√ Asal Usul Kota Balikpapan

Diposting pada

Asal Usul Kota Balikpapan

Pada Zaman Dahulu kala, di Tanah Pasir, Kalimantan Timur, ada sebuah kerajaan besar yang dipimpin oleh Raja Aji Muhammad yang terkenal adil dan juga bijaksana. Berkat kepemimpinan Sang Raja, negeri tersebut selalu aman, makmur, dan sentosa. Penduduknya hidup dari hasil laut dan pertanian yang melimpah ruah. Negeri itu mempunyai wilayah yang cukup luas, salah satunya ialah sebuah teluk dengan pemandangan yang sangat indah.

√ Asal Usul Kota Balikpapan

Raja Aji Muhammad mempunyai seorang putri bernama Aji Tatin dia adalah calon tunggal pewaris tahta kerajaan. Itulah sebabnya, semua kasih sayang ayah dan ibunya diberikan kepada Aji Tatin. Puluhan dayang-dayang istana senantiasa mendampingi Aji Tatin untuk menjaga, merawat, melindunginya serta memastikan semua keperluan Aji Tatin terpenuhi.

Setelah dia dewasa, Putri Aji Tatin dinikahkan dengan seorang putra bangsawan dari Kutai. Sebagai putri tunggal, pesta pernikahan Aji Tatin dilangsungkan dengan meriah. Puluhan sapi dan kerbau disembelih untuk dihindangkan kepada para tamu undangan dari berbagai penjuru negeri yang jauh. Tak hanya para pembesar dari kerajaan tetangga, Namun juga seluruh rakyat negeri itu turut berpesta. Hari itu adalah hari indah dan bahagia bagi kedua mempelai.

Saat pesta sedang berlangsung, Raja Aji Muhammad bangun dari singgasananya untuk memberikan hadiah kepada putri tercintanya.

Putriku, Aji Tatin, di hari yang penuh bahagia ini Ayah memberikan wilayah teluk yang indah dan mempesona tersebut sebagai hadiah pernikahan kamu, kata sang Raja di hadapan putri dan disaksikan oleh seluruh undangan, Sekarang, teluk itu sudah menjadi wilayah kekuasaanmu. Kamu juga boleh memungut upeti dari rakyatmu.”

Terima kasih Ayahanda  Semoga Ananda dapat menjaga amanat ini, ucap Putri Aji Tatin dengan rasa bahagia.

Sejak saat itulah, Putri Aji Tatin menjadi raja di teluk itu. Untuk memungut upeti dari rakyat, dia dibantu oleh suaminya serta seorang abdi setia bernama Panglima Sendong. Saar itu, upeti yang dipungut dari rakyatnya berupa hasil bumi, terutama kayu yang telah berbentuk papan. Papan tersebut akan dipakai untuk membangun istana.

Suatu hari, orang-orang kepercayaan Putri Aji Tatin yang dipimpin oleh Panglima Sendong lagi memungut upeti dari rakyat. Upeti itu berupa papan tersebut diangkut lewat laut dengan memakai perahu. Tetapi, saar mereka telah hampir sampai di teluk, mendadak angin bertiup sangat kencang. Selang beberapa saat kemudian, gelombang laut yang sangat dahsyat menerjang perahu yang mereka tumpangi. Semua penumpang perahu menjadi panik.

Ayo, cepat dayung perahunya ke arah teluk!  teriak Panglima Sendong.

Mendengar seruan tersebut, para pendayung pun langsung mengayuh perahu mereka dengan cepat. tetapi, semuanya sudah terlambat. Sebelum perahu itu mencapai teluk, gelombang laut yang semakin besar menabrak bagian depan perahu. Air laut langsung masuk dan memenuhi seluruh bagian perahu. Tak lama, perahu yang dipenuhi papan kayu tersebut pun terbalik.

Perahu yang sudah hampir tenggelam tersebut kemudian terbawa gelombang laut dan akhirnya terhempas ke sebuah karang di sekitar teluk sampai pecah berantakan. Galah para pendayung juga patah. Papan kayu yang memenuhi perahu tersebut sebagian hanyut ke laut dan sebagian yang lain terdampar di tepi teluk. Sementara itu, tidak seorangpun dari penumpang perahu itu selamat, termasuk Panglima Sendong.

Putri Aji Tatin dan suaminya sangat bersedih atas musibah yang menimpa panglima serta orang-orang kepercayaannya. Untuk mengenang peristiwa itu, maka wilayah teluk tempat perahu itu terbalik dinamakan Balikpapan, yakni dari kata balik dan papan. Sementara itu, karang tempat terhempasnya perahu tersebut semakin lama semakin besar samopai menjadi sebuah pulau. Sampai sekarang, pulau itu disebut Pulau Tukung yang berasal dari kata tokong, yakni tokong para awak perahu yang patah akibat terhempas di karang.

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ Asal Usul Kota Balikpapan, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga :

Baca Juga :  √ Asal Usul Ikan Patin
Baca Juga :  √ Asal Usul Desa Trunyan Secara Lengkap
Baca Juga :  √ Asal Usul Candi Prambanan
Baca Juga :  √ Asal Usul Bengkulu Secara Lengkap