√Apa itu Iklim: Pengertian, Jenis dan Pengaruhnya

Diposting pada
√Apa Itu Iklim: Pengertian, Jenis Dan Pengaruhnya

Pengertian

Iklim adalah kondisi cuaca dalam jangka waktu lama dan melipiti wilayah yang luas. Bumi mempunyai geografis tempat yang berbeda- beda. Tak hanya geografis saja, namun secara astronomis di daerah memiliki letak berbeda- beda dan ciri-ciri berbeda- beda. Iklim sangat erat hubungannya dengan letak astronomis. Dalam ilmu geografi kita mengenal beberapa jenis iklim yang dihubungkan dengan letak astronomis. Secara umum, dihubungkan dengan letak garis lintang, iklim dibagi menjadi dua macam yaitu iklim matahari dan iklim fisis

Jenis-jenis Iklim

1.Berdasarkan Iklim Matahari

Iklim matahari adalah iklim yang didasarkan pada jumlah sinar matahari (banyak sedikitnya sinar matahari) yang diterima oleh permukaan Bumi. Iklim matahari ini dibagi menjadi beberapa Jenis. Jenis-jenis  iklim matahari adalah sebagai berikut:

  • Iklim Tropis

Jenis iklim matahari yang pertama ialah iklim tropis. Iklim tropis adalah iklim yang sangat cukup terkena paparan sinar matahari. Wilayah yang memiliki iklim tropis terletak antara 0ᵒ – 23,5ᵒ LU / LS. Dengan letak astronomis yang begitu, maka iklim tropis tersebut mencakup hampir 40% dari permukaan Bumi.

  • Iklim Sub Tropis

Sesudah iklim tropis, selanjutnya ada iklim sub tropis. Iklim Sub Tropis adalah ikilim yang terjadi pada iklim peralihan antara iklim  tropis dengan iklim sedang. Iklim sub tropis dimiliki oleh daerah- daerah yang ada di wilayah 23,5ᵒ – 40ᵒ LU/ LS.

  • Iklim Sedang

Selanjutnya ialah iklim sedang. Iklim sedang adalah iklim yang dimiliki oleh daerah- daerah yang terletak di wilayah antara 40ᵒ – 66,5ᵒ LU/ LS.

  • Iklim dingin (iklim kutub)
Baca Juga :  √ Cerita Pemikiran Tan Malaka : Beserta Sejarahnya

Yang terakhir dari iklim matahari ialah iklim dingin atau iklim kutub. Sesuai dengan namanya, iklim ini terletak di daerah kutub. Sesuai dengan namanya juga bahwa suhu udara di iklim ini sangatlah rendah. Iklim ini dibagi menjadi 2 jenis, yakni iklim tundra dan iklim es.

2. Berdasarkan Iklim Fisis

Selain iklim matahari ada iklim lain yaitu iklim fisis. Iklim fisis adalah iklim yang menurut keadaan atau fakta sesungguhnya di sebuah wilayah muka Bumi sebagai hasil pengaruh lingkungan alam yang ada di wilayah itu. Yang dimaksud dengan pengaruh lingkungan alam maksudnya ialah pengaruh lautan, daratan yang luas, relief muka Bumi, serta angin dan curah hujan. Secara umum, iklim fisis dibagi ke dalam 5 jenis, yaitu iklim laut, iklim darat, iklim dataran tinggi, iklim gunung atau pegunungan dan iklim musim atau muson. Berikut adalah jenis dari Iklim Fisis:

  • Iklim laut atau Maritim

Iklim laut disebut juga sebagai iklim maritim, adalah iklim yang berada di daerah tropis dan sub tropis, serta di daerah sedang. Walau sama- sama beriklim laut tapi keadaan iklim di kedua daerah itu sangatlah berbeda.

  • Iklim darat atau Kontinen

Biasanya, lawan dari laut ialah darat. Dan bebar saja. Kita sebelumnya bertemu tentang iklim laut, dan sekarang kita akan membicarakan tentang iklim darat. Iklim darat biasa disebut sebagai iklim kontinen. Sama seperti iklim laut, iklim darat pun terletak di daerah- daerah sub tropis dan tropis, serta ada yang di daerah sedang.

  • Iklim dataran tinggi

Jenis iklim fisis yang ketiga ialah iklim dataran tinggi. sesuai dengan namanya, iklim ini terletak di wilayah dataran tinggi.

  • Iklim gunung
Baca Juga :  √ Bentuk Kerjasama ASEAN Perserta Pengertian

Selanjutnya ialah iklim gunung. Iklim gunung adalah iklim yang terletak di wilayah gunung atau pegunungan.

  • Iklim muson

Iklim muson adalah iklim yang dapat berganti- ganti setiap setengah tahun satu kali.

Pengaruh Iklim

1. El Nino dan La Nina

El nino dan La nina, mungkin kalian telah mendengar  kata tersebut. El Nino adalah peristiwa alam yang cukup berpengaruh. Perubahan El Nino bisa menyebabkan curah hujan di sebagain besar wilayah Indonesia menjadi berkurang. Sedangkan La Nina bisa menyebabkan curah hujan di sebagian besar Indonesia mengalami penurunan suhu permukaan air laut.

2. Suhu Permukaan Laut di Wilayah Asia

Suhu permukaan laut di Indonesia ternyata memiliki pengaruh yang sangat penting untuk curah hujan di Indonesia.

3. Daerah Pertemuan Angin antara Tropis

Daerah pertemuan angin antar tropis adalah tempat daerah panas dan akan selalu naik , sehingga jarang ada angin. Daerah itu terjadi pertemuan antara angin pasat timur laut serta angin pasang tenggara yang akan menyebabkan udara terangkat serta bisa menghasilkan badai konvektif. Tentu hal tersebut akan sangat berpengaruh pada iklim di Indonesia.

4. Dipole Mode

Dipole mode adalah peristiwa yag ditandai dengan adanya perbedaan anomali suhu permukaan alut antara Samudera Hindia tropis di bagian barat terhadap Samudera Hindia bagian timur. Anomali ini memiliki kondisi yang sangat dingin, bahkan sangat dingin dari cuaca normal.

Demiianlah artikel dari duniapendidikan.co.id tentang √Apa Itu Iklim: Pengertian, Jenis Dan Pengaruhnya semoga bermanfaat

Baca Juga :