Besaran Dan Satuan

Diposting pada

Definisi Pengukuran

Pengukuran adalah penentuan besaran, dimensi, atau kapasitas, biasanya terhadap suatu standar atau satuan pengukuran.Pengukuran tidak hanya terbatas pada kuantitas fisik, tetapi juga dapat diperluas untuk mengukur hampir semua benda yang bisa dibayangkan, seperti tingkat ketidakpastian, atau kepercayaan konsumen. Dalam definisi lain, pengukuran adalah sebuah kegiatan menggunakan alat dengan tujuan mengetahui nilai suatu besaran.

Pengukuran dibedakan menjadi 2, yaitu pengukuran langsung dan pengukuran tidak langsung.  Pengukuran langsung yaitu membandingkan nilai besaran yang diukur dengan besaran standar yang diterima sebagai satuan sedangkan pengukuran tidak langsung yaitu mengukur suatu besaran dengan cara mengukur besaran lain.


Pengertian Besaran

Pengertian besaran merupakan sesuatu yang bisa diukur atau dihitung dan dinyatakan dengan angka dan satuan. Angka itu adalah nilai yang diperoleh pada saat proses mengukur atau menghitung benda tersebut.

Besaran Dan Satuan

Pengertian satuan merupakan standar ukuran dari sebuah besaran. Contohnya, second (s) untuk satuan waktu.


Macam Jenis Besaran


  1. Besaran Pokok

Besaran pokok adalah besaran yang tak tergantung pada besaran-besaran yang lain. Besaran pokok bisa diukur secara langsung dan dijadikan sebagai dasar besaran yang lainnya.


  1. Besaran Turunan

Besaran turunan adalah besaran yang tersusun atas satu atau lebih besaran pokok, contohnya luas, volume, kecepatan, percepatan, gaya, dan usaha.

Contohnya, luas = panjang x lebar. Panjang adalah besaran pokok panjang dengan satuan meter, lebar pun termasuk dalam besaran pokok panjang dengan satuan meter. Jadi, satuan luas adalah m2 (meter persegi) yang diturunkan dari hasil perkalian satuan besaran pokok panjang, yakni m X m.


  1. Besaran Skalar

Besaran skalar adalah besaran yang hanya mempunyai nilai (besar), tidak mempunyai arah. Contoh besaran skalar yaitu voluma, massa, waktu, dan jarak.


  1. Besaran Vektor

Besaran vektor merupakan besaran yang mempunyai nilai yang besar dan arah. Contoh besaran vektor ialah perpindahan, kecepata, dan gaya.

Baca Juga :  Pangaruh Letak Geologis Indoensia

Macam-macam Sistem Satuan Internasional

Mengukur memakai telapak tangan bisa dikategorikan kedalam pengukuran tidak baku. Dengan satuan pengukuran yang tak baku, setiap orang kemungkinan memperoleh hasil pengukuran yang berbeda-beda. Hal tersebut akan membuat sulit untuk mendapatkan kesetaraan hasil pengukuran antara satu orang dengan orang yang lainnya.

Kesulitan itu bisa diatasi dengan memakai sistem satuan yang lebih baik, yaitu dengan menggunakan Sistem Satuan Internasional (International System of Unit) atau yang disingkat menjadi SI. Sistem tersebut merupakan hasil kesepakatan dari CGPM (Conference General des Poids et Measures) di Paris, Prancis.


  1. Satuan Panjang

Satuan Internasional untuk panjang yaitu meter. Devinisi satu meter merupaan jarak yang ditempuh cahaya yang merambat di dalam ruang vakum (hampa udara) dalam selang waktu 1/299.792.458 sekon (CGPM kE- 17, 1983). Meter standar mempunyai bentuk batang logam yang terbuat dari campuran platina dan iridium.


  1. Satuan Massa

Pengertian massa ialah banyak zat yang terkandung dalam sebuah benda. Satuan Satuan Internasional untuk massa adalah kilogram. Devinisi satu kilogram adalah massa suatu kilogram standar yang disimpan di Lembaga Timbangan dan Ukuran Internasional (CGPM ke-1, 1899). Kilogram standar mempunyai bentuk silinder platina-iridium yang disimpan di Sevres, dekat kota Paris, Prancis.


  1. Satuan Waktu

Satuan Satuan Internasional untuk waktu ialah sekon (detik).Satu sekon didevinisikan sebagai waktu yang dibutuhkan oleh atom cesium untuk bergetar sebayak 9.192.631.770 kali dalam transisi antara 2 tingkat energi di tingkat energi dasarnya (CGPM ke-13, 1967).


Alat-Alat Ukur

Alat ukur adalah alat yang dipakai untuk mengetahui nilai sebuah besaran melalui kegiatan mengukur. Alat-alat ukur yang sesuai dengan Satuan Internasional dibuat memakai dasar satuan standar, sebagai contoh satuan panjang, massa, dan waktu.


  1. Alat Ukur Panjang

  • Penggaris

Penggaris dipakai untuk mengukur besaran panjang benda-benda yang tak terlalu panjang, contohnya untuk mengukur panjang meja, lebar pintu, dan tinggi lemari.

  • Rol Meter

Rol meter berfungsi untuk mengukur besaran panjang yang nilainya lumayan besar, contohnya dipakai untuk mengukur panjang halaman, lebar jalan, dan jarak lompatan.

  • Jangka Sorong
Baca Juga :  Bahaya Narkoba Bagi Pelajar

Jangka sorong adalah alat ukur panjang yang dipakai untuk mengukur besaran panjang yang nilainya maksimum 10 cm.

  • Mikrometer Sekrup

Mikrometer sekrup dipakai untuk mengukur besaran panjang yang nilainya maksimum 2,5 cm


  1. Alat Ukur Massa

  • Neraca Sama Lengan

Neraca sama lengan dipakai untuk mengukur massa benda-benda yang ringan. Neraca ini biasanya dipakai untuk menimbang perhiasan emas.

  • Timbangan Duduk

Timbangan duduk biasanya dipakai oleh pedagang pasar atau ditoko untuk menimbang sembako. Timbangan duduk dipakai untuk mengukur benda-benda seperti beras, telur, bawang merah, bewang putih, dan lain sebagainya.

  • Neraca Ohaus

Neraca ohaus dipakai untuk mengukur massa benda dengan ketelitian pengukuran 0,1 gram. Alat ini biasanya dipakai di Laboratorium untuk menimbang benda-benda yang berhubungan dengan penelitian yang sedang dilakukan.

  • Neraca Elektronik

Neraca elektronik dipakai untuk mengukur massa benda denan ketelitian pengukuran 0,1 mg. Hasil yang bisa diketahui lewat neraca elektronik ini mudah dilihat karena tampilannya berupa angka digital pada neraca itu.


  1. Alat Ukur Waktu

  • Jam Pendulum

Jam pendulum dipakai untuk mengukur waktu dalam kehidupan sehari-hari.

  • Stopwatch

Stopwatch dipakai untuk mengukur waktu dengan ketelitian sampai 1/100 sekon (stopwatch analog), bahkan ada yang mencapai ketelitian 1/1.000 sekon (stopwatch digital).

  • Jam Atom

Jam atom dipakai untuk mengukur waktu dengan ketelitian pengukuran paling tinggi dibandingkan dengan jam pendulum ataupun stopwatch.


Dimensi suatu Besaran Pokok, Besaran Turunan dan Analisis Dimensi

Dimensi suatu besaran menujukkan cara besaran itu tersusun dari besaran-besaran pokok. Dimensi besaran pokok dinyatakan dengan lambang huruf tertentu (ditulis huruf besar), dan atau diberi kurung persegi. Sebagai contoh, dimensi dari besaran massa ditulis M atau [M]. Dimensi suatu besaran turunan ditentukan oleh rumus besaran turunan tersebut jika dinyatakan dalam besaran-besaran pokok. Sebagai contoh, dimensi dari besaran percepatan yang didefinisikan sebagai hasil bagi dari kecepatan dan waktu adalah sebagai berikut :

besaran pokok

Analisis dimensi dalam fisika adalah alat konseptual yang sering diterapkan dalam fisika, dan teknik untuk memahami keadaan fisis yang melibatkan besaran fisis yang berbeda-beda. Adapun tiga manfaat dimensi dalam fisika, sebagai berikut.

  1. Dapat digunakan untuk membuktikan dua besaran fisis setara atau tidak. Dua besaran fisis yang hanya setara jika keduanya memiliki dimensi yang sama dan keduanya termasuk besaran skalar atau keduanya termasuk besaran vektor.
  2. Dapat digunakan untuk menetukan persamaan yang pasti atau mungkin benar.
  3. Dapat digunakan untuk menurunkan persamaan suatu besaran fisis jika kesebandingan besaran fisis tersebut dengan besaran fisis lainnya diketahui.
Baca Juga :  Cerita Putri Pandan Berduri

Angka Penting


  • Definisi Angka  Penting

Mengukur sangat berbeda dengan menghitung, walupun keduanya mengaitkan angka-angka dengan suatu benda. Kita dapat menghitung jumlah lembaran buku secara pasti. Akan tetapi, pengukuran selalu memiliki ketidakpastian. Misalnya ketebalan kertas yang diukur dengan menggunakan micrometer sekrup. Tinggi benda yang diukur dengan menggunakan meteran. Diameter tabung yang diukur dengan menggunakan jangka sorong. Massa benda yang diukur menggunakan neraca atau timbangan. Suhu yang diukur dengan menggunakan termometer. Kuat arus yang diukur menggunakan amperemeter.

Bila kita mengukur panjang suatu benda dengan mistar berskala mm (mempunyai batas ketelitian 0,5 mm) dan melaporkan hasilnya dalam 4 angka penting, yaitu 114,5 mm. Jika panjang benda tersebut kita ukur dengan jangka sorong (jangka sorong mempunyai batas ketelitian 0,1 mm) maka hasilnya dilaporkan dalam 5 angka penting, misalnya 114,40 mm, dan jika diukur dengan mikrometer sekrup (Mikrometer sekrup mempunyai batas ketelitian 0,01 mm) maka hasilnya dilaporkan dalam 6 angka penting, misalnya 113,390 mm.


  • Aturan Angka  Penting

Tujuan dari pengukuran adalah menunjukkan hasil pengukuran tersebut pada orang lain sehingga orang tersebut mengerti dan paham. Untuk itu diperlukan suatu aturan agar penyajian hasil pengukuran tersebut mudah dipahami dan tetap memberikan keakuratan yang dibutuhkan. Dan juga untuk menentukan jumlah angka penting dari suatu perhitungan atau pengukuran mutlak perlu rumus atau aturan.


demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai Besaran Dan Satuan : Definisi, Pengertian, Macam, Jenis, Alat Ukur, Dimensi Suatu, Beserta Angka Penting,  semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.