√Proses Pencernaan Makanan : Mulut, Gigi, Lidah, Lambung dan Lainnya

Diposting pada

Proses Pencernaan Makanan

  • Mulut

Proses awal dari pencernaan yaitu pada saat makanan mulai masuk ke dalam mulut. Pada bagian mulut memiliki alat-alat yang bisa digunakan untuk membantu proses pencernaan tersebut.

Alat-alat itu adalah gigi, lidah, dan juga kelenjar ludah. Pada bagian rongga mulut,makanan itu akan mengalami proses pencernaan secara mekanik sekaligus secara kimiawi.

  • Gigi

Kegunaan gigi yaitu digunakan untuk mengunyah makanan supaya menjadi halus. Kondisi ini dapat dikatakan bahwa enzim dalam pencernaan mulai mencerna makanan menjadi lebih cepat dan pastinya efisien.

Gigi ada bagiannya yaitu gigi seri, gigi taring, gigi geraham depan, dan gigi geraham belakang. Pada umum, gigi dibagi menjadi tiga bagian, yakni bagian mahkota gigi (korona), bagian leher gigi (kolum) dan juga bagian akar gigi (radiks).

Mahkota gigi merupakan bagian gigi yang terlihat dari luar. Gigi seri mempunyai bentuk menyerupai pahat. Gigi seri mempunyai fungsi sebagai alat pemotong dan penggigit makanan. Gigi taring memiliki bentuk mirip pahat runcing yang berfungsi sebagai alat untuk merobek makanan. Gigi geraham memiliki bentuk agak silindris dan pada permukaan terlihat lebar dan datar tapi berlekuk-lekuk yang berfungsi untuk mengunyah makanan.

  • Lidah

Fungsi lidah untuk membantu dalam mengaduk makanan ketika berada di rongga mulut dan mendorong makanan supaya mudah ditelan. Kegunaan lainnya digunakan sebagai alat pengecap yang bisa digunakan untuk merasakan rasa manis, asin pahit dan juga asam.

  • Kelenjar Ludah

Kelenjar ludah  akan menghasilkan air liur. Kelenjar ludah terdiri dari kelenjar parotis yang letaknya ada dibagian bawah telinga, kelenjar submandibularis yang letaknya dibagian rahang bawah, kelenjar sublingualis yang letaknya dibagian bawah lidah. Kelenjar parotislah yang  menghasilkan ludah.

Sedangkan kelenjar submandibularis dan kelenjar sublingualis akan menghasilkan getah yang mengandung air dan juga lendir. Kegunaan ludah yaitu untuk membasahi dan juga melumasi makanan-makanan agar mudah ditelan.

  • Kerongkongan

Kerongkongan merupakan saluran yang ada diantara rongga mulut sampai lambung. Kegunaannya untuk tempat lewat makanan yang sebelumnya sudah dikunyah dari bagian mulut yang kemudian menuju ke lambung. Di kerongkongan tak akan terjadi suatu proses pencernaan. Kontraksi dari otot kerongkongan akan mendorong makanan untuk dapat masuk ke lambung.

Gerakan ini bernama gerak peristalsis. Gerak peristaltis merupakan gerakan kembang kempis pada kerongkongan yang berfungsi untuk mendorong makanan supaya bisa masuk ke bagian lambung.

Waktu yang dibutuhkan makanan saat di kerongkongan adalah kurang lebih 6 detik. Otot lurik terdapat dibagian pangkal kerongkongan yang bekerja dalam keadaan sadar sesuai keinginan kita saat proses menelan berlangsung. Tetapi, setelah proses menelan sampai sebelum keluarnya feses, proses pencernaan selanjutnya akan terjadi tanpa kita sadari.

  • Lambung

Lambung merupakan kantung besar yang letaknya ada di bagian sebelah kiri dari rongga perut. Lambung digunakan sebagai tempat berlangsungnya beberapa proses pencernaan.

Bagian lambung terdiri dari 3

  1. Bagian atas (kardiak)
  2. Bagian tengah (fundus)
  3. Bagian bawah (pilorus).

Kardiak letaknya dekat dengan hati yang terhubung dengan kerongkongan. Pilorus terhubung dengan bagian usus 12 jari. Pada bagian ujung kardiak dan juga pilorus memiliki klep yang berfungsi dalam mengatur masuk maupun keluarnya makanan ke dalam lambung dan dari lambung.Kontraksi pada otot lambung, akan membuat makanan menjadi teraduk dengan sempurna sampai bisa bercampur secara merata dengan getah lambung. Proses ini menyebabkan makanan yang ada di lambung menjadi berbentuk menyerupai bubur.

  • Usus Halus

Ukuran dari usus halus adalah sekitar 6,5 meter. Berlangsungnya sebagian besar proses pencernaan yakni pada satu meter awal dari usus halus. Usus halus terdiri dari usus 12 jari (duodenum), usus kosong (jejenum), dan  usus penyerap (illium).

Usus 12 jari merupakan tempat yg digunakan sebagai saluran empedu dan sebagai saluran pankreas. Hati menghasilkan cairan empedu dan nantinya akan dibawa ke saluran empedu ke bagian usus dua belas jari.

Fungsi Cairan empedu untuk mengemulsikan lemak agar mudah dicerna. Pada saluran pankreas akan dialirkan enzim amilase, tripsinogen, dan juga lipase ke dalam usus 12jari.

Pengaktifan tripsinogen oleh enzim enterokinase yang didapat dari usus halus akan diubah menjadi tripsin. Enzim tersebut akan membantu mempercepat proses berlangsungnya pencernaan makanan agar bisa didapatkan sari-sari makanan yang nantinya bisa diserap oleh usus penyerap.

Cairan empedu dan enzim tersebut, akan mengakibatkan suatu proses pencernaan yang aktif pada bagian usus dua belas jari. Usus kosong merupakan bagian dari usus halus yang terletak setelah bagian usus dua belas jari. Pada dinding usus halus akan menciptakan getah usus yang  mengandung berbagai enzim seperti enterokinase, maltase, laktase, lipase, dan juga peptidase.

Bagian terakhir dari usus halus yaitu usus penyerapan. Pada bagian inilah makanan yang berubah menjadi sari-sari makanan akan dilakukan proses berlangsungnya penyerapan. Permukaan dari usus penyerapan yang berlipat-lipat biasa disebut jonjot usus yang membuat daerah penyerapan pada bagian usus halus menjadi lebih luas supaya proses penyerapan makanan akan menjadi lebih maksimal.

  1. Usus Besar

Usus halus tidak melakukan penyerapan terhadap pada semua jenis makanan. Sisa makanan tadi akan bergerak menuju ke bagian usus besar. Diameter yang dimiliki oleh usus besar berukuran lebih besar kalau dibandingkan dengan diameter usus halus. Panjangnya sampai 1,5 meter.

Pada bagian usus besar tak akan terjadi suatu proses pencernaan, melainkan pada usus besar melakukan pembusukkan sisa makanan dengan bantuan bakteri Escherichia coli.

Hasil pembusukannya biasanya disebut dengan tinja atau feses. Selain itu pada usus besar juga akan terjadi proses penyerapan terhadap air dan garam-garam mineral agar feses bisa berbentuk padat.

demikianlaha rtikel dari duniapendidikan.co.id mengenai proses pencernaan makanan, semoga atikel ini dapat menambah wawasan anda semuanya.

baca juga ;

Baca Juga :  √Sistem Pendidikan dan Problematika Pendidikan di Indonesia (LENGKAP)
Baca Juga :  √Perbedaan Universitas, Institut, Sekolah Tinggi, Akademi dan Politeknik
Baca Juga :  √Pengertian Sistem Peredaran Darah Tertutup dan Terbuka
Baca Juga :  √Teks negosiasi : Pengertian , Struktur , Kaedah dan Contohnya