Pengertian Kromosom Manusia

Diposting pada

Pengertian Kromosom

Kromosom merupakan suatu unit genetik yang juga terdapat dalam setiap inti sel pada semua makhluk hidup, kromosom ini akan berbentuk suatu deret panjang molekul yang disusun oleh DNA atau protein-protein.

Pengertian Kromosom Manusia

setiap sel terdiri atas 3 bagian utama, yakni nukleus , Sitoplasma , atau juga Membran pelindung sel. Di dalam nukleus, terdapat juga benang-benang halus yang sering disebut ‘kromatid’, apabila jika terjadi pembelahan sel, maka benang-benang halus itu akan dipintal membentuk suatu kromosom. Seperti yang saya jelaskan di atas, Kromosom merupakan suatu struktur padat yang terdiri atas 2 komponen molekul, yakni protein atau DNA. Struktur pada kromosom ini hanya akan tampak jelas pada metafase pembelahan sel tersebut.


Struktur Kromosom


  • Kromatid

Kromatid merupakan dimana bagian lengan kromosom yang akan terikat satu sama yang lainnya, 2 kromatid kembar ini akan diikat oleh sentromer. Nama jamak dari kromatid ialah kromonema. Kromonema juga biasanya terlihat pada pembelahan sel masa profase atau kadang – kadang interfase.


  • Sentromer

Pada kromosom terdapat satu daerah yang tidak dapat mengandung gen , daerah ini juga dinamakan Sentromer. Pada masa pembelahan, sentromer adalah suatu struktur yang sangat penting, di bagian inilah lengan kromosom saling melekat satu sama lain pada masing-masing bagian kutub pembelahan. Bagian dari kromosom yang akan melekat pada sentromer dikenal dengan istilah ‘kinetokor’.


  • Kromomer

Kromomer merupakan suatu struktur yang berbentuk manik-manik yang merupakan akumulasi dari materi kromatid yang kadang-kadang akan terlihat pada pembelahan masa interfase. Pada kromosom yang telah mengalami pembelahan berkali-kali,juga biasanya kromomer ini sangat jelas akan terlihat.


  • Telomer

Telomer ialah suatu bagian berisi DNA pada kromosom,yang fungsinya untuk dapat menjaga stabilitas ujung kromosom agar DNA nya tidak aka terurai.


Jenis Kromosom

Setiap sel yang terdapat di dalam tubuh suatu organisme pasti mempunyai satu set kromosom dengan jumlah yang tertentu. Satu set kromosom tersebut dapat juga dibedakan menjadi 2 jenis, yakni autosom maupun juga gonosom.


  • Autosom

Autosom sering disebut juga kromosom tubuh ataupun kromosom somatik. Autosom merupakan suatu kromosom dimana yang akan menentukan sifat-sifat sel tubuh . Autosom tidak akan berperan dalam menentukan jenis kelamin suatu organisme.yang Jumlahnya di dalam sel tubuh ialah 2n-2, dengan n = jumlah seluruh kromosom. Sebagai contohnya, jumlah autosom sel tubuh manusia ialah 46-2 = 44 buah maupun 22 pasang. Jumlah autosom sel tubuh ayam ialah 78-2 = 76 buah ataupun 38 pasang.

Baca Juga :  √Pengertian Ideologi Sosialisme: Sejarah, Ciri, Kelebihan dan Kekurangannya

  • Gonosom

Gonosom sering disebut juga kromosom seks maupun juga kromosom kelamin karena kromosom ini akan berperan dalam menentukan suatu jenis kelamin suatu organisme. Jumlah kromosom seks pada sel tubuh manusia ada 2 buah aupun sepasang. Jenis kelamin pada manusia akan ditentukan oleh jenis kromosom seks ini. Orang yang akan berkelamin laki-laki memiliki kromosom X dan kromosom Y (XY) dalam tubuhnya,lalu sedangkan perempuan memiliki sepasang kromosom X (XX).

Setelah kita mengetahui adanya kromosom tubuh atau juga kromosom kelamin, kita dapat menuliskan rumus kromosom yang akan dimiliki oleh sel tubuh manusia,contohnya sel tubuh laki-laki adalah 22AAXY , kromosom sel tubuh perempuan 22AAXX, kromosom sel telur 22AX, kromosom sel sperma laki-laki 22AY maupun 22AX.


Jumlah Kromosom

Dalam tubuh suatu organisme juga terdapat jumlah kromosom yang akan berbeda-beda.
Pada Organisme terdapat 2 macam kromosom,yakni :

  • Kromosom Seks (Genosom) yang dimana menentukan jenis kelamin
  • Kromosom Tubuh (Autosom) yang tidak akan menentukan jenis kelamin
  • Kromosom pada makhluk hidup juga biasanya akan ditemukan dalam keadaan berpasang-pasangan, oleh sebab itu disebut diploid. Kromosom diploid ini akan dipertahankan dari generasi ke generasi dengan pemebelahan mitosis (pembelahan yang menghasilkan dua anak yang bersifat sama dengan induknya). Kromosom yang akan berpasangan (kromosom homolog) memiliki bentuk, ukuran, ataupun juga komposisi yang sama.

Fungsi Kromosom

Fungsi kromosom sangat penting, antara lain yakni:


  • Menyimpan informasi genetik

Kromosom yang tersusun dari untaian rantai DNA yang akan mengandung informasi genetik seseorang. Kode – kode genetik tiap individu adalah unik, maka dapat juga digunakan untuk dapat melacak silsilah kekerabatan dalam dunia kedokteran maupun kepolisian. Informasi genetik yang akan tersimpan dalam kromosom dapat juga akan dijadikan acuan untuk dapat memeriksa kelainan – kelainan bawaan maupun juga buatan dalam tubuh seseorang.


  • Mengatur metabolisme sel

Kromosom ini akan terletak di dalam inti sel,atau juga semua aktivitas sel di atur oleh inti sama sel sebenarnya adalah atas kontrol dari kromosom. Sintesis protein pada organisme dapat berlangsung dengan menggunakan suatu cetakan kode genetik yang akan tersimpan dalam kromosom.

Baca Juga :  Legenda Buaya Putih

  • Agen pewarisan sifat

Saat sel mengadakan pembelahan sel baik mitosis maupun juga meisosis maka akan terjadi tahap duplikasi kromosm. Hal ini akan bertujuan untuk dapat membagikan informasi genetik yang sama kepada sel baru. Sementara pada sel gamet yang merupakan sel seks mempunyai hanya separuh informasi dari tubuh induk. Sebab pada fertilisasi akan terjadi penyatuan sel gamet. Individu baru yang akan terbentuk mempunyai informasi dari ke 2 belah induk.


Bagian-Bagian Dan Bentuk Kromosom

Suatu kromosom terdiri dari beberapa bagian yaitu kromatid, kromomer, sentromer atau kinetokor, satelit, dan telomer.


  • Kromatid

Kromatid adalah salah satu dari dua lengan hasil replikasi kromosom. Kromatid masih melekat satu sama lain pada bagian sentromer. Istilah lain untuk kromatid adalah kromonema. Kromonema merupakan filamen yang sangat tipis yang terlihat selama tahap profase (dan kadang-kadang pada tahap interfase). Kromonema sebenarnya merupakan istilah untuk tahap awal pemintalan kromatid. Jadi, kromonema dan kromatid merupakan dua istilah untuk struktur yang sama.


  • Kromomer

Kromomer adalah penebalan-penebalan pada kromonema. Kromomer ini merupakan struktur berbentuk manik-manik yang merupakan akumulasi dari materi kromatin yang terkadang terlihat saat interfase. Kromomer sangat jelas terlihat pada kromosom politen (kromosom dengan DNA yang telah direplikasi berulang kali tanpa adanya pemisahan dan terletak berdampingan sehingga bentuk kromosom seperti kawat).


  • Sentromer

Sentromer adalah daerah konstriksi (lekukan primer) di sekitar pertengahan kromosom. Pada sentromer terdapat kinetokor. Kinetokor adalah bagian kromosom yang yang merupakan tempat perlekatan benang spindel selama pembelahan inti dan merupakan tempat melekatnya kromosom.


  • Lekukan kedua

Pada beberapa kromosom terdapat lekukan kedua yang berada di sepanjang lengan dan berhubungan nucleolus. Oleh karena itu disebut dengan NOR (Nucleolar Organizing Regions).


  • Satelit

Satelit adalah bagian kromosom yang berbentuk bulatan dan terletak di ujung lengan kromatid. Satelit terbentuk karena adanya kontriksi sekunder di daerah tersebut. Tidak semua kromosom memiliki satelit.


  • Telomer

Telomer merupakan istilah yang menunjukkan daerah terujung pada kromosom. Telomer berfungsi untuk menjaga stabilitas bagian terujung kromosom agar DNA di daerah tersebut tidak terurai. Karena pentingnya telomer, sel yang telomer kromosomnya mengalami kerusakan umumnya segera mati.


Pembelahan Sel Mitosis

Pembelahan sel secara mitosis terjadi secara eksklusif dalam inti sel pada kromosom. Sama seperti tahap-tahap yang berbeda dalam proses meiosis, pembelahan sel secara mitosis meliputi tahap berturut-turut. Setiap tahap memiliki serangkaian proses yang dialami oleh sel. pembelahan sel secara mitosis disertai dengan sitokinesis. Mitosis dan sitokinesis merupakan fase penting (M) dari siklus sel pada organisme eukariotik.

Baca Juga :  Apa itu Kromosom

Dalam pembelahan sel jenis ini, ada dua sel anak yang keluar dari sel induk, dimana keduanya berisi rincian genetik, dari inti induk mereka. Reproduksi aseksual terjadi dengan jenis pembelahan sel, yang membantu dalam dua proses yaitu, ‘pengganti sel’ dan ‘pertumbuhan regenerasi’. Pada organisme multi seluler ini terjadi ketika sel-sel eukariotik kromosom terpisah dalam nukleus, organel, sitoplasma dan membran sel. Sel anak tersebut, terbentuk kemudian mengambil karakteristik sel induk yang identik.


Ukuran Dan Jumlah Kromosom

Kromosom akan lebih mudah dapat dilihat apabila digunakan teknik pewarnaan yang khusus selama nukleus membelah. Ini disebabkan karena pada saat itu kromosom mengadakan kontraksi sehingga menjadi lebih tebal, lagi pula dapat mengisap zat warna lebih baik daripada kromosom yang terdapat di dalam inti istirahat.

Ukuran kromosom sangat bervariasi dari suatu spesies ke spesies lainnya. Panjangnya antara 12-50 mikron sedangkan diameternya antara 0,2-20 mikron. Ukuran berbagai kromosom yang terdapat dalam sebuah sel tidak pernah sama. Umumnya kromosom pada sel yang mempunyai jumlah sedikit, berukuran lebih besar dari pada kromosom sel dengan jumlah kromosom lebih banyak.

Setiap species memiliki jumlah kromosom tertentu. Species yang memiliki jumlah kromosom yang sama atau hampir sama tidak menggambarkan bahwa species-species tersebut memiliki banyak kesamaan ciri atau berkerabat dekat. Misalnya antara padi dan pinus sama-sama memiliki 24 kromosom (12 pasang) tetapi kedua nya memiliki ciri-ciri yang jauh berbeda. Demikian pula antara kucing dengan hydra yang sama-sama memiliki 32 kromosom. Apalagi antara bawang merah denganPlanaria (cacing pipih) yang sama-sama mempunyai 16 kromosom.


demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai Pengertian Kromosom Manusia : Struktur, Jenis, Jumlah, Fungsi, Bagian, Bentuk, Pembelahan Sel, Ukuran, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.