Indonesia

√ Inilah Daftar Contoh Bisnis E-Commerce di Indonesia yang Sukses


1. OLX


OLX ialah salah satu bisnis e-commerce di Indonesia dengan model classifieds atau listing atau juga dapat disebut dengan iklan baris. Dulunya OLX bernama tokobagus dan berniaga.com, namun pada tanggal 20 Mei 2014 ditetapkan  nama menjadi OLX Indonesia dengan slogan “Cara Tepat Jual Cepat”. OLX tidak menyediakan fasilitas untuk aktivitas transaksi online.

Manfaat pemasaran online bisa didapatkan di OLX, karena setiap individu atau kelompok yang berperan sebagai penjual bisa melakukan kegiatan menjual produk yang berupa barang maupun jasa dapat dimana saja dan kapan saja secara gratis. Individu yang berperan sebagai pembeli pun tidak akan dikenakan biaya. Selain menjual berbagai barang baru, OLX juga menyediakan fasilitas penjualan barang-barang bekas, penyedia jasa tertentu, dan terkadang juga terdapat lowongan pekerjaan yang diiklankan.


2. Kaskus


Kaskus yang ialah forum diskusi online juga mempunyai fitur jual beli atau juga sering disebut dengan forum jual beli. Forum jual beli pada kaskus termasuk dalam bisnis e-commerce dengan model usaha yang berupa iklan baris. Hal ini dikarenakan forum jual beli pada kaskus tidak mewajibkan pihak penjual untuk menggunakan fitur escrow atau rekening bersama dalam aktivitasnya.

Baca Juga :  √ Cara Mengatasi Kesenjangan Sosial : Pengertian, Ciri, Faktor, Penyebabnya

Sehingga aktivitas transaksi langsung menghubungkan antara pihak penjual dan pihak pembeli. Secara umum, bisnis e-commerce dengan model usaha yang berupa iklan baris menggunakan metode transaksi cash on delivery (COD).


3. Tokopedia


Tokopedia ialah salah satu bisnis e-commerce di Indonesia dengan model marketplace c2c (customer to customer). Melalui Tokopedia, pelaku bisnis mikro kecil dan menengah (UMKM) dan juga bisnis perorangan bisa melakukan pengembangan pada bidang usahanya.

Hal ini telah dibuktikan dengan adanya fitur membuka toko pada tokopedia, dan sekaligus pihak yang berperan sebagai penjual bisa mengelolanya secara online. Salah satu penghargaan yang sudah diterima ialah terpilihnya tokopedia pada Indonesia Digital Economy Award tahun 2016 sebagai Best Company in Consumer Industry.

Tokopedia menyarankan pihak penjual untuk menggunakan sistem escrow atau rekening bersama. Tokopedia menjadi pihak ketiga di antara pihak penjual dan pihak pembeli. apabiala terjadi transaksi, pihak pembeli akan membayar ke tokopedia, setelah itu tokopedia akan mengkonfirmasi kepada pihak penjual bahwa pembayaran telah dilaksanakan oleh pihak pembeli.

Setelah pihak penjual sudah melakukan pengiriman / penyerahan barang kepada pihak pembeli, dan pihak pembeli sudah mengkonfirmasi bahwa barang telah diterima dan sesuai dengan permintaan, maka Tokopedia akan meneruskan pembayaran tersebut kepada pihak penjual. Hal tersebut dilakukan agar meminimalisir terjadinya tindak kejahatan berupa penipuan.


4. Bukalapak


Bukalapak termasuk dalam usaha e-commerce di Indonesia dengan model marketplace c2c (customer to customer). Pengguna bukalapak bisa berperan sebagai pihak penjual, pihak pembeli, atau bahkan menjadi pihak penjual sekaligus pihak pembeli.

Bukalapak menjadi penengah diantara pihak penjual dan pihak pembeli. Sama dengan tokopedia, apabila terjadi transaksi pembeli yang diharuskan melakukan pembayaran terlebih dahulu ke bukalapak. bila pembayaran telah berhasil, maka bukalapak akan memberikan info kepada sang penjual melalui pesan singkat atau sms, dan pada saat itu penjual juga bisa mengirimkan atau memberikan barang kepada pembeli.

Baca Juga :  √Apa itu Remunerasi: Pengertian, Unsur, Ciri, Sistem,Tujuan

apabila pembeli telah mengkonfirmasi atas penerimaan barang, maka bukalapak nantinya akan melakukan transfer uang pembelian kepada pihak penjual. Bukalapak juga akan memberikan jaminan berupa pengembalian uang sebesar 100% apabila pihak pembeli tidak menerima barang dari penjual  sampai batas waktu yang sudah ditentukan.


5. Blanja.com


Salah satu bisnis e-commerce di Indonesia dengan model marketplace c2c (customer to customer) saat ini ialah blanja.com. Blanja.com didirikan pada tanggal 17 September 2012 dari hasil joint venture antara Telkom Indonesia dan eBay. Blanja.com ialah website yang sanggup memberikan fasilitas transaksi uang secara online disamping aktivitas utamanya yakni untuk membantu mempromosikan berbagai produk. Pada blanja.com, pihak penjual diharuskan terlebih dahulu untuk menyelesaikan proses verifikasi sebelum menjadi pengguna (yang berperan sebagai penjual) di blanja.com.


6. Blibli


Blibli ialah salah satu contoh bisnis e-commerce di Indonesia dengan model bisnis shopping mall. Pada model usaha shopping mall, pihak penjual haruslah ialah penjual yang mempunyai brand ternama. Untuk bisa menjadi penjual di blibli, proses verifikasinya sangat ketat. Keuntungan bisnis online seperti ini didapatkan dari komisi yang diberikan oleh penjual.


7. Tiket.com


Tiket.com ialah salah satu contoh bisnis e-commerce di Indonesia dengan model usaha toko online b2c (business to consumer). Model bisnis seperti ini merupakan toko online yang mempunyai cara untuk memulai bisnis online shop dengan membuat alamat website sendiri, sehingga usaha ini dapat dimiliki langsung oleh pihak penjual dan bisa langsung melakukan aktivitas transaksi secara online.

Penjual bertanggung jawab secara langsung terhadap kelebihan dan kekurangan usaha online yang dijalankan serta mempunyai kebebasan penuh atas pengelolaan, sehingga penjual bisa langsung mengubah jenis tampilan dan memperkuat SEO untuk dapat menarik perhatian konsumen.

Baca Juga :  √Kabut: Pengertian, Jenis, Manfaat dan Prosesnya

Demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ Inilah 7 Contoh Bisnis E-Commerce di Indonesia yang Sukses, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

/* */

Send this to a friend