√ Manfaat Kebijakan : Pengertian, Ciri, Tujuan, Fungsi, Macam Dan Contohnya

Diposting pada

Kebijakan Publik Menurut Para Ahli

√ Manfaat Kebijakan : Pengertian, Ciri, Tujuan, Fungsi, Macam Dan Contohnya

Berikut beberapa Pengertian Kebijakan Publik Menurut Para Ahli

  1. Woll (1966)

mendefinisikan Kebijakan Publik ialah sejumlah suatu aktivitas pemerintah untuk memecahkan suatu permasalahan di masyarakat, baik secara langsung ataupun melalui berbagai suatu lembaga yang mempengaruhi sebuah kehidupan masyarakat.

  1. Menurut Henz Eulau dan Kenneth Previt (1973),

Kebijakan Publik ialah sebuah keputusan yang tetap, yang ditandai oleh kelakuan yang berkesinambungan dan juga berulang-ulang pada mereka yang membuat suatu kebijakan serta yang melaksanakannya

  1. Robert Eyestone

berpendapat bahwa Kebijakan Publik ialah hubungan suatu unit pemerintah dengan suatu lingkungannya. Pernyataan ini dapat diklasifikasikan sebagai democratic governance, yang didalamnya terdapat sebuah interaksi negara dengan rakyatnya dalam rangka untuk mengatasi persoalan publik.

  1. Menurut Carl Friedrich,

Kebijakan Publik merupakan suatu usulan arah tindakan atau sebuah kebijakan yang diajukan oleh seseorang, kelompok, ataupun suatu pemerintah guna untuk mengatasi hambatan atau untuk memanfaatkan sebuah kesempatan pada suatu lingkungan tertentu dalam rangka dalam mencapai suatu tujuan ataupun merealisasikan suatu sasaran.

  1. Menurut Arnold Rose,

Kebijakan Publik merupakan suatu rangkaian tindakan yang saling berhubungan.

  1. Menurut Bill Jenkins,

Kebijakan Publik merupakan suatu keputusan yang berdasarkan hubungan kegiatan yang dilakukan oleh aktor politik untuk menentukan tujuan dan juga memperoleh hasil yang berdasarkan suatu pertimbangan situasi tertentu.

  1. Menurut Amara Raksasataya,

Kebijakan Publik ialah suatu kebijakan sebagai sebuah taktik dan juga strategi yang diarahkan untuk mencapai suatu tujuan.

Ciri Ciri Kebijakan Publik

Berikut karakteristik atau ciri ciri kebijakan publik diantaranya yaitu:

  • Kebijakan Publik adalah suatu arahan dalam tindakan dari seseorang, kelompok atau
  • Kebijakan Publik dilakukan seorang aktor
  • Kebijakan Publik ialah sesuatu yang dikerjakan ataupun tidak dikerjakan pemerintah
  • Kebijakn Publik ialah sebuah bentuk konkret negara dengan rakyatnya
  • Kebijakan Publik adalah suatu rangkaian sebuah instruksi atau perintah, contohnya seperti Undang-Undang

Tujuan Kebijakan Publik

Terdapat beberapa tujuan perumusan atau pembuatan kebijakan publik diantaranya:

  • Untuk mewujudkan ketertiban didalam masyarakat
  • Untuk melindungi hak-hak yang dimiliki masyarakat
  • Untuk mewujudkan ketentraman serta kedamaian di masyarakat
  • Untuk mewujudkan kesejahteraan dalam masyarakat

Fungsi Kebijakan Publik

Seperti telah dijelaskan di atas, fungsi lebih mengkhususkan diri pada manfaat yang di dapat.  Sekilas mirip dengan tujuan.  beberapa poin  hampir sama persis.  Tetapi uraiannya akan berbeda.  Fungsi dari kebijakan publik, antara lain yaitu:

  1. Ketertiban

Kebijakan publik dibuat supaya terciptanya ketertiban.  Ketertiban ini dapat memperlancar pembangunan.  Pembangunan di berbagai bidang bisa dilaksanakan dengan baik.  Pihak-pihak yang ingin berinvestasi akan percaya pada kondisi Indonesia.  Semua bisa berjalan dengan adanya kebijakan publik.

  1. Menjamin Hak Asasi

Fungsi lain dari kebijakan publik ialah menjamin pelaksanaan hak asasi.  Supaya setiap orang bisa terpenuhi hak asasinya.  Tidak ada yang tertindas akibat orang lain melanggar hak asasinya.  Atau karena orang lain menuntut hak asasi dirinya tidak memikirkan kepentingan orang lain.

  1. Petunjuk Program Kegiatan

Setiap mencapai tujuan tentu pasti ada rencana untuk kegiatan.  Sebuah rencana akan mencapai tujuan dengan jangka panjang .

  1. Arahan Kepada Pelaksana

Kebijakan publik dibnetuk atau dikeluarkan sesuai dengan perkembangan yang terjadi.   contohnya, kebijakan menaikkan harga BBM, kebijakan pembangunan jalan tol Pantura, dan lain sebagainya.

  1. Menyelenggarakan Administrasi dan Urusan Tata Usaha

Fungsi Kebijakan publik selanjutnya ialah sebagai penyelenggara administrasi serta urusan tata usaha.  Setiap kebijakan akan dicatat, sehingga bisa jelas pelaksanaan, tujuan, dan juga hasilnya untuk kemudian dievaluasi.

Macam Macam Kebijakan Publik

Kebijakan publik dibagi menjadi dua macam, yaitu:

  • Kebijakan Publik Ditinjau Dari Pembuatnya

Dilihat dari segi pembuatnya, terdapat 2 kebijakan publik yaitu pusat dan juga daerah.

  • Kebijakan Pusat

Kebijakan ini dibentuk oleh pemerintah atau lembaga negara yang ada pusat untuk mengatur semua warga negara dan juga seluruh wilayah Indonesia.

  • Kebijakan Daerah

Kebijakan ini dibentuk oleh pemerintah atau sebuah lembaga Daerah untuk mengatur daerahnya masing-masing.

  • Kebijakan Publik Menurut Sifatnya

Berdasarkan  sifatnya, terdapat 3 macam kebijakan publik yakni:

  • Kebijakan Publik Bersifat Distributif

Kebijakan ini bersifat distributif maksudanya adalah kebijakan ini bersifat distributif dalam membagikan serta mengalokasikan sumber material yang telah diperoleh kepada masyarakat luas. Contohnya yaitu kebijakan pemerintah dalam memberi kartu sehat kepada masyarakat yang kurang mampu.

  • Kebijakan Publik Bersifat Ekstraktif

Kebijakan bersifat ekstraktif maksudnya dalam penyerapan sumber material dari masyarakat luas. Contohnya : kebijakan pada bea cukai tembakau.

  • Kebijakan Publik Bersifat Regulatif

Kebijakan berarti regulatif maksudnya adalah kebijakan berisi sejuamlah peraturan dan juga kewajiban yang harus dipatuhi oleh warga negara atau penyelenggara guna menciptakan ketertiban serta kelancaran. Contohnya kebijakan dalam menetapkan UMR.

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ Manfaat Kebijakan : Pengertian, Ciri, Tujuan, Fungsi, Macam Dan Contohnya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga :

Baca Juga :  √ Hubungan Bilateral Beserta Contohnya
Baca Juga :  √ Hambatan Dalam Penegakan Ham : Kondisi Geografis
Baca Juga :  √ Hakikat PKN : Pengertian, Tujuan dan Fungsinya
Baca Juga :  √ Pengertian Berdaulat : Sifat, Berdasarikan Keuar dan Dalam