√ Cerita Dongeng Batu Menangis

Diposting pada

Cerita Dongeng Batu Menangis

Alkisah,Pada zaman dahulu kala, di atas suatu bukit kecil yang jauh dari pemukiman penduduk, di daerah Kalimantan Barat hiduplah seorang janda yang sangat miskin bersama dengan anaknya gadisnya.

√ Cerita Dongeng Batu Menangis

Anak gadis nya sangat cantik rupanya, bentuk tubuhnya sangat indah, rambutnya terurai mengikal hingga ke mata kaki. Poni rambutnya tersisir rapi serta keningnya sehalus batu cendana. Tetapi sayang nya dia mempunyai sifat yang buruk.

Gadis itu sangat pemalas, tidak pernah membantu ibunya melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah. Kerjanya hanya bersolek setiap hari.

Selain pemalas, anak gadis itu juga sikapnya manja sekali. Semua permintaannya harus dituruti. Setiap kali dia meminta sesuatu pada ibunya harus dikabulkan, tanpa memperdulikan keadaan ibunya yang miskin, setiap hari mesti membanting tulang mencari sesuap nasi.

Pada suatu hari anak gadis itu diajak ibunya turun ke desa untuk belanja. Letak pasar desa itu sangat jauh, sampai mereka harus berjalan kaki yang cukup melelahkan. Anak gadis itu berjalan melenggang dengan memakai pakaian yang bagus dan bersolek supaya orang dijalan yang melihatnya nanti akan mengagumi kecantikannya. Sementara ibunya berjalan dibelakang sambil membawa keranjang dan pakaian sangat dekil. Karena mereka hidup ditempat terpencil tidak seorangpun mengetahui bahwa kedua perempuan yang berjalan itu ialah ibu dan anak.

 Saat mereka mulai memasuki desa, orang-orang desa memandangi mereka. Mereka sangat terpesona melihat kecantikan anak gadis itu, terutama para pemuda desa yang tidak puas-puasnya memandang wajah gadis tersebut. Tetapi saat melihat orang yang berjalan dibelakang gadis itu, sungguh kontras keadaannya. Hal tersebut membuat orang bertanya-tanya.

 Di antara orang yang melihatnya itu, seorang pemuda mendekati dan bertanya kepada gadis tersebut.

Hai gadis cantik Apakah yang sedang berjalan dibelakang itu ibumu? Tanya pemuda tersebut

Bukan katanya dengan angkuh. Dia adalah pembantuku ! Kata Gadis Itu

Kedua ibu dan anak tersebut kemudian meneruskan perjalanan. Tidak seberapa jauh, mendekati lagi seorang pemuda dan bertanya kepada anak gadis tersebut.

Hai manis Apakah yang berjalan dibelakangmu itu ibumu?

Bukan, bukan  jawab gadis itu dengan menegakkan kepalanya. Dia adalah budakku!

Begitulah setiap gadis itu bertemu dengan seseorang disepanjang jalan yang menanyakan tentang ibunya, selalu jawabannya itu. Ibunya diperlakukan sebagai pembantu atau budaknya.

Pada mulanya mendengar jawaban putrinya yang durhaka bila ditanya orang, si ibu masih bisa menahan diri. Tetapi setelah berulang kali didengarnya jawabannya sama dan yang sangat menyakitkan hati, akhirnya si ibu yang malang itu tak bisa menahan diri. Si ibu pun berdoa.

 Ya Tuhan, hamba tak kuat lagi menahan hinaan ini. Anak kandung hamba sangat teganya memperlakukan diri hamba sedemikian rupa. Ya, tuhan hukumlah anak durhaka ini ! Hukumlah dia.

Atas kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa, perlahan-lahan tubuh gadis durhaka tersebut berubah menjadi batu. Perubahan tersebut dimulai dari kaki. Saat perubahan itu sudah mencapai setengah badan, anak gadis tersebut menangis memohon ampun kepada ibunya.

 Oh Ibu ibu ampunilah saya, ampunilah kedurhakaan aku selama ini. Ibu Ibu ampunilah aku anakmu ini

Anak gadis itu terus meratap serta menangis memohon pada ibunya. Namun, semuanya telah terlambat. Seluruh tubuh gadis tersebut akhirnya berubah menjadi batu. Sekalipun menjadi batu, namun orang bisa melihat bahwa kedua matanya masih menitikkan air mata, seperti lagi menangis. Oleh karena itu, batu yang berasal dari gadis yang mendapat kutukan darinya ibunya itu disebut dengan Batu Menangis .

demikialah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ Cerita Dongeng Batu Menangis, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga :

Read More  √ Cerita Daerah Papua : Legenda Asal Usul Burung Cendrawasih
Read More  √ Cerita Batu Batangkup Dari Riau
Read More  √ Asal Usul Telaga Warna
Read More  √ Asal Usul Salatiga