√Contoh Surat Kuasa : Pengertian, Ciri, Unsur, Fungsi dan Contohnya

Diposting pada

A. Pengertian Surat Kuasa

Surat kuasa adalah surat yang isinya tentang pemberian kuasa atau kehendak kepada seseorang untuk mewakili si pembuat surat kuasa tersebut. Surat ini dibuat karena orang yang memberikan kuasa tidak bisa hadir atau mengambil sesuatu yang dikuasakan tersebut.

√Contoh Surat Kuasa : Pengertian, Ciri, Unsur, Fungsi dan Contohnya

B. Ciri-ciri Surat Kuasa

Berikut ini adalah Ciri-ciri Surat Kuasa :

  1. Surat kuasa berisikan pengalihan kekuasaan dari diri sendiri kepada orang lain untuk mengurus sesuatu hal.
  2. Surat ditulis memakai bahasa yang baku dan mudah untuk dimengerti.
  3. Bahasa yang dipakai dalam surat ialah singkat, padat, dan jelas.

  1. Unsur-Unsur Surat Kuasa

Berikut ini adalah Unsur-unsur Surat Kuasa:

  1. Bagian KOP

Kop atau kepala surat harus ada pada surat kuasa yang akan di buat. Bagian kop ini isinya identitas suatu surat. Kop juga salah satu yang membuktikan bahwa surat tersebut masuk kedalam jenis surat resmi. Ada beberapa hal yang harus ada pada kop surat, yakni:

  1. Judul

Tujuannya Untuk mengetahui Jenis Surat Apa,misalnya surat Kuasa

  1. Nomor surat

Jika surat berasal dari instansi resmi Kita juga harus mencantumkan nomor surat, hal tersebut dikarenakan surat kuasa ini ialah surat resmi, Tetapi jika surat dikeluarkan oleh perorangan dan bukan atas nama instansi atau lembaga tertentu, Anda tidak diwajibkan mencantumkan nomor surat pada surat kuasa yang kita buat.

  1. Nama organisasi

Jika yang memberikan surat kuasa bukan perorangan, Namun salah satu instansi atau lembaga tertentu nama lembaganya wajib ditulis dibagian kop surat. Jika perorangan maka tidak wajib dicantumkan.

4. Bagian Isi

Bagian ini adalah bagian utama pada surat kuasa. Bagian ini isinya tentang identitas pmberi kuasa, penerima kuasa, pernyataan kuasa, dan terkadang juga konsekuensi yang akan didapatkan mengenai penggunaan surat ini.

  1. Identitas pemberi kuasa

Berisi biodata lengkap pemberi kuasa, Contohnya nama lengkap, tempat/tanggal lahir, pekerjaan, alamat, dan Nomor Induk kependudukan (NIK). Usahakan data yang Anda cantumkan lengkap supaya tidak membingungkan.

  1. Identitas penerima kuasa

Berisi biodata lengkap penerima kuasa, Contohnya nama lengkap, tempat/tanggal lahir, pekerjaan, alamat, dan Nomor Induk kependudukan (NIK). Seperti data pada penerima kuasa, usahakan juga data yang Kita cantumkan lengkap, sesuai pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) penerima kuasa.

  1. Pernyataan penyerahan kuasa

Berisi pernyataan penyerahan kuasa, Contohnya pemberi kuasa sebagai pihak pertama dan penerima kuasa sebagai pihak kedua.

  1. Pernyataan konsekuensi

Biasanya pemberi kuasa juga mencantumkan pengharapan supaya surat kuasanya yang diberikan dipakai dengan sebaik-baiknya, hal ini memberikan sedikit peringatan kepada penerima kuasa supaya tidak memakai surat kuasa dengan seenaknnya sendiri.

C. Bagian penutup

Pada bagian penutup surat kuasa, Anda bisa memakai penutup seperti surat resmi yang lainnya. Supaya lebih jelas, ada 2 poin penting yang harus Anda perhatikan untuk mengisi bagian penutup, yakni,

  1. Pernyataan penutup mengenai tujuan pembuatan surat kuasa tersebut.
  2. Tanda tangan kedua belah pihak. Jangan lupa dicantumkan dengan materai.
  3. Fungsi Surat Kuasa

Surat kuasa dibuat  berfungsi sebagai salah satu bukti bahwa orang yang namanya tertera di dalam surat tersebut berhak atau mempunyai hak untuk melakukan sesuatu hal sesuai dengan isi dari surat kuasa yang dibuat.

Jenis-Jenis Surat Kuasa

  1. Surat Kuasa Perseorangan

Surat kuasa jenis ini dibuat oleh seseorang yang diberikan kepada orang lain yang dipercaya untuk melakukan suatu hal supaya bisa melakukan kepentingan si pemberi kuasa.

Contoh surat tipe ini ialah surat kuasa untuk mengambil gaji pensiun, atau dapat juga surat kuasa untuk mengambil barang yang telah dipesan sebelumnya.

  1. Surat Kuasa Kedinasan

Surat Jenis ini Berbeda dengan surat kuasa perseorangan, Surat Kuasa Kedinasan dibuat oleh perusahaan atau instansi yang diberikan kepada salah satu pegawainya untuk melakukan sesuatu hal yang berhubungan dengan perusahaan atau instansi tersebut.

Contoh surat kuasa kedinasan ini adalah untuk mengurus soal-soal ujian nasional Atau bisa juga surat kuasa yang diberikan kepada salah satu pegawai untuk mewakili perusahaan dalam menghadiri suatu acara penting.

  1. Surat Kuasa Istimewa

Surat kuasa istimewa adalah surat yang diberikan seseorang kepada pihak lain. Contohnya, dari seseorang kepada pengacara, yang tujuannya untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang berhubungan dengan pengadilan.

  1. Contoh Surat Kuasa

SURAT KUASA

Saya yang bertandatangan dibawah ini:

Nama Lengkap                  : Muhammad Abror

Jabatan                                                : Manager

NIP                                         : 002 1453 20

Memberikan Kuasa Kepada

Nama Lengkap                  : M. Burhan

Jabatan                                                : Sales Marketing

NIP                                         : 003 1432 05

Untuk Menerima Uang Pembayaran Dari PT Pejuang Keluarga Sebesar Rp. 7.000.000, dengan nomor faktur 0120013.

Demikian Surat Kuasa yang Diberikan ini Semoga Di pergunakan Sebijak Mungkin

Bandar Lampung,16 Oktober 2018

Penerima Kuasa                                                                                                               Pemberi Kuasa

M.Burhan                                                                                                                             Muhamaad Abror

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id √Contoh Surat Kuasa : Pengertian, Ciri, Unsur, Fungsi dan Contohnya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semua.

baca juga ;

Baca Juga :  √Contoh Sinopsis Novel : Pengertian, Ciri, Langkah, Fungsi, Faktor dan Contohnya

Baca Juga :  √Langkah Mengajar : Pengertian dan Penjelasannya

Baca Juga :  √Contoh Proposal Kegiatan Sekolah : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Jenis dan Contohnya

Baca Juga :  √Analisis Otonomi Daerah dan Hakikatnya