√Apa itu Sendi: Pengertian, Fungsi, Struktur, Jenis

Diposting pada
√Apa Itu Sendi: Pengertian, Fungsi, Struktur, Jenis

Pengertian

Sendi merupakan tempat dimana 2 tulang atau lebih saling berhubungan, Dimana di antara tulang-tulang ini bisa terjadi pergerakan atau tidak. Dengan adanya Sendi memberikan segmentasi tehadap rangka manusia serta memberikan kemungkinan variasi pergerakan diantara segmen-segmen dan variasi pertumbuhan.  Sebagian besar sendi kita ialah sendi synovial. Sendi pun diikat oleh ligamen guna mencegah perpindahan sendi tulang. Sendi menghasilkan cairan synovial yang menjadi pelumas pada pergerakan sendi.

B. Fungsi Sendi

  • Menghubungkan antara 2 sampai sehingga membentuk rangka.
  • Membuat rangka tubuh bergerak bebas serta leluasa sesuai batas.
  • Menahan berat badan.

Struktur Sendi

1. Ligamen

Jaringan berbentuk pita yang tersusun dari serabut-serabut liat yang menghubungkan tulang supaya menyatu dengan sendi serta mencegah terjadinya dislokasi sendi dan tulang ketika bergerak.

2. Kapsula Sendi

Lapisan berserabut yang melapisi sendi pun berfungsi sebagai penghubung 2 tulang pada sendi.

3. Tulang Rawan

Jaringan tulang yang menutupi kedua ujung tulang berfungsi guna menjaga tulang dari benturan ataupun gesekan ketika bergerak.

4. Selaput Sinovial

Menjaga cairan Sinovial tetap pada areanya.

5. Cairan Sinovial

Berfungsi sebagi peredam kejut (shock absorber) serta pelumas yang memungkinkan sendi untuk bergerak secara bebas dengan arah yang tepat.

Jenis-jenis Sendi

1. Sendi Fibrosa

Sendi Fibrosa adalah persendian dimana permukaan tulang yang bersendi dihubungkan oleh selapis jaringan fibrosa, sampai kemungkinan geraknya sangat sedikit

Berikut adalah komponen penghubung tulang:

1. Sinartrosis sinfibrosis

Sinartrosis sinfibrosis dihubungkan oleh serabut jaringan ikat, contohnya pada hubungan antar tulang tengkorak.

Read More  √ Hakikat Ideologi : Pengertian, Macam dan Fungsinya

2. Sinkordosis

Sinkordosis dihubungkan tulang rawan ,contohnya hubungan antara tulang rusuk dengan ruas tulang dada.

3. Gomposis

Sendi dimana tulang berbentuk kerucut masuk pada kantong tulang . contohnya gigi yang tertanam pada tulang rahang.

2. Sendi Kartilagenosa

Sendi ini tidak mempunyai rongga sendi dan diperkokoh dengan jaringan kartilago. Pergerakannya sangat terbatas karena tulang-tulangnya dihubungkan oleh tulang rawan hialin.

Sendi ini terbagi atas :

1. Sendi Kartilaginosa primer

Merupakan sebuah persendian yang tulang-tulangnya disatukan oleh suatu lempeng atau potongan rawan hyaline. Pada persendian ini tak ada pergerakan yang mungkin bisa dilakukan. Contohnya persatuan antara epifise serta diafase juga antara iga I dan manubrium sterni.

2. Sendi Kartilaginoso sekunder

Merupakan persendian dimana tulang-tulangnya disatukan oleh sebuah lempeng rawan fibrosa serta permukaan sendi ini diliputi oleh lapisan rawan hialin yang tipis. Pergerakan pada sendi ini mungkin dilakukan, namun tergantung pada sifat fisik rawan fibrosa. Contohnya Art Intervertebralis serta Symphisis osis pubis.

3. Sendi Sinovial

Sendi sinovial adalah persendian yang memiliki kemungkinan untuk melakukan banyak bergerak karena pada sendi ini ada diskontinuitet diantara tulang-tulang yang bersendi.

Ada 5 jenis dari pembagian diartrosis adalah sebagai berikut:

1. Sendi geser

Berupa pergeseran pada tulang 2 permukaan datar dari tulang saling meluncur satu sama lainnya. Pergerakan terbatas, sedikit miring serta rotasi. contohnya karpus dan tarsus.

2. Sendi peluru

Dimana sebuah ujung bulat tepat masuk di dalam suatu rongga cawan tulang lain, yang mengizinkan gerakan ke semua arah, seperti bola dalam lubang berbentuk vawan, contohnya sendi panggul dan sendi bahu.

3. Sendi engsel

Di dalam jenis ini satu permukaan bundar diterima oleh yang lain sangat mirip sehingga hanya mungkin gerakan dalam satu bidang mirip gerakan engsel pintu. Misalnya sendi siku, lutut, dan mata kaki.

Read More  √ Asal Usul Salatiga

4. Sendi berporos

Cuma memungkinkan perputaran mirip pada gerakan kepala, dimana atlas yang berbentuk cincin berputar sekitar prosesus yang berbentu paku dari sumbu. Contohnya adalah gerakan radius sekitas ulna waktu pronasi (putas ke depan) serta supinasi (putar ke belakang dari lengan bawah.

5. Sendi pelana

Sendi yang timbale-balik menerima, contoh sendi antara trapezium (multagulum mayus) serta tulang metacarpal pertama dari ibu jari, memberikan banyak kebebasan bergerak, memungkinkan ibu jari berhadapan pada jari-jari lainnya.

Demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id tentang √Apa Itu Sendi: Pengertian, Fungsi, Struktur, Jenis semoga bermanfaat

Baca Juga :