√ Model Integrasi Yang Berlangsung Di Indonesia : Jenis, Faktor Pendorong Dan Penghambat dan Contohnya.

Diposting pada

Model Integrasi Nasional

Model Integrasi Nasional dimulai dari Indonesia merdeka pada tahun 1945. Integrasi kali ini bertujuan untuk membentuk kesatuan yang baru dari Indonesia yang merdeka, yaitu bangsa yang mempunyai kesadaran yang besar terhadap semangat nasionalisme. Penumbuhan kesadaran berbangsa ini melalui  beberapa tahapan, yaitu :

√ Model Integrasi Yang Berlangsung Di Indonesia : Jenis, Faktor Pendorong Dan Penghambat dan Contohnya.

  • Masa Perintis

masa awal dirintisnya semangat nasionalisme dengan melalui pembentukan organisasi-organisasi pergerakan. Ditandai dengan Boedi Utomo muncul pada 20 Mei 1908, sebagai Hari peringatan Kebangkitan Nasional.

  • Masa Penegas,

masa mulai ditegaskannya semangat nasionalisme di diri Bangsa Indonesia yang ditandai dengan adanya peristiwa Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928)

  • Masa Percobaan,

masa dimana ketika Indonesia mencoba meminta kemerdekaan dari Belanda, dengan melalui organisasi-organisasi pergerakan yang ada seperti GAPI (Gabungan Politik Indonesia).

  • Masa Pendobrak,

di masa ini, Bangsa Indonesia berhasil mendobrak belenggu penjajahan dan juga menghasilkan kemerdekaan yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia menjadi bangsa yang merdeka, bebas, serta sederajat dengan bangsa lain.

kelompok Integrasi Nasional

Integrasi nasional, dibagi kedalam dua kelompok besar, yaitu:

  1. Integrasi Nasional Dipandang Secara Politis

Segala tindakan yang dilakukan masyarakat Indonesia upaya untuk menjaga persatuan serta kesatuan sehingga membentuk identitas nasional. Integritas nasional menciptakan segala sesuatu yang kemudian dipandang sebagai identitas masyarakat Indonesia dimana saja berada. seperti sifat gotong royong yang dimiliki dan juga keramahtamahan orang Indonesia yang selalu bertenggang rasa.

  1. Integrasi Nasional Dipandang Secara Antropologis

Sebuah integritas nasional yang dilakukan secara terus menerus dilihat secara antropologis sebagai proses yang membentuk penyesuaian diri satu masyarakat dengan masyarakat lain yang berbeda. Setiap individu dan juga kelompok masyarakat akhirnya akan membentuk keserasian fungsi.

Baca Juga :  √ Ciri Pithecanthropus Erectus : Nama Penemu, dan Tempat Penemuannya

Faktor Pendorong Integritas Nasional

Integritas nasional lawan dari disintegrasi nasional yang memiliki arti perpecahan. Integritas nasional ini memiliki faktor pendorong. Faktor yang mampu membuat individu-individu di masyarakat ingin bersatu. Faktor pendorong integrasi nasional,  diantaranya yaitu :

  1. Faktor Sejarah

Masyarakat merasakan sejarah yang sama. Sama-samamerasakan penjajahan dari Belanda. Ini yang menyebabkan Indonesia bersatu. Seperti diketahui bersama wilayah Indonesia yaitu semua wilayah bekas jajahan Hindia Belanda.

  1. Keinginan Bersatu

Selain factor dari sejarah, keinginan masyarakat sendiri untuk bersatu bisa menjadi factor pendorong integrasi nasional. Jika keinginan tersebut tidak ada, walaupun sejarah sama belum tentu terjadi tindakan yang menyatukan. Keinginan bersatu pada umumnya terjadi untuk mencapai tujuan pembangunan nasional.

  1. Cinta Tanah Air dan Rela Berkorban

Faktor yang mendorong selanjutnya ialah rasa cinta tanah air serta rela berkorban. Di mana masyarakat ingin Bangsa Indonesia tetap ada dan juga rela berkorban apa saja untuk mempertahankannya.

  1. Konsensus atau Kesepakatan Nasional

Mendukung kemerdekaan, kesepakatan atau konsensus nasional merupakan faktor pendorong  dari integritas nasional. Hal Ini berlaku ketika negara dalam keadaan yang tidak stabil. Keinginan bersatu, cinta tanah air, dan juga rela berkorban didorong oleh kesepakatan nasional yang akan melahirkan integrasi yang sangat kuat.

Faktor-Faktor Penghambat Integrasi Nasional

Faktor-faktor penghambat dalam integrasi nasional, antara lain yaitu :

  1. Masyarakat Heterogen

Masyarakat di Indonesia sangat heterogen. Keragaman suku bangsa, ras, agama, serta budaya sangat lengkap di sini. Keragaman masyarakat menjadi faktor penghambat paling utama dari integrasi nasional. Masyarakat yang berbeda memiliki kebiasaan yang berbeda dan juga tidak mudah menyatu.

  1. Wilayah Luas

Unsur-unsur negara Indonesia berupa wilayah sangat luas.  Wilayah  ini memisahkan suku bangsa yang satu dengan yang lainnya serta membuat keragaman lebih banyak lagi.  Wilayah yang luas juga membuat penyatuan menjadi lebih sulit karena membutuhkan waktu, tenaga dan dana yang tentunya lebih banyak.

  1. Ancaman dari Dalam dan Luar Negeri

Selalu ada ancaman dari dalam maupun luar negeri terhadap integrasi nasional. Ancaman dari dalam negeri, seperti pemberontakan kelompok masyarakat. Sedangkan ancaman dari luar negeri bisa berupa ancaman invasi. Ada juga ancaman lebih halus dengan menguasai Indonesia di bebebrapa bidang, yaitu ekonomi, ideologi, serta budaya.

  1. Ketidakmerataan Pembangunan

Wilayah Indonesia yang luas menyebabkan pembangunan tidak merata. Khususnya di wilayah yang sangat jauh dari pusat serta terpencil. Ketidakmerataan pembangunan menyebabkan keresahan masyarakat setempat.  Isu ketidakadilan mudah muncul dan menyulitkan integrasi nasional.

  1. Etnosentrisme

Faktor terakhir penghambat integrasi nasional ialah etnosentrisme.  Etnosentrisme adalah sikap/pandangan yang berpangkal pada masyarakat serta kebudayaan sendiri, biasanya disertai dengan sikap dan juga pandangan yang meremehkan masyarakat dan kebudayaan lain.

Baca Juga :  √ Negara Yang Menganut Macam Ideologi Beserta Pengikutnya

  • Contoh Integrasi Nasional dalam Keluarga

  • Saling Membantu Sesama Anggota Keluarga
  • Saling Menghargai Pendapat Sesama Anggota Keluarga
  • Rajin Beribadah
  • Patuh Pada Orangtua

  • Contoh Integrasi Nasional dalam Sekolah

    • Seragam, Seragam sekolah adalah tanda persamaan semua anak yang bersekolah. tanpa membeda-bedakan kedudukan .
    • Piket, di sekolah semua anak serta guru memiliki hak dan kewajiban sama sesuai kedudukannya.
    • Menaati Peraturan, Peraturan diterapkan dengan disiplin dan tegas. Semua anggota sekolah harus menaati peraturan yang ada.
    • Menaati Guru
    • Upacara Bendera

  • Contoh Integrasi Nasional di Masyarakat

  • Pelaksanaan Gotong Royong
  • Saling Menghargai
  • Sikap Saling Berbagi
  • Tidak Sombong

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ Model Integrasi Yang Berlangsung Di Indonesia : Jenis, Faktor Pendorong Dan Penghambat dan Contohnya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga :