Ide Bisnis Jangka Panjang

Diposting pada

Pengertian Bisnis

Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Manajemen hanya merupakan alat  untuk mencapai tujuan dengan efektif dan efisien.Dalam manajemen, kepemimpinan merupakan faktor yang sangat dominan. Manajemen merupakan sistem kerjasama yang kooperatif dan rasional. Manajemen pada pembagian tugas kerja, dan tanggung  jawab yang teratur.

Usaha kecil adalah usaha yang pemiliknya mempunyai jalur komunikasi langsung dengan kegiatan operasi dan juga dengan sebagian besar tenaga kerja yang ada dalam kegiatan usaha tersebut, dan biasanya hanya mempekerjakan tidak lebih dari limapuluh orang.

Kamu bisa menentukan apakah sebuah usaha mempunyai prospek atau tidak adalah dengan cara melihat bagaimana perkembangannya dari waktu ke waktu. Analisa seperti ini sangat penting kamu lakukan dengan bertujuan bisnis yang kamu pilih bisa bertahan dan terus mengalami pertumbuhan.

Internet sekarang ini sudah sangat membantu, kamu dapat mencoba browsing informasi tentang analisis ekonomi, kamu dapat membaca tentang data statistik yang dibuat oleh badan statisitik. Jadi kamu dapat mengumpulkan informasi sebanyak – banyak nya terlebih dahulu sebelum kamu memutuskan untuk memilih jenis bisnis seperti apa yang ingin kamu jalankan.

√ 7 ide bisnis yang mempunyai prospek jangka panjang dan menjanjikan


Kriteria Usaha Kecil

Menurut KADIN dan Asosiasi serta Himpunan Pengusaha Kecil, yang termasuk kategori usaha kecil adalah :


  • Usaha Perdagangan

Modal aktif perusahaan (MAP) tidak melebihi Rp 150.000.000/tahun dan Capital Turn Over (CTO) atau perputaran modal tidak melebihi Rp 600.000


  • Usaha Pertanian

Ketentuan MAP dan CTO seperti butir I.a di atas


  • Usaha Industri

Batas MAP adalah Rp 250.000.000 serta batas CTO Rp 1.000.000.000


  • Usaha Jasa

Batas MAP dan CTO seperti butir I.a di atas.


  • Usaha Jasa Konstruksi

Batas MAP dan CTO seperti butir I.a di atas.


Kekuatan dan Kelemahan Usaha Kecil


Kelemahan-kelemahan Usaha Kecil

  1. Modal terbatas
  2. Kredibilitas
  3. Permasalahan pegawai
  4. Tingginya biaya langsung
  5. Terlalu banyak telur dalam satu keranjang
  6. Keterbatasan kualitas produk

Kekuatan Usaha Kecil

  1. Sentuhan pribadi
  2. Motivasi yang lebih tinggi
  3. Fleksibilitas yang tinggi
  4. Minim birokrasi
  5. Melayani pasar lokal/domestik
  6. Produk/jasa tidak menarik perhatian (tidak mencolok)

Faktor-faktor Yang Mengakibatkan Kelemahan Usaha Kecil


  • Keterbatasan Modal

Menyeimbangkan “uang masuk” dan “uang keluar” adalah sebuah perjuangan, terutama ketika mencoba melakukan perluasan usaha. Bukannya mendapatkan pelayanan istimewa dari pemilik modal ketika mengajukan pinjaman, pelaku usaha kecil malah lebih sering merasa diperlakukan seperti warganegara kelas dua. Perusahaan kecil tidak dapat menggunakan sistem kredit sebagai cara menjual semudah yang dilakukan perusahaan besar. Selain itu, kebanyakan usaha kecil memiliki masalah untuk tetap bertahan selama periode menunggu produk mereka dapat diterima pasar.


  • Permasalahan Kepegawaian

Usaha kecil tidak mampu membayar gaji yang besar, serta menyediakan kesempatan dan status yang biasanya terdapat pada perusahaan besar. Pemilik usaha kecil harus berkonsentrasi pada permasalahan sehari-hari dalam menjalankan bisnis dan biasanya memiliki sedikit waktu untuk memikirkan tujuan atau rencana jangka panjang.


  • Biaya Langsung Yang Tinggi

Usaha kecil tidak dapat membeli bahan baku, mesin, atau persediaan semurah perusahaan besar, atau mendapatkan diskon untuk volume pembelian yang lebih besar seperti produsen besar. Jadi biaya produksi per unit biasanya lebih tinggi untuk usaha kecil, tetapi pada umumnya biaya operasional (overhead) biasanya lebih rendah.


  • Keterbatasan Varian Usaha

Sebuah perusahaan besar yang memiliki banyak sektor usaha dapat

saja mengalami hambatan di salah satu usahanya, tapi mereka tetap kuat. Hal ini tidak berlaku bagi usaha kecil yang hanya memiliki sedikit produk. Usaha kecil sangat rentan jika produk baru mereka tidak laku, atau jika salah satu pasarnya terkena resesi, atau jika produk lamanya tiba-tiba menjadi ketinggalan zaman.

Baca Juga :  Ideologi Kapitalisme

  • Rendahnya Kredibilitas

Masyarakat menerima produk perusahaan besar karena namanya dikenal  dan biasanya dipercaya. Usaha Kecil harus berjuang untuk membuktikan setiap kali menawarkan sebuah produk baru atau memasuki pasar baru. Reputasi dan keberhasilannya di masa lalu di pasar jarang diperhitungkan.


Faktor-faktor Yang Mendorong Kekuatan Usaha Kecil

Pelanggan seringkali membayar harga yang lebih mahal untuk perhatian pribadi. Bahkan pada banyak industri dimana perbedaan produk dan harganya tipis, faktor kehadiran manusia menjadi kekuatan utama dalam menghadapi persaingan.


  • Motivasi Lebih Tinggi

Manajemen kunci dalam usaha kecil biasanya terdiri atas pemilik.

Konsekuensinya berkerja keras, Iebih lama, dan memiliki lebih banyak keterlibatan personal. Laba dan rugi memiliki lebih banyak arti bagi mereka daripada gaji dan bonus yang diperoleh para pegawai perusahaan besar.


  • Fleksibiltas Lebih Tinggi

Sebuah usaha kecil memiliki fleksibiltas sebagai keunggulan kompetitif utama. Sebuah perusahaan besar tidak dapat menutup sebuah pabrik tanpa perlawanan dari organisasi buruh, atau menaikkan harga tanpa intervensi dari pemerintah, namun usaha kecil dapat bereaksi rebih cepat terhadap perubahan persaingan. Sebuah usaha kecil juga memiriki jalur komunikasi yang lebih

pendek. Lingkup produknya sempit, pasarnya terbatas, serta pabrik dan gudangnya dekat. Ia dapat dengan cepat mencium masalah dan memperbaikinya.


  • Kurangnya Birokrasi

Para eksekutif perusahaan besar seringkali kesulitan memahami gambaran besar suatu persoalan. Hal ini menyebabkan terjadinya inefisiensi. Dalam usaha kecil, seluruh permasalahan dapat mudah dimengerti, keputusan dapat cepat dibuat dan hasilnya dapat segera diperiksa dengan mudah.


  • Tidak Menyolok

Karena tidak terlalu diperhatikan, perusahaan baru dapat mencoba taktik penjualan yang baru atau memperkenalkan produk tanpa menarik perhatian atau perlawanan yang berlebihan. Perusahaan besar senantiasa berhadapan dengan perang proksi, aksi antitrust, dan peraturan pemerintah. Mereka juga kurang fleksibel dan sulit melakukan perubahan dan restrukturisasi.


Macam Jenis Usaha Jangka Panjang


  • Usaha dibidang kuliner

bisnis dibidang kuliner memang sudah pasti akan terus mengalami pertumbuhan. Kamu pasti sudah tahu alasannya. Setiap orang pasti butuh makanan, entah itu makanan pokok atau makanan siap saji apalagi bagi orang yang lagi sibuk.

Peluang bisnis kuliner mempunyai prospek yang sangat cerah bila kamu berada di daerah padat penduduk. Terutama didaerah kompleks karyawan, kamu dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Bisnis seperti ini bisa kamu jalankan dari rumah tanpa harus membangun tempat yang besar.

bila kamu berada di daerah kompleks karyawan, kamu dapat membuka usaha katering. Bisanya karyawan tidak sempat untuk memasak. Mereka cenderung membeli makanan di warteg. Nah bila kamu pintar melobi, kamu dapat membuka jasa katering dengan menyediakan makanan siap saji untuk mereka.

Selain usaha katering, kamu dapat mencoba memproduksi berbagai jenis olahan sendiri. Kamu dapat membuat beraneka macam jenis kue basah atau kering, kerupuk, keripik dan berbagai jenis olahan lain.

Kuncinya ada pada rasa dan pelayanan kamu. bila produk yang kamu hasilkan dapat diserap dengan baik oleh rakyat, tugas kamu selanjutnya memperbesar skalanya saja.


  • Usaha Dibidang Industri Kreatif

Jika kamu orang yang ulet dan mempunyai bakat dibidang kerajinan. Usaha jenis ini ialah model bisnis yang cocok untuk kamu kembangkan. Kamu tentu sering mendengar kisah sukses dari orang – orang yang bergelut dibidang seperti ini. Coba kamu ambil pelajaran dari mereka ,Temukan apa yang dapat kamu manfaatkan dan dijadikan sebagai peluang usaha.

Mengapa usaha industri kreatif masuk dalam daftar? usaha kreatif yakni bisnis yang mempunyai prospek mancan negara. Dengan syarat hasil produksi kerajinan yang Anda buat mempunyai daya saing dengan produk dari luar negeri.


  • Usaha Pada Bidang Properti

Perkembangan penduduk Indonesia sekarang ini terus mengalami pertumbuhan yang pesat. Hal seperti ini tentu membuat kamu mengerti bahwa kebutuhan tempat tinggal juga akan ikut mengalami pertumbuhan. Dengan demikian, usaha yang mempunyai prospek berikutnya ialah usaha dibidang bisnis properti.

Walaupun bidang properti cenderung membutuhkan pengalaman dan mental yang kuat, tapi setidaknya kita dapat belajar dari cerita dan pengalaman orang yang lebih dahulu terjun dibidang properti. Kamu bisa mencari buku panduan properti yang lengkap dan mengajarkan kamu step by step bagaimana cara memulai usahannya.


  • Usaha Bidang Pendidikan

Usaha yang terus mengalami pertumbuhan selanjutnya ialah usaha di bidang pendidikan. Usaha pada bidang ini mencakupi membuka bimbingan belajar atau kursus, menyediakan berbagai macam peralatan pendidikan dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Seni Kriya Nusantara

Kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat tergantung pada tingkat pendidikan yang dijalankan. bila pendidikan yang diterapkan berkualitas, sudah pasti penduduknya juga berkualitas. Prinsip seperti inilah yang menjadi perhatian serius bagi pemerintah.

bila kamu berbakat dibidang pendidikan, kamu bisa mencoba membuka bisnis dengan cara membuka bimbel. Terutama bagi kamu yang benar – benar menguasai bidang tertentu, kamu bisa memulainya dengan tekat yang tulus. Yang penting agar kamu semangat apabila menjalani bisnis, maka kamu harus memilih usaha yang sesuai dengan bakat dan kemampuan kamu.


  • Usaha Sektor Otomotif

Kamu pasti tahu bagaimana kemacetan yang ada di ibukota Jakarta, dari sini kamu bisa melihat bahwa pertumbuhan pengguna kendaraan terus menerus mengalami peningkatan. Hal seperti ini membuktikan adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat.  Apalagi dengan adanya peratura kredit dengan suku bunga yang kompetitif.

bila kamu berada di pusat keramaian, kamu bisa bergelut dibidang Otomotif seperti membuka usaha bengkel sendiri, membuka dealer, modifikasi dan lainsebagainya. Peluang usaha ini terbilang mempunyai prospek yang sangat bagus untuk dijalankan.


  • Usaha Bidang Pariwisata

Pariwisata juga merupakan bidang usaha yang mempunyai prospek yang cukup cerah di masa yang akan datang. Mengapa? Coba saja kamu analisa, negara kita adalah negara dengan kepulauan dan memiliki iklim tropis. Sudah tentu mempunyai banyak sekali tempat wisata. Apalagi didukung oleh peraturan untuk membuat negara kita menjadi objek wisata terbaik.

Kita bisa melihat dari data yang ada bahwa jumlah wisatawan dari manca negara yang berkunjung ke Indonesia terus mengalami peningkatan. Nah kamu dapat mencoba melirik usaha dibidang ini jika kamu mempunyai niat dan bakat yang kuat.


  • Usaha Pada Sektor Online

Jika kamu mempunyai bakat dibidang marketing, kamu bisa melirik beberapa kesempatan berbisnis secara online. Banyak sekali peluang yang dapat kamu garap. Mulai dari menjual produk kamu sendiri atau produk orang lain. Ada beberapa istilah dalam berbisnis online seperti dropsiher, affiliate marketing, publisher dan lain sebagainya. Kamu pelajari terlebih dahulu ilmunya sampai kamu bisa menguasainya.

Pertumbuhan pengguna internet yang ada di Negara indonesia terbilang sangat tinggi. Dari data yang dirilis oleh beberapa badan research mengatakan bahwa pengguna internet Indonesia telah mengalahkan jepang. Ini berarti indonesia mempunyai potensi bisnis online yang bagus.

Kamu dapat memanfaatkan media sosial untuk promosi. Atau kamu dapat ikut berjualan menjadi dropsiher di beberapa situs e-commerce. Cobalah kamu pelajari bagaimana cara menjual produk mu sendiri lewat media sosial dan toko market place.


Kapan Usaha Kecil Dapat Berhasil ?

Perusahaan kecil pada umumnya dapat berhasil jika memenuhi kriteria seperti berikut ini :

  1. Memenuhi permintaan yang terbatas pada suatu wilayah lokal.
  2. Memproduksi sesuatu untuk permintaan spesifik
  3. Situasi di mana pasar berubah dengan cepat
  4. Menargetkan segmen pasar tertentu
  5. Menyediakan layanan perbaikan teknis.
  6. Menyediakan layanan pribadi.
  7. Menyediakan sentuhan pribadi
  8. Menghindari persaingan langsung dengan perusahaan

Perencanaan Strategis dan Implementasi

Seorang wirausaha yang melangkah masuk ke dalam seluk-beluk kewirausahaan harus siap untuk berkiprah dalam suatu kompetisi yang tidak mungkin tidak sehat. Tidak menutup kemungkinan bahwa lingkungan yang dimasuki tersebut merupakan kawah Candradimuka yang penuh dengan abu batu sandungan yang menghambat kemajuan diri maupun usahanya.

Untuk itu, sebelum memulai berusaha atau di dalam melanjutkan setiap periode berusaha, perlu dipikirkan perencanaan strategis yang akurat dan menyeluruh meliputi seluruh aspek-aspek manajerial dan teknis implementasinya.

Masukan dari lingkungan ekstern dapat berupa adanya peluang-peluang baru, peluang baru yang diciptakan, maupun evaluasi atas periode operasional yang lalu untuk mendapatkan gambaran kelayakan dan keterbatasan peluang di masa depan.


  1. Melihat Peluang

Bagi seorang yang pesimis, lingkungan yang ada hanyalah sesuatu yang tidak bergerak dan tidak berubah dari waktu ke waktu. Sedangkan wirausaha yang optimis mampu melihat lingkungan yang statis sebagai sesuatu yang bergolak dan senantiasa berubah sebagai suatu trend masyarakat yang tidak terduga.


  1. Menciptakan Peluang

Seringkali peluang tidak kelihatan dan harus diciptakan sendiri oleh wirausaha. Prosedur untuk memulai atau mengembangkan ide tentang produk atau jasa-jasa baru dapat berpedoman kepada langkah-langkah berikut :

  1. Menyimpan contoh-contoh kebutuhan atau keperluan yang ditemukan secara luas namun belum terpenuhi.
  2. Mengolah masalah yang ditemukan, menggunakan ide-ide segar sebagai pelengkap pemecahan masalah.
  3. Selanjutnya, biarkan alam bawah sadar kita mengolahnya dan membuat sugesti-sugesti pengembangannya.

  1. Kelayakan dan Keterbatasan Peluang

Masing-masing peluang memiliki kelayakan serta keterbatasan untuk dilaksanakan. Konsep untuk mengetahui apakah suatu peluang menguntungkan atau tidak untuk dilaksanakan dikenal sebagai proses perencanaan strategis.

Perencanaan strategis adalah proses mengidentifikasi alternatif-alternatif keputusan yang harus dilaksanakan oleh seorang wirausaha dalam menciptakan, mengembangkan dan memilih peluang-peluang yang akan dilaksanakan demi mencapai tujuan-tujuan yang menguntungkan. Berbagai peluang dan strategi menurut Hugo Uytherhoeven di antaranya :

  1. Do Nothing Strategy
  2. Integrasi Vertikal
  3. Integrasi horizontal
  4. Likuidasi
  5. Internasionalisasi
  6. Kombinasi
  7. Ekspansi
Baca Juga :  Cerita Sulawesi Selatan

  1. Perencanaan Strategis dan Implementasi

Formulasi strategi bisnis yang dimaksud merupakan langkah-langkah yang harus dilakukan wirausaha yaitu sebagai berikut :

  1. Identifikasi bentuk dan macam strategi pengembangan usaha yang akan dicapai
  2. Menganalisis dan mengumpulkan informasi yang menunjang dari lingkungan ekstern
  3. Membuat peramalan tentang prospek-prospek yang menguntungkan dari informasi yang diperoleh
  4. Mengidentifikasi kemampuan serta sumber daya yang dimiliki
  5. Merumuskan pilihan-pilihan strategi yang akan dilaksanakan
  6. Melakukan evaluasi awal terhadap berbagai alternatif strategi yang akan dipilih (test of consistency)
  7. Implementation/pelaksanaan strategi

Proses pengambilan keputusan senantiasa memerlukan konsentrasi yang penuh, kehati-hatian, ketelitian serta ketepatan dalam memprediksi atau meramalkan sesuatu hal. Proses kunci yang menjembatani antara peluang yang terlihat dengan kenyataan yang ada hanyalah dengan menghilangkan sebanyak mungkin faktor-faktor penghalang untuk melihat kenyataan yang sebenarnya. Wirausaha dituntut untuk melihat peluang seobyektif mungkin hingga diperoleh informasi bahwa bisnis yang dilakukannya baik dan menguntungkan.


Pendirian Suatu Usaha Kecil

Tindak lanjut setelah wirausaha menemukan peluang atau mendapatkan ide tentang penciptaan suatu produk atau jasa adalah bagaimana mengantisipasinya. Suatu peluang hanya dapat dintisipasi dengan melakukan beberapa kegiatan yang menunjang untuk mencapai tujuan dari wirausaha.


  • Mengantisipasi Peluang

Memperhatikan berbagai kegiatan yang harus dilakukan, maka wirausaha tidak dapat mengerjakannya sendiri. Ia harus merumuskan :

  • Langkah-langkah dan jenis-jenis kegiatan apa saja yang akan dikerjakan ? siapa yang mampu membantu dalam melakukannya ?
  • Biaya-biaya apa saja yang dibutuhkan dan berapa ?
  • Apa saja yang mungkin menjadi penghambat, dan bagaimana cara mengatasinya?
  • Apa saja manfaat dan keuntungannya ? bagaimana kelanjutan serta peluangnya untuk jangka panjang ?

Kunci jawaban atas pertanyaan di atas adalah membentuk organisasi dengan segala dinamika dan aktivitasnya.


  • Membentuk Organisasi

Organisasi yang dibentuk dan dilaksanakan selayaknya mengacu kepada struktur organisasi. Namun hingga saat ini belum ada bentuk struktur organisasi yang baku dan harus ditaati.

Organisasi yang solid atau kompak dapat tercipta jika masing-masing individu dalam organisasi merasa memiliki organisasi, sehinga mereka mengerti dan menerima peran dan tanggung jawab mereka dengan penuh dedikasi dan disiplin untuk mencapai tujuan organisasi. Kondisi ini dapat tercapai jika wirausaha mampu menerapkan prinsip-prinsip manajemen dalam organisasi serta memiliki jiwa kepemimpinan yang tangguh.


  • Perencanaa Lokasi

Penentuan lokasi usaha bagi bentuk usaha industry dan manufaktur/pabrik adalah sangat penting, hal tersebut sehubungan dengan efisiensi atas biaya dalam memperoleh bahan baku maupun menghemat biaya transportasi dalam distribusi dan penjualan produk akhirnya.


  • Perencanaa Bahan Baku dan Supplier (BBS)

Untuk mencapai hasil yang maksimal, maka selayaknya komponen-komponen dalam usaha kecil mempunyai kualifikasi efisien, efektif, serta produktif. Oleh karenanya, dalam perencanaan bahan baku dan menentukan supplier yang akan menunjang kebutuhan usaha, wirausaha perlu memilih apa dan siapa yang paling menguntungkan.


  • Perencanaan BBS untuk Industri Kecil

Wirausaha terlebih dahulu harus menentukan apakah mengolah sendiri atau membeli kulit yang telah diproses. Juga dapat dipilih pemasok yang menyediakan bahan baku yang kualitasnya baik namun harganya murah. Koordinasi dengan bagian pembelian dan produksi serta penjualan akan membantu wirausaha dalam menentukan perolehan bahan baku dan pemilihan pemasok.


  • Perencanaan BBS untuk Usaha Jasa

Wirausaha harus menentukan dimana bahan baku dapat diperoleh dengan harga murah, kualitasnya baik, serta pelayanan lanjutan yang memuaskan. Keseluruhan kegiatan tersebut dapat ditanganinya bersama dengan sekretaris dan manajer perusahaannya.


  • Tata Letak (Layout)

Wirausaha perlu mengatur peletakan peralatan dan menata dekorasi di dalam ruangan kerjanya. Manfaat dan fungsinya bagi tujuan perusahaan adalah akan menarik minat konsumen untuk berpartisipasi serta member kesan baik dan menambah citra perusahaan di mata rekan bisnis. Pengaturan dapat mengikuti pola-pola sebagai berikut :

  • Layout Fungsional
  • Layout Garis
  • Layout Campuran

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai Ide Bisnis Jangka Panjang : Pengertian, Macam, Jenis, Kreteria, Kekuatan, Kelemahan, Faktor Mendorong, Kelemahan, Perencanaan, Implementasi, Pendirian, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.