Jenis Persebaran Sumber Daya Alam

Diposting pada

Pengertian Sumber Daya Alam

Suber daya alam yang dapat diperbaharui ialah sumber daya alam yang dapat dipulihkan kembali setelah melalui proses pemakaian. Proses pemulihan ini bisa dilakukan secara alami, artinya dibiarkan alam saja yang memperbaiki diri atau bisa juga diperbaiki oleh manusia sebagai pelaupembangnan sekaligus sebagai penentu keberlangsungan dari pemanfaat semua sumberdaya alam itu.

Jenis Persebaran Sumber Daya Alam

Definisi Sumberdaya Alam

Sumber Daya Alam merupakan kekayaan bumi yang memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Sebagai salah satu sumber penting pembiayaan pembangunan, sumber daya alam yang ada dewasa ini masih belum dirasakan manfaatnya secara nyata oleh sebagian besar masyarakat. Pengelolaan sumber daya alam tersebut belum memenuhi prinsip-prinsip keadilan dan keberlanjutan.

Selain itu lingkungan hidup juga menerima beban pencemaran yang tinggi akibat pemanfaatan sumber daya alam dan aktivitas manusia lainnya yang tidak memperhatikan pelestarian lingkungan. Persebaran sumber daya alam tidak selamanya melimpah. Ada beberapa sumber daya alam yang terbatas jumlahnya, kadang-kadang dalam proses pembentukannya membutuhkan jangka waktu yang relatif lama dan tidak dapat ditunggu oleh tiga atau empat generasi keturunan manusia.


Karakteristik Sumber Daya Alam

Secara umum, sumber daya alam dklasifikasikan menjadi 2 jenis, yaitu :

Sumber Daya Alam Yang Dapat Diperbarui (Renewable Resource)

Sumber daya alam ini dikatakan demikian karena alam dapat mengadakan pembentukan kembali dalam jangka waktu yang relative singkat. Sumber daya alam ini terbentuk dengan 2 cara, yaitu :

  • Pembentukan dengan reproduksi

Terjadi pada sumber daya alam hayati. Dapat terus bertambah dalam waktu cepat walaupun  pengelolaannya kurang tepat, akan tetapi sumber daya alam ini juga dapat punah dan sekali sumber daya alam ini punah maka alam tidak dapat membentuknya lagi.

  • Pembentukan karena adanya siklus

Beberapa sumber daya alam seperti air dan udara terjadi dalam proses berputar atau siklus. Dengan adanya siklus ini pula, sumber daya alam ini dapat diperbarui. Beberapa hal dapat menurunkan kualitas maupun kuantitas sumber daya alam yang dipebarui ini antara lain :

  • Pencemaran udara (penurunan kualitas atmosfer)
  • Penebangan hutan (penurunan kualitas dan kuantitas air tanah)

Sumber Daya Alam Yang Tidak Dapat Diperbaharui (Unrenewable Resource)

Sumber daya alam ini mempunyai jumlah yang relatif tetap atau mungkin bisa dikatakan semakin sedikit jumlahnya. Ini dikarenakan pembentukan sumber daya alam ini memerlukan rentang waktu yang sangat lama sehingga sumber daya alam ini dapat habis. Contohnya seperti bahan mineral, minyak bumi, gas alam, dan sumber daya alam fosil lainnya.

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui dibedakan menurut daya pakai dan nilai konsumtifnya yaitu :

  • Sumber daya alam yang tidak cepat habis

Tidak cepat habis karena nilai konsumtif manusia terhadap sumber daya alam ini relatif dalam  jumlah sedikit. Contohnya intan atau batu permata.

  • Sumber daya alam yang cepat habis

Cepat habis karena nilai konsumtif manusia terhadap sumber daya alam ini relatif dalam jumlah banyak.Contohnya gas alam dan minyak bumi.

Dalam Undang-Undang No. 11 tahun 1967 tentang pertambangan, barang-barang tambang dikelompokkan menjadi 3 golongan, yaitu :

  • Golongan A

Golongan A yaitu golongan bahan galian strategis (penting untuk pertahanan dan keamanan Negara atau menjamin perekonomian Negara). Contohnya minyak bumi, batu bara, bahan radioaktif, tembaga, besi, aluminium, timah, dan mineral logam lainnya.

  • Golongan B

Golongan B yaitu bahan galian vital (penting untuk hajat hidup orang banyak). Contohnya emas, perak, magnesium, batu permata, asbes dan lain-lain.

  • Golongan C

Golongan C yaitu golongan bahan galian selain golongan A dan golongan B di atas. Contohnya bahan industri (batu kapur).


Pemanfaatan Sumber Daya Alam Dalam Pembangunan

Sumber daya alam memiliki peranan dalam pemenuhan kebutuhan manusia. Untuk memudahkan pengkajiannya, pemanfaatan SDA dibagi berdasarkan sifatnya, yaitu SDA hayati dan nonhayati.


Sumber Daya Alam Hayati

Sumber daya alam hayati mempunyai nilai-nilai biologi, ekonomi, dan budaya yang saling berkaitan. Sumber daya alam hayati diperlukan manusia untuk memenuhi kebutuhannya diantaranya

  • Tumbuhan

Tumbuhan merupakan sumber daya alam yang sangat beragam dan melimpah. Organisme ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan oksigen dan pati melalui proses fotosintesis. Oleh karena itu, tumbuhan merupakan produsen atau penyusun dasar rantai makanan. Eksploitasi tumbuhan yang berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan bahkan kepunahan dan hal ini akan berdampak pada rusaknya rantai makanan. Kerusakan yang terjadi karena punahnya salah satu faktor dari rantai makanan akan berakibat punahnya konsumen tingkat di atasnya. Pemanfaatan tumbuhan oleh manusia diantaranya:

  • Bahan makanan : padi, jagung, gandum, tebu
  • Bahan bangungan : kayu jati, kayu mahoni
  • Bahan bakar (biosolar) : kelapa sawit
  • Obat : jahe, daun binahong, kina, mahkota dewa
  • Pupuk kompos.
  • Pertanian dan perkebunan
Baca Juga :  Farmakologi

Indonesia dikenal sebagai negara agraris karena sebagian besar penduduk Indonesia mempunyai pencaharian di bidang pertanian atau bercocok tanam. Data statistik pada tahun 2001 menunjukkan bahwa 45% penduduk Indonesia bekerja di bidang agrikultur. Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa negara ini memiliki lahan seluas lebih dari 31 juta ha yang telah siap tanam, dimana sebagian besarnya dapat ditemukan di Pulau Jawa.

Pertanian di Indonesia menghasilkan berbagai macam tumbuhan komoditi ekspor, antara lain padi, jagung, kedelai, sayur-sayuran, cabai, ubi, dan singkong. Di samping itu, Indonesia juga dikenal dengan hasil perkebunannya, antara lain karet (bahan baku ban), kelapa sawit (bahan baku minyak goreng), tembakau (bahan baku obat dan rokok), kapas (bahan baku tekstil), kopi (bahan minuman), dan tebu (bahan baku gula pasir).

  • Hewan, peternakan, dan perikanan

Sumber daya alam hewan dapat berupa hewan liar maupun hewan yang sudah dibudidayakan. Pemanfaatannya dapat sebagai pembantu pekerjaan berat manusia, seperti kerbau dan kuda atau sebagai sumber bahan pangan, seperti unggas dan sapi. Untuk menjaga keberlanjutannya, terutama untuk satwa langka, pelestarian secara in situ dan ex situ terkadang harus dilaksanakan. Pelestarian in situ adalah pelestarian yang dilakukan di habitat asalnya, sedangkan pelestarian ex situ adalah pelestarian dengan memindahkan hewan tersebut dari habitatnya ke tempat lain. Untuk memaksimalkan potensinya, manusia membangun sistem peternakan, dan juga perikanan, untuk lebih memberdayakan sumber daya hewan.


Sumber Daya Alam Non Hayati

Sumber daya alam non hayati adalah sumber daya alam yang dapat diusahakan kembali keberadaannya dan dapat dimanfaatkan secara terus-menerus, contohnya: yang dapat diusahakan misalnya SDA air, yang dapat dipakai terus menerus misalnya angin, sinar matahari, dan khusus  hasil tambang  tidak dapat di usahakan kembali .

  • Air

Air merupakan salah satu kebutuhan utama makhluk hidup dan bumi sendiri didominasi oleh wilayah perairan. Dari total wilayah perairan yang ada, 97% merupakan air asin (wilayah laut, samudra, dll) dan hanya 3% yang merupakan air tawar (wilayah sungai, danau, dll). Seiring dengan pertumbuhan populasi manusia, kebutuhan akan air, baik itu untuk keperluan domestik dan energi terus meningkat. Air juga digunakan untuk pengairan, bahan dasar industri minuman, penambangan, dan aset rekreasi. Di bidang energi, teknologi penggunaan air sebagai sumber listrik sebagai pengganti dari minyak bumi telah dan akan terus berkembang karena selain terbaharukan, energi yang dihasilkan dari air cenderung tidak berpolusi dan hal ini akan mengurangi efek rumah kaca.

  • Angin

Pada era ini, penggunaan minyak bumi, batu bara, dan berbagai jenis bahan bakar hasil tambang mulai digantikan dengan penggunaan energi yang dihasilkan oleh angin. Angin mampu menghasilkan energi dengan menggunakan turbin yang pada umumnya diletakkan dengan ketinggian lebih dari 30 meter di daerah dataran tinggi. Selain sumbernya yang terbaharukan dan selalu ada, energi yang dihasilkan angin jauh lebih bersih dari residu yang dihasilkan oleh bahan bakar lain pada umumnya. Beberapa negara yang telah mengaplikasikan turbin angin sebagai sumber energi alternatif adalah Belanda dan Inggris.

  • Tanah

Tanah termasuk salah satu sumber daya alam non hayati yang penting untuk menunjang pertumbuhan penduduk dan sebagai sumber makanan bagi berbagai jenis makhluk hidup. Pertumbuhan tanaman pertanian dan perkebunan secara langsung terkait dengan tingkat kesuburan dan kualitas tanah. Tanah tersusun atas beberapa komponen, seperti udara, air, mineral, dan senyawa organik. Pengelolaan sumber daya non hayati ini menjadi sangat penting mengingat pesatnya pertambahan penduduk dunia dan kondisi pencemaran lingkungan yang ada sekarang ini.

  • Hasil Tambang

Sumber daya alam hasil penambangan memiliki beragam fungsi bagi kehidupan manusia, seperti bahan dasar infrastruktur, kendaraan bermotor, sumber energi, maupun sebagai perhiasan. Berbagai jenis bahan hasil galian memiliki nilai ekonomi yang besar dan hal ini memicu eksploitasi sumber daya alam tersebut. Beberapa negara, seperti Indonesia dan Arab, memiliki pendapatan yang sangat besar dari sektor ini. Jumlahnya sangat terbatas, oleh karena itu penggunaannya harus dilakukan secara efisein. Beberapa contoh bahan tambang dan pemanfaatannya:

  • Avtur untuk bahan bakar pesawat terbang
  • Bensin untuk bahan bakar kendaraan bermotor
  • Minyak Tanah untuk bahan baku lampu minyak
  • Solar untuk bahan bakar kendaraan diesel
  • LNG (Liquid Natural Gas) untuk bahan bakar kompor gas
  • Oli ialah bahan untuk pelumas mesin
  • Vaselin ialah salep untuk bahan obat
  • Parafin untuk bahan pembuat lilin
  • Aspal untuk bahan pembuat jalan (dihasilkan di Pulau Buton)
  • Batu Bara dimanfaatkan untuk bahan bakar industri dan rumah tangga.
  • Biji Besi Untuk peralatan rumah tangga, pertanian dan lain-lain
  • Tembagamerupakan jenis logam yang berwarna kekuning-kuningan, lunak dan mudah ditempa.
  • Bauksit Sebagai bahan dasar pembuatan aluminium.
  • Emas dan Perak untuk perhiasan
  • MarmerUntuk bahan bangunan rumah atau gedung
  • Belerang Untuk bahan obat penyakit kulit dan korek api
  • Yodium Untuk obat dan peramu garam dapur beryodium
  • Nikel Untuk bahan pelapis besi agar tidak mudah berkarat.
  • Gas Alam Untuk bahan bakar kompor gas
  • Mangaan Untuk pembuatan pembuatan besi baja
  • Grafit Bermanfaat untuk membuat pensil
Baca Juga :  Peninggalan Peradaban Mesopotamia

Kerusakan Sumber Daya Alam

Ketersediaan sumber daya alam di permukaan bumi sangat beragam dan penyebaran tidak merata. Ada sumber daya alam yang melimpah ruah dan ada pula yang jumlahnya terbatas atau sangat sedikit. Bahkan ada yang sekali diambil akan habis.

Bila terjadi ketidakseimbangan antara jumlah penduduk dan persediaan sumber daya alam, maka lingkungan hidup bisa berubah. Perubahan sebagai akibat kegiatan manusia hasilnya bisa baik, bisa juga buruk. Contoh perubahan lingkungan ke arah yang buruk adalah pencemaran lingkungan (pencemaran udara, air, dan tanah), pembukaan hutan, dan permasalahan di bidang sosial. Umumnya, kerusakan sumber daya alam diakibatkan oleh pengelolaan tanpa perhitungan. Bentuk-bentuk kerusakan sumber daya alam di Indonesia antara lain sebagai berikut.


  • Pertanian

Pengundulan hutan merupakan salah satu contoh kerusakan yang diakibatkan oleh kegiatan pertanian ladang berpindah. Tempat yang ditinggalkan menjadi kurang subur dan ditumuhi alang-alang. Akibat lebih jauh, saat musim hujan akan terjadi proses pengikisan tanah permukaan yang intensif. Hal ini bisa menyebabkan banjir, sementara itu saat musim kemarau tempat seperti itu akan terjadi akan mengalami kekurangan air.


  • Perikanan

Cara penangkapan ikan yang salah, seperti menggunakan pukat harimau juga menyebabkan kian berkurangnya jenis-jenis ikan tertentu di daerah perairan. Apalagi bila menggunakan bahan peledak, tidak saja ikan besar yang mati, tetapi larva dan ikan-ikan kecil lainnya juga ikut mati.


  • Teknologi dan Industri

Penggunaan traktor dalam membajak sawah sebagai alat bantu, traktor memang mempermudah dan mempercepat dalam membajak sawah. Namun, kadang ada hal lain yang terbawa seperti, sisa bahan bakar, buangan oli, dan sebagainya. Hal tersebut bisa merusak lingkungan.


  • Pencemaran

Pencemaran (polusi) adalah peristiwa berubahnya keadaan alam (udara, air, dan tanah) karena adanya unsur-unsur baru atau meningkatnya sejumlah unsur tertentu.


  • Banjir

Faktor-faktor lingkungan yang menyebabkan banjir, antara lain :

  1. Penggundulan hutan secara tak terencana
  2. Pembungan sampah di sembarang tempat
  3. Sulit meresapnya air hutan di tanah perkotaan karena tanah perkotaan banyak tertutup semen beton dan aspal.
  4. Rusaknya tanggul-tanggul sungai dan banyaknya sungai yang dangkal dengan sungai yang berkelok-kelok.

  • Gunung Meletus

Gunung meletus dapat merusak lingkungan antara lain :

  1. Lava dan lavar panas, merusak apa saja yang dilewati.
  2. Lahar dingin, dapat merusak areal pertanian , dan daerah permukiman penduduk serta bangunan lain.
  3. Debu-debu gunung api yang bertebaran di udara, dapat menghalangi radiasi matahari, dan membahayakan penerbangan udara.

  • Gempa Bumi

Gempa bumi adalah suatu getaran atau gerak kulit bumi sebagai akibat tenaga endogen. Kerusakan lingkungan akibat gempa bumi antara lain :

  1. Jalan raya, jembatan, rumah penduduk dan bangunan yang lain rusak.
  2. Permukaan bumi berserakan, banyak tanah patah, sehingga jaringan telepon rusak dan tidak berfungsi.

  • Angin Topan

Kerusakan yang disebabkan oleh angin topan adalah sebagai berikut :

  1. Rumah-rumah yang kurang kuat terbawa sampai beberapa kilometer
  2. Bangunan rumah tembok dan gedung-gedung rusak atapnya bahkan ada yang roboh.
  3. Merusak areal hutan, perkebunan, dan pertanian.

  • Musim Kemarau

Beberapa kerusakan akibat musim kemarau,adalah sebagai berikut :

  1. Tumbuh-tumbuhan banyak yang mati sehingga dapat mengancam kehidupan makhluk hidup lainya.
  2. Sungai-sungai, danau-danau dan air tanah menjadi kering sehingga dapat merugikan daerah pertanian.
  3. Sumur-sumur dan sumber air kering.

Jenis Sumber Daya Alam

  1. hasil tambang: minyak bumi, batu bara, tembaga, perak, emas, yodium, marmer
  2. hasil pertanian dan perkebunan: padi, jagung, karet, kapas, tembakau, kopi
  3. hasil peternakan dan perikanan: sapi, kerbau, kambing, unggas, ikan

Klasifikasi / Penggolongan Sumber Daya Alam

Terdapat beberapa macam sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan dengan berbagai cara. Sumber daya alam tersebut dapat diklasifikasikan menurut beberapa hal.


  • Sumber Daya Alam Berdasarkan Pemanfaatannya

Berdasarkan bagian atau bentuk yang dapat dimanfaatkan, sumber daya alam diklasifikasikan sebagai berikut:

a. Sumber Daya Materi,
Yaitu sumber daya alam yang berbentuk materi. Contohnya mineral magnetit, limonit, siderit. Mineral-mineral tersebut dapat dilebur menjadi baja.

b. Sumber Daya Hayati
Yaitu sumber daya alam yang berbentuk makhluk hidup, yaitu hewan dan tumbuhan.

c. Sumber Daya Energi
Yaitu sumberdaya alam yang berguna untuk menghasilkan energi. Contohnya, bahan bakar fosil, gas alam, batu bara.

d. Sumber Daya Ruang
Yaitu ruang atau tempat yang diperlukan manusia untuk melakukan aktivitas hidup.

e. Sumber daya waktu,
yaitu keterkaitan waktu dengan pamanfaatan sumber daya alam lainnya. Contohnya, air sulit didapatkan pada musim kemarau sehingga perkembangan tanaman pertanian terganggu.

Baca Juga :  Zygomycota

  • Sumber Daya Alam Berdasarkan Pembentukan dan Kelestariannya

Berdasarkan pembentukannya, sumber daya alam dapat ddiklasifikasikan sebagai berikut.

a. Sumber daya alam yang dapat diperbaharui (renewable resources).
Sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan dapat dibentuk kembali oleh alam dalam siklus yang relatif cepat. Contoh : air, udara, tanah

b. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui (unrenewable resources)
Sumber daya alam jenis ini terdapat dalam jumlah yang sangat terbatas karena tidak ada penambahan jumlah dan proses pembentukannya memerlukan waktu ribuan hingga jutaan tahun.


Contoh dan Manfaat Suberdaya Alam


  • Hasil pertanian

Banyak sekali sumber daya alam yang memrlukan hasil dari usaha pertanian, akan tetapi kita memfokuskan persoalannya pada hasil pertanian yang memiliki peluang untuk bisnis. Sebab banyak hasil pertanian penduduk yang hanya cukup untuk dikonsumsi sendiri sana, jenis pertanaian yang seperti itu idak dibagas di sini.

  1. Padi

Padi merupakan salah satu hasil eprtanian yang paling populer, karena selain sebagai bhan makanan pokok sebagian besar rakyat indonesia, padi juga mempunyai peluang bisnis yang besar.

  1. Jagung

Jagung merupakan makanan pokok kedua setelah beras. Hampir semua wilayah pertanian di indonesia bisa ditanami jenis tanaman ini. Hanya saja bagi penduduk yang tidak emngonsumsi jagung sebagi bahan makanan pokok, hasilnya diprioritaskan sebagai komoditas perdagangan walaupun dalam partai yang tidak begitu besar.

  1. Sagu

Sagu ialah salah satu bahan makanan poko sebagian rakyat indonesia. Sagu didapat dari pohon sejenis enau, yang kemudian diambil inisarinya atau tepungnya. Beberapa penduduk daerah diindonesia yang kebetulan menjadikan sagu ini sebagai bahan makanan pokok ilaah penduduk yang berada di kepulauan maluku dan papua.


  • Hasil Perkebunan

Selain beberapa persyaratan fisik dan non fisik yang dimiliki indonesia, juga ada komoditas tertendu yang hanya bisa di dapatkan di indonesia, tidak ada kawasan lain. Beberapa jenis tanaman yang dihasilkan dari perkebunan indonesia adalah sebagai berikut.

  1. Tebut

Tebu merupakan bahan bahu untuk pembuatan gula, spritus alkohol. Pohon ini bisa tumbuh baik di kawasan yang mempunyai suhu panas sekitar 20c-26c dengan tingkat kelembaban cukup.

  1. Ketet

Jenis tanaman ketet banyak ditemukan hampir diseluru indonesia. Tanaman ini ckup baik dibudidayakan di perkebunan di indonesia. Jenis tanaman karet yang baik diindonesia ilah jenis karet have braziliensis yang berasal dari brazil.

  1. Kelapa

Kelapa ialah jenis tanaman yang sudah begitu akrab dengan penduduk di indonesia. Hampir di semua wilayah indonesia ditemukan pohon kelapa.

  1. Kelapa sawit

Perbedaan kelapa sawit dengan kelapa biasa ialah ukuran, buah dan juga ketinggian pohonya. Kelapa sawit ukuranya lebih kecil dari kelapa biasa.


  • Hasil Hutan

Luas hutan yang ada diindonesia sudah mulail mengalami penyusuta. Banyak hutan yang dijadikan kawasan lindung mengalami kerusakan lebih dahulu dari pada hutan bukan hutan lindung. Persebaran hutan indonesia kalu di lihat berdasarkan angka, boleh saja disebut luas, tetapi kalau melihat tingkat kerusakanya, hitungluas itu sudah tidak menjadi andalan lagi.


  • Peternakan

Peernakan yang terbentang luas di indonesia tepengaruh oleh keadaan iklim di kawasan tersebut. Iklim mempengaruhi persebaran jenis begetasi di kawwasan itu. Dilihat dari bentuk ukuran hewan, peternakan itu bisa dikelompokan ke dalam tiga kelompok besar

  1. Ternak hewan besar

Ternak hewan besar yaitu kelompok peternak sapi, kerbau, kuda. Hewan-hewan ini selain diambil daging dan susunya, juga diambil tenaganya, misalnnya ialah untuk membajak sawah.

  1. Ternak hewan kecil

ternak yang diklasifikasikan pada hewan kecil ialah kambing, babi, persebaran hewan-hewan itu hampir disetiap wilayan indonesia bisa di jumpai babi yang hanya di tempat-tempat tertentu bisa di jumpai

  1. Unggas

Hewan yang termasuk kategor unggas ialah itik, ayam, angsa dan sejenisnya. Hewan unggas ialah hewan peliharaan keluarga, sehingga dipedesaan hampis rumah mempnyai unggas peliharaan.


  • Perikanan

Usaha perikana di indonesia sebetulnya sangat memungkinkan untuk maju karena semua daya pendukungnya tersedia, seprti air yang melimpah, baik air darat maupun air laut. Air darat sangat terpengaruh oleh ketersediaan air tanah dan air limpasan. Usaha perikanan yang dilakukan penduduk t dan dibedakan menjadi dua kelompok besar, yaitu perikanan darat dan perikanan laut

  1. Perikanan darat

Perikanan darat ialah usaha pengolaan perikanan yang tidak menggunakan air laut, ada dua kelompok pada perikanan darat ini, yaitu perikanan air tawar dan perikanan air payau

  1. Perikanana laut

Perikanan laut artinya mencari ikan ke lepas lautan. Usaha ini baisanya dilakukan oleh mereka yang berdomisili dekat dengan pantai.


Demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai Jenis Persebaran Sumber Daya Alam : Pengertian, Definisi, Karakteristik, Pemanfaatan, Kerusakan, Jenis, Klasifikasi, Penggolongan, Contoh dan Manfaatnya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semua.