√ Sejarah Geografi Dan Suku Bangsa

Diposting pada

Sejarah

Balikpapan merupakan sebuah kota yang ada di Kalimantan Timur, Indonesia. Kota ini mempunyai perekonomian paling besar di Kalimantan, total PDRB mencapai Rp79,65 triliun pada 2016. Dari sisi kependudukan, Balikpapan merupakan kota paling besar kedua di Kalimantan Timur dengan total penduduknya mencapai 778.908 jiwa yang dari 21.6 % keseluruhan penduduk Kaltim. Balikpapan juga kota dengan biaya hidup paling mahal se-Indonesia. Logo kota sering disebut Kota Minyak dan Bumi Manuntung ini merupakan beruang madu, maskot Balikpapan yang sudah mulai di ambang kepunahan. Nama asli dari Balikpapan ialah Billipapan atau Balikkappan.

√ Sejarah Geografi Dan Suku Bangsa

Beberapa hikayat populer menceritakan asal usul dari kota yang berada di pesisir timur Kalimantan berikut ini:

  • Sebanyak 10 keping papan kembali ke Jenebora dari jumlah 1.000 keping diminta oleh Sultan Kutai sebagai sumbangan bahan pembangunan Istana Baru Kutai Lama. Kesepuluh papan yang kembali disebut orang Kutai Balikpapan Tu. Sehingga daerah sepanjang Teluk Balikpapan, tepatnya terletak di Jenebora disebut Balikpapan.
  • Suku Pasir Balik merupakan keturunan dari kakek dan nenek yang bernama Kayun Kuleng dan Papan Ayun. Sehingga wilayah sepanjang Teluk Balikpapan oleh keturunannya disebut dengan Kuleng-Papan yang artinya Balikpapan.
  • Legenda lain juga menyebutkan asal usul dari Balikpapan, yaitu seorang putri yang dilepas oleh ayahnya yaitu seorang raja yang tak mau putrinya jatuh ke tangan musuh. Sang putri yang masih balita itu diikat di atas pada beberapa keping papan dalam keadaan terbaring. Karena terbawa oelh arus dan diterpa gelombang air, papannya kemudian terbalik. Dan ketika papannya terdampar di tepi pantai dan ditemukan oleh seorang nelayan dan begitu papannya dibalik ternyata terlihat seorang putri dalam keadaan terikat. Konon putri itu bernama Putri Petung dari Kerajaan Pasir. Sehingga wilayah ditemukannya dinamakan Balikpapan.
  • Hari jadi kota Balikpapan ialah pada tanggal 10 Februari 1897. Penetapan tanggal tersebut adalah hasil Seminar Sejarah Balikpapan pada 1 Desember 1984. Pada 10 Februari 1897 adalah tanggal dimana pengeboran minyak pertama kali di Balikpapan yang dilakukan oleh sebuah perusahaan Mathilda sebagai bentuk realisasi pasal-pasal kerja sama antara J.H. Menten dengan Mr. Adams dari perusahaan Firma Samuel dan Co.

Geografi

Kota Balikpapan mempunyai daerah yang 85% berbukit-bukit dan 12% berupa wilayah datar sempit  seperti di Daerah Aliran Sungai, sungai kecil dan pesisir pantai. Kondisi tanah bersifat asam atau gambut dan dominan tanah merah yang notabene kurang subur. Seperti layaknya wilayah lain Indonesia, kota Balikpapan ini memiliki iklim tropis. Kota ini terletak di pesisir timur Kalimantan dan berbatasan langsung dengan Selat Makassar, mempunyai teluk yang bisa dimanfaatkan sebagai pelabuhan minyak dan pelabuhan laut komersial.

Suku Bangsa

Suku asli masyarakat kota Balikpapan ialah Suku Balik yaitu merupakan suku minoritas. Suku Balik biasanya digabung dalam Suku Paser karena dianggap serumpun yang kemudian disebut Paser-Balik, padahal Suku Balik tidak ingin disamakan dengan Suku Paser, karena termempunyai beberapa perbedaan. Seperti halnya yang terjadi di daerah Kalimantan lain, Suku Banjar yang masuk ke Balikpapan menyerap unsur-unsur dari suku lokal melalui perkawinan campur antar suku yaitu seperti Suku Paser dan Suku Balik yang kemudian memunculkan komunitas bernama Banjar-Balik.

Secara garis besar total ada sebanyak lima budaya dasar sukubangsa yang berasal dari Kalimantan yang biasa disebut dengan Rumpun Kalimantan, empat di antaranya berada di Kalimantan Timur, khususnya daerah Balikpapan seperti: Banjar, Kutai, Dayak, Paser yang disingkat menjadi Komunitas BAKUDAPA dan bila ditambah etnis Tidung maka menjadi BAKUDAPATI yaitu akronim Banjar, Kutai, Dayak, Paser dan Tidung. Bila dihitung mencapai jumah sebanyak 31,39% populasi pada tahun 2000. Dan di antara keempat suku yang berasal dari Kalimantan ini, Suku Banjar adalah yang paling banyak di hitung sejak masa kolonial. Tapi selain keempat suku tersebut, banyak juga suku-suku yang berasal dari pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan pulau-pulau lainnya sehingga awal pertumbuhan kota Balikpapan setidaknya terbentuk dari tiga kantong permukiman Jawa , Bugis, dan Banjar.

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ Sejarah Geografi Dan Suku Bangsa, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga :

Baca Juga :  √ Asal Usul Kalimantan Timur : Pembentukan Provinsi dan Kota
Baca Juga :  √ Dongeng Rakyat Jawa Tengah
Baca Juga :  √ Cerita Dongeng Batu Menangis
Baca Juga :  √ Cerita Daerah Papua : Legenda Asal Usul Burung Cendrawasih