√Danau: Pengertian, Jenis, Fungsi dan Prosesnya

Diposting pada
√Danau: Pengertian, Jenis, Fungsi dan Prosesnya

Pengertian

Danau merupakan cekungan besar di permukaan bumi yang digenangi air, baik air asin maupun air tawar, semua cekungan itu dikelilingi oleh daratan. Danau biasanya sering dijumpai di daerah pegunungan adallah air tawar. Danau biasa dijadikan tempat untuk berwisata karena panorama yang tersaji biasanya cukup indah.

Ada sejumlah danau di negara-negara di dunia. Danau terbesar di dunia ialah Laut Kaspia yang luasnya hampir sama dengan 6 kali luas danau besar. Di Indonesia pun ada sejumlah danau, yakni terdiri dari sekitar 840 danau-danau besar dan 735 danau-danau kecil. Danau terbesar di Indonesia ialah danau toba yang ada di Provinsi Sumatera Utara.

Jenis-jenis Danau

1. Danau Tektonik

Danau Tektonik adalah danau yang terbentuk dari proses tektonik, yakni berupa proses lipatan, patahan, serta gerakan kulit bumi sehingga sebagian tanah di permukaan bumi mengalami penurunan. Contoh dari danau tektonik ialah Danau Toba di Sumatera Utara.

2. Danau Vulkanik

Danau Vulkanik adalah danau yang terbentuk dari letusan gunung berapi. Letusan tersebut bisa mengubah bentuk gunung dari berbentuk kerucut menjadi berentuk cekungan. Contoh dari danau vulkanik ialah Danau Maninjau di Sumatera, Danau Matana di Sulawesi, serta Danau Karimutu di Flores.

Baca Juga :  √Standar Operasional Prosedur (SOP) : Pengertian, Tujuan, Manfaat, Cara dan Contohnya

3. Danau Karst

Danau Karst adalah danau yang terbentuk akibat pelarutan bahan kapur oleh air sampai terbentuklah cekungan. Contohnya dari danau karst ialah lokva Bendogede di Kecamatan Ponjong di daerah Gunung Kidul.

4. Danau Erosi

Danau erosi adalah danau yang terbentuk karena peristiwa erosi atau pun pendalaman dasar lembar oleh gletser (gumpalan es) dengan massa es yang besar. Contoh dari danau erosi ialah The Great Lake di Amerika Utara serta Danau Finger di New York.

5. Danau Tapal Kuda

Danau Tapal Kuda adalah danau yang terbentuk berasal dari aliran sungai yang berkelok yang melintasi daratan lalu mengambil jalan pintas sampai meninggalkan potongan-potongan. Kelokan yang ditinggalkan dan terpotong itu akhirnya menghasilkan sebuah danau. Contoh dari danau tapal kuda ialah Danau di daerah hilir Sungai Mahakam, Kalimantan.

6. Danau Bendungan Alami

Danau bendungan alami adalah danau yang terbentuk akibat longsoran tebing yang menutupi aliran sebuah sungai. Contoh dari danau bendungan alami ialah Danau Pengilon di Dieng serta Telaga Sarangan terletak di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Selain danau-danau alami, ada juga danau buatan. Danau buatan adalah danau yang terbentuk lewat rekayasa manusia. Danau buatan biasanya disebut dengan istilah waduk. Contoh dari danau buatan atau waduk ini ialah Waduk Jatiluhur yang ada di Jawa Barat.

Fungsi Danau

1. Sebagai Sumber Persediaan Air Bersih

Persediaan di danau sering tak habisnya walaupun dilanda kemarau. Keadaan tersebut disebabkan daya tampung air yang cukup besar oleh danau. Biasanya danau adalah air tawar sehingga sering dipakai oleh manusia untuk kebutuhan air bersih sehari-hari.

2. Untuk Sarana Irigasi

Jika di pemukiman di sekitar danau banyak lahan pertanian ataupun perkebunan, danau bisa dimantfaatkan oleh penduduk sebagai sarana irigasi guna memenuhi kebutuhan dari lahan-lahan tersebut. Terutama ketika musim kemarau datang, danau sangat terjangkau untuk dipakai sebagai sumber air untuk kelangsungan pemberdayaan lahan-lahan di sekitarnya.

Baca Juga :  √ Debat Adalah : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Peran, Etika, Ciri, Struktur, Jenis, Cara

3. Sebagai Kendali Terhadap Bencana Alam

Indonesia sering mengalami perubahan cuaca sampai sering terjadi hujan maupun kemarau. Ketika musim kemarau, danau bisa menjadi sumber air untuk makhluk hidup di sekitarnya. Ketika musim hujan, danau juga bisa membantu mengendalikan bencana banjir dengan cara menampung kelebihan air hujan dengan daya tampungnya yang besar.

4. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)

Lebih kurang 20% listrik dunia memakai pembangkit tenaga air. Pembangkit listrik tenaga air mempunyai respon yang sangat cepat. Energi air diubah menjadi energi mekanik serta diubah lagi menjadi energi listrik. Caranya ialah dengan menghubungkan generator ke turbin serta digerakkan oleh tenaga aliran air. Energi listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga air biasanya disebut dengan hidroelektrik.

5. Menjadi Habitat Flora dan Fauna

Danau mengandung sejumlah nutrisi sehingga menjadikannya sebagai habitat yang baik untuk banyak jenis flora dan fauna. Fakta itu menunjukkan bahwa danau adalah salah satu sumber kekayaan hayati yang ada di bumi.

6. Sarana Budidaya Perikanan Darat

Penduduk di sekitar danau dapat memanfaatkan danau sebagai sarana budidaya perikanan darat. Salah satu caranya ialah dengan sistem jala terapung. Sejumlah daerah di Indonesia sudah memakai sistem tersebut.

7. Sarana Penelitian dan Pendidikan

Danau dapat dijadikan sebagai sarana penelitian dan pendidikan. Banyak peneliti yang sudah melakukan penelitiannya mengenai berbagai hal tentang danau,hewan serta tumbuhan yang terkandung di dalam danau.

8. Sebagai Objek Wisata

Danau mempunyai daya tarik visual yang sangat indah sehingga bisa mengikat wisatawan untuk datang mengunjungi. Wisatawan bisa melakukan berbagai hal disana contohnya berekreasi dan berolahraga. Kunjungan wisatawan itu sekaligus bisa meningkatkan perekonomian penduduk di sekitar danau.

Baca Juga :  √Enzim : Pengertian, Cara Kerja, Fungsi, Sifat dan faktor

Proses Terbentuknya Danau

Danau adalah sebuah cekungan besar yang digenangi air, baik berupa air tawar ataupun air asin cekungan itu dikelilingi daratan.

Danau terbentuk disebabkan beberapa peristiwa yaitu sebagai berikut :

  • Penurunan muka bumi disebabkan pergeseran lempeng atau patahan.
  • Aktivitas gunung berapi.
  • Pembentukan lembah sungai disebabkan aliran lava ketika erupsi.
  • Pelarutan tanah kapur.
  • Mencairnya es di daerah yang awalnya adalah daerah yang berupa es

Demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id tentang √Danau: Pengertian, Jenis, Fungsi dan Prosesnya semoga bermanfaat

Baca Juga: