√ Apa itu Limbah : Pengertian, Ciri, Jenis, Dampak

Diposting pada

Pengertian

Limbah adalah bahan atau barang sisa atau bekas dari sebuah kegiatan atau proses produksi yang fungsinya telah berubah dari aslinya.

√ Apa itu Limbah : Pengertian, Ciri, Jenis, Dampak

Adanya benda buangan ini seringkali tak diinginkan masyarakat karena dengan konsentrasi dan kualitas tertentu bisa mengakibatkan dampak negatif pada manusia maupun lingkungan tempat tinggalnya.

Sekarang ini jumlah limbah semakin meningkat karena hampir seluruh kegiatan manusia menghasilkan benda ini, contohnya seperti kegiatan industri, rumah tangga, transportasi dan lain sebagainya. Melihat kondisi seperti tersebut, pengelolaan limbah sangat diperlukan untuk mengatasi berbagai dampak negatifnya.


Ciri-ciri

  1. Berukuran mikro

Partikel-partikel penyusun limbah berukuran mikro hingga bersifat  kasat mata dan sulit untuk dideteksi.

  1. Bersifat dinamis

Limbah bersifat dinamis maksudnya limbah tidak diam di sebuah tempat, tapi selalu bergerak dan berubah sesuai kondisi lingkungannya.

  1. Berdampak luas

Penyebaran limbah bisa menjangkau wilayah yang luas karena ukurannya yang kecil atau mikro sehingga mudah menyebar serta tidak mudah terdeteksi secara langsung. Selain itu, dampak dari limbah tidak hanya tertuju pada satu faktor, tapi juga akan mempengaruhi faktor-faktor lainnya.

  1. Berdampak jangka panjang

Pemasalahan atau dampak yang ditimbulkan limbah tidak bisa diatasi dalam waktu yang singkat, tapi membutuhkan waktu yang panjang bahkan diperlukan kerjasama antar generasi guna mengatasinya.


Jenis-jenis Limbah Berdasarkan Wujud

  1. Limbah Padat

Limbah padat atau yang sering disebut sampah adalah limbah yang berwujud padat dan biasanya bersifat kering serta tidak bisa berpindah atau menyebar kalau tidak ada yang memindahkannya. Limbah padat ini termasuk limbah yang paling sering ditemukan di lingkungan, contohnya sisa makanan, sampah plastik, pecahan kaca, kertas bekas dan lain sebagainya.

  1. Limbah Cair

Limbah cair adalah sisa dari sebuah kegiatan yang berwujud cair dan bercampur dengan bahan-bahan buangan lainnya yang larut ke dalam air. Contoh limbah cair adalah air sabun bekas cucian, sisa pewarna kain, air tinja dan lain sebagainya.

  1. Limbah Gas

Limbah gas adalah limbah yang berwujud gas terdiri dari berbagai macam senyawa kimia serta memanfaatkan udara sebagai medianya sehingga bisa menyebar dengan mudah dalam wilayah yang luas. Contoh limbah cair adalah karbon monoksida (CO), nitrogen oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), freon, dan lain sebagainya.

  1. Limbah suara

Limbah suara adalah limbah berupa gelombang bunyi yang merambat di udara serta menimbulkan gangguan. Contoh limbah suara adalah suara-suara bising yang dihasilkan kendaraan bermotor, mesin-mesin pabrik dan lain sebagainya.


Jenis-jenis Limbah berdasarkan sumber

  1. Limbah domestik

Limbah domestik atau limbah rumah tangga adalah limbah yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga atau pemukiman penduduk, pasar dan rumah makan. Contoh limbah domestik adalah sisa-sisa makanan, air sabun bekas cucian dan lain sebagainya.

  1. Limbah industri

Limbah industri adalah limbah yang dihasilkan dari kegiatan industri yang wujudnya tergantung dari apa yang diproduksi industri tersebut, contohnya seperti asap mesin pabrik atau cairan buangan dari suatu pabrik.

  1. Limbah pertanian

Limbah pertanian adalah limbah yang dihasilkan dari kegiatan pertanian maupun kegiatan perkebunan, contohnya seperti jerami, sisa-sisa daun, kayu-kayu kecil dan lain sebagainya.

  1. Limbah pertambangan

Limbah pertambangan adalah limbah yang dihasilkan dari kegiatan pertambangan.

  1. Limbah pariwisata

Limbah pariwisata adalah limbah yang berasal dari daerah pariwisata, contohnya seperti asap kendaraan dan oli yang dibuang kapal atau speedboat di kawasan wisata bahari.

  1. Limbah medis

Limbah medis adalah limbah yang dihasilkan dari kegiatan medis, contohnya seperti jarum-jarum suntik bekas di rumah sakit, zat-zat kimia obat dan lain sebagainya.


Jenis-jenis Limbah Berdasarkan Senyawa

  1. Limbah organik

Limbah organik adalah limbah yang meengandung unsur karbon atau berasal dari makhluk hidup dan bersifat mudah membusuk atau terurai oleh aktivitas mikroorganisme baik aerob ataupun anaerob. Limbah organik ini sangat mudah dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, contohnyaseperti sisa makanan, kotoran hewan, kulit buah, sayur busuk, dan lain sebagainya.

  1. Limbah anorganik

Limbah anorganik adalah limbah yang tidak bisa atau sulit membusuk atau terurai secara alami oleh mikroorganisme pengurai contoh limbah anorganik adalah plastik, kaca, logam, baja, dan lain sebagainya.

  1. Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun)

Limbah B3 merupakan limbah yang ditimbulkan dari kegiatan manusia. Limbah tersebut mengandung senyawa kimia serta beracun sehingga sangat berbahaya bagi makhluk hidup terutama manusia.


Dampak Limbah Bagi Kesehatan

Berbagai jenis penyakit buisa ditimbulkan karena tidak adanya penangan atau pengelolaan limbah yang benar. Mulai dari penyakit ringan seperti sakit perut atau diare hingga penyakit yang mematikan seperti keracunan akut bisa disebabkan oleh adanya limbah.

Berikut ini beberapa contoh jenis penyakit yang bisa menyerang manusia akibat adanya limbah:

– Gangguan pencernaan seperti diare.

– Tifus.

– Keracunan akut dan keracunan kronis.

– Jamur pada kulit.

– Sesak napas.

– Gangguan saraf.


Dampak Limbah terhadap Lingkungan

Selain berdampak negatif untuk manusia, limbah juga berdampak negatif bagi lingkungan. Dampak negatif yang paling terlihat jelas ialah rusaknya lingkungan sehingga menurunkan nilai estetika lingkungan atau dengan kata lain lingkungan menjadi tak enak dipandang.

Limbah berupa cairan yang masuk ke dalam sistem drainase atau sungai pasti akan mengakibatkan pencemaran air. Apabila hal ini telah terjadi maka akan banyak organisme seperti ikan akan mati keracunan. Kalau hal ini terjadi maka akan terjadi perubahaan ekosistem perairan yang menjebabkan terganggunya keseimbangan ekosistem secara keseluruhan. Limbah padat yang dibuang ke sungai dalam jumlah yang banyak bisa menyumbat aliran air sungai dan menyebabkan banjir.

Selain pencemaran air, pencemaran udara oleh limbah juga akan terjadi seperti bau tak sedap yang ditimbulkan karena pembusukan sampah organik. Asap yang ditimbulkan dari kendaran bermotor, pembakaran sampah ataupun industri-industri besar juga bisa menimbulkan pencemaran udara. Pembakaran sampah berbahan plastik tertentu bahkan bisa bersifat karsinogenik dan menimbulkan kanker jika dihirup manusia.


demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ Apa itu Limbah : Pengertian, Ciri, Jenis, Dampak, semog artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga :

Baca Juga :  √ Apa Itu Gigantisme: Pengertian, Ciri, Penyebab, Cara Mengatasi
Baca Juga :  √ 13 Masalah Ekonomi Di Indonesia : Kemiskinan, Pengangguran, Inflasi, Hutang luarnegeri
Baca Juga :  √ Apa itu Magang : Pengertian, Tujuan, Manfaat
Baca Juga :  √ Apa itu Lapisan Ionosfer: Pengertian, Ciri, Proses terbentuk, Suhu, Fungsi