√Komposisi Penduduk : Pengertian, Macam , Tingkat Pendidikan dan Cara Menentukannnya

Diposting pada

Komposisi penduduk

√Komposisi Penduduk : Pengertian, Macam , Tingkat Pendidikan dan Cara Menentukannnya

  1. Pengertian komposisi penduduk

Komposisi pendudk adalah penglompokan penduduk pada suatu wulayah dengan menggunakan dasar kriteria tertentu. Pada dasarnya semua data penduduk yang dapat dikuantitaskan bisa dibuat pengelompokannya. Data yang telah dikelompikkan itu dapat disajikan kebali dalam bentuk visual menggunakan diagram, peta atau table.

Dapa kependudukan yang ditampilkan dalam sebuah komposisi penduduk inisangat besar manfaatnya. Sebab siapa saja yang memerlukan data kependudukan dapat dengan mudah melihatnya. Komposisi penduduk dengan segala variabel pengelompokanya akan memberikan kemudahan bagi para penggunanya dalam melihat naik atau turnya suatu data demografi

  1. Menentukan komposisi penduduk

Komposisi penduduk yang akan kita buat tentu harus berdasarkan kriteria yang jelas, apabila tidak, data yang ditampilkan akan kehhilangan mkna. Berdasarkan kriteria yang dapat digunakan untuk menentukan komposisi penduduk itu paling tidak ada tiga macam diantaranya yaitu

  • Komposisi biologis

Komposisi penduduk biologi ialah pengelompokan penduduk yang berdasrkan jenis kelamin dan juga usia. Berdasarkan jenis kelamin berarti melihat penduduk dari jumlah penduduk laki-laki dan juga perempuan. Sedangkan berdasarkan usia, berarti mengelompikkan penduduk berdasarkan rentang usia tertentu, misalkan per dua tahun, perlima tahun dan juga seterusnya.

  • Komposisi penduduk geografis

Komposisi penduduk geografis artinya susunan penduduk berdasarkan area termpat tingggalnya. Perbedaan area tempat tinggal ini biasanya dilihat dari garis batas teritoralnya. Seprti garis batas desa, kocamatan, kabupaten. Kota, provinsi atau antarnegara.

  • Komposisi penduduk menurut social

Komposisi penduduk dari sisi social mempunyai karakter yang cukup luas, diantaranya ialahh dilihat dari tingkat pendidikan, strarta ekonomi, agama, status perkawinan, dan masih banyak lagi.

  • Tingkat pendidikan

Dilihat dari tingkat pendidikan, kita akan dapat membuat pengelompokan penduduk berdasarkan jenjang pendidikan yang dialami oleh setiap penduduk di srea tertentu, shingga nanti akan terbentuk pengelompokan penduduk yang teridi dari

  • tidak sekolah sama sekali
  • hanya tamad SD
  • tidak tamat SD
  • tidak tamat SMP
  • lulusan SMP
  • tidak taman SMA
  • lulusan SMA
  • lulusan perguruan tinggi berdasarkan strarta tertentu

  • strarta ekonomi

berdasaran strata ekonomi, kita bisa membua pengelompokan berdasarkan dua karakteristik, diantaranya yaitu

  • jenis mata pencahariah

jenis mata pencaharian penduduk yang beraneka ragam bisa kita buat pengelompokan nya, sehinga kita bisa mengetahui aktivitas kehidpa penduduk secara keseluruhan. Perngaruh dari mata pencaharian yang mereka miliki ilah tingkat kemakmmurannya, semakin bagus jenis mata pencaharian, semakin besar pula kemungkinan tingkat kemakmuran yang bisa mereka raih.

  • Tingakat pendapatan

Tingkat pendapatan yang diraih ialah cerminan dari jjenis mata pencaharian penduduk. Jumlah pendapatan penduduk ini menjadi salah satu indikasi tinngkat besaran tertentu sesuai denngan kebutuahan.

  • Status perkawinan

Penduduk dapaat dibuat pengelompokannya berdasarkan status perkawinan, yaitu apakan sudah kawin atau kah belum kawin. Dari angka perkawinan itu bisa diprediksi jumlah kelahiran pada waktu-waktu tertentu. Dengan kata lain, semakin tinggi angka kelahiran maka akan semakin besaar peluang daerah tersebut mempunyai jumlah penduduk yang besar.

Fasilitas social yang sangat mendesak guna kebutuhan penduduk diantaranya ialah bagun sekolah, sarana transporasi dan juga area permukiman. Apabila ketiga fasilitas social tersebut kurang memadai atau bahkan tidak dapat menampung populasi yang ada, maka akibatnya sangat fatal, misalkan akan bertambahnya angka usia putus sekolah, area permukiman dan juga sarana transportasi. Apabila ketiga fasilias social tersebut kurang memadai atau bahkan tidak dapa menampung populasi yang ada, maka akibatnya fatal, misalkan akan bertambahnya angka usia putus sekolah, terciptanya pemukimam kumuh apabila di kota kurang tersedia fasilitas perukiman yang terjangkau oleh kalangan ekonomi bawah dan sebagainya.

  • Agama

Penduduk yang pluralistic seperti di Indonesia, tentu akan memiliki ciri pemeluk agama yang beranekaragam. Dengan melihat jenis agama yang dieluk dan jumlah angka pemeluknya, maka pengelompokan penduduk akan memberikan kejelasan agama apa yang paling banyak dianut.

 

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √Komposisi Penduduk : Pengertian, Macam , Tingkat Pendidikan dan Cara Menentukannnya, semoga artikel ini dapat menambah wawasan anda semuanya.

baca juga;

Baca Juga :  √Flora : Pengertian , Tahap Penyebaran, Faktor dan Persebarannya
Baca Juga :  √Fauna : Klasifikasi, Perbedaan dan Persebarannya
Baca Juga :  √Jenis Komunikasi Menurut Para Ahli
Baca Juga :  √Hutan Mangrove : Pengertian , Ciri , Bentuk Dan Fungsinya