√Ancaman Non Militer : Pengertian dan Contohnya

Diposting pada

A.Pengertian

Ancaman non militer merupakan ancaman yang tidak menggunakan kekuatan senjata, namun jika dibiarkan akan mengancam atau membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah serta keselamatan segenap bangsa. Jika ancaman dari militer maka yang menghadapi adalah lembaga pemerintahan pertahanan, Tetapi apabila ancaman yang muncul ini adalah ancaman non  militer maka yang harus menghadapinya adalah lembaga pemerintahan bidang di luar pertahanan sesuai pada bidang yang sedang terancam. Karena jika tidak ditangani dengan tepat maka dapat mengancam kedaulatan bangsa Indonesia.

√Ancaman Non Militer : Pengertian dan Contohnya

  1. Contoh-contoh Ancaman Non Militer

 

  1. Pengangguran

Seperti yang kita tahu pengangguran merupakan salah satu masalah yang ada di Indonesia dan setiap tahun tingkat pengangguran di Indonesia ini semakin tinggi. Jika tingkat pengagguran di Indonesia semakin tinggi maka itu sama saja juga seperti meningkatkan tingkat kemisikanan. Pengangguran yang angkanya tidak besar tersebut menjadi salah satu ancaman yang terjadi pada bidang ekonomi dari dalam negeri. Menjadi salah satu ancaman ekonomi karena dampaknya bagi negara pun juga besar, karena tingkat pengangguran yang tinggi dapat menghambat kemajuan bangsa dan negara.

Penyebab pengangguran :

– Kurangnya taraf pendidikan di Indonesia khusunya di daerah pedalaman.

– Kurangnya lapangan pekerjaan di Indonesia.

– Meningkatnya tekonologi sehingga pekerjaan manusia mulai tergantikan oleh mesin sampai menimbulkan banyaknya pengangguran.

– Kompetensi pekerja yang tidak sesuai dengan kebutuhan misalnya dia lulusan teknik mesin tetapi bekerja menjadi satpam.

– Ketimpangan pendapatan atau kecilkan UMP.

Cara mengatasi pengangguran :

– Mengembangkan dan mendukung usaha wiraswasta.

– Memajukan Kualitas pendidikan.

– Meningkatkan pelathian kerja dan pelatihan keterampilan pada industri modern.

– Mendorong terbukanya usaha yang informal.

– Penciptaan lapangan kerja sebanyak banyaknya.

– Membuki kesempatan  untuk bekerja ke luar negeri.

  1. Infrastruktur yang tidak memadai

Ancaman dari dalam negeri yang kedua ialah infrastruktur di indonesia yang tidak memadai. Hal ini dapat mempengaruhi juga tingkat ekonomi Indonesia dan bahkan dapat menjadi ancaman yang bisa mempengaruhi stabilitas ekonomi. Hal ini disebabkan karena berbagai macam faktor contohnya pembangunan yang tidak merata sehingga dapat mempengaruhi aspek ekonomi dan juga bidang lainnya di sebuahd daerah.

Cara mengatasi infrastruktur yang tidak memadai :

– Pemerataan pembangunan infrastruktur sampai ke daerah pedalaman.

– Pendanaan infrastruktur yang besar.

– Perencanaan infrastruktur yang sesuai dengan daerah setempat.

  1. Sistem ekonomi yang tidak jelas

Ancaman pada dimensi ekonomi yang ketiga ini ialah ancaman yang berasal dari dalam yakni sistem ekonomi sebuah negara atau daerah yang tidak jelas bagaimana strukturnya. Padahal seharusnya sistem ekonomi sebuah negara adalah sistem ekonomi yang dipakai oleh sebuah negara untuk memanfaatkan sumber daya yang dimilikinya untuk individu di negara tersebut sampai mencapai kesejahteraan.

Cara mengatasi ystem ekonomi yang kurang jelas :

– Mengatur faktor produksi barang.

– Harus membuat perencanaan pasar atau market ekonomi.

– Mengatur system ekonomi yang terencana atau planned ekonomi.

– Mencipatakan situasi usaha yang amat kondusif.

– Melihat kesempatan ekonomi yang ada di Indonesia.

  1. Inflasi

Yang keempat ialah ancaman di bidang ekonomi yakni inflasi. Inflasi adalah kenaikan harga secara umum dan berlangsung terus menerus sampai mengakibatkan ada yang berubah pada mekanisme pasar. Inflasi pada sebuah negara ini diberlakukan karena beberapa faktor contohnya  berlebih likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau spekulasi, konsumsi masyarakat berlebihan, yang juga berakibat pada tidak lancarnya produksi serta juga distribusi barang. Oleh karena itu inflasi ini dapat menjadi ancaman dari dalam karena bisa menyebabkan terhambatnya ekonomi pada sebuah Negara

Cara mengatasi :

– Penurunan nilai mata uang negara.

– Negara Melakukan devaluasi

– Memperlakukan penekanan pada tingkat upah dibidang pekerjan

– Melakukan beberapa kebijakan seperti contohnya kebijakan moneter, kebijakan fiskal, dan kebijakan non moneter.

– Pemerintah yang mencoba melakukan pengawas warga Negara.

– Melakukan distribusi langsung oleh pemerintah atau pihak yang berkuasa.

– Pengusaha meningkatkan tingkat produksi barangnya.

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √Ancaman Non Militer : Pengertian dan Contohnya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga ;

Baca Juga :  √Pengertian Kabinet Pemerintah Dan Parlementer: Pengertian, Ciri, Kelebihan Dan Kelemahan

Baca Juga :  √Masa Kemerdekaan: Masa, Perumusan Proklamasi, Dan Penataan Kehidupan Ekonomi
Baca Juga :  √Contoh Integritas: Pengertian, Fungsi, Tujuan, Manfaat, dan Ciri
Baca Juga :  √Ciri Kebijakan Publik: Pengertian, Jenis, Ciri, Tujuan, Proses pembuatan, dan Contohnya