Contoh Aktivitas Sosial

Diposting pada

Pengertian Aktivitas Sosial

Pengertian sosial  adalah hal-hal yang berkenaan dengan masyarakat ataupun sifat-sifat kemasyarakatan yang memperhatikan kepentingan umum. Selanjutnya pengertian sosial menurut beberapa ahli:

Contoh Aktivitas Sosial

  • Keith Jacobs

Menurut Keith Jacobs sosial ialah sesuatu yang dibangun dan terjadi dalam sebuah komunitas.


  • Philip Wexler

Pengertian sosial menurut Philip Wexler menyatakan sosial adalah sifat dasar dari setiap individu manusia.


  • Enda M.C.

Sosial menurut Enda M. C. ialah suatu cara tentang bagaimana para individu saling berhubungan satu dengan lainnya.


  • Lena Dominelli

Sosial merupakan bagian yang tidak utuh dari sebuah hubungan manusia sehingga membutuhkan sebuah pemakluman atas hal-hal yang bersifat rapuh didalamnya.


  • Paul Ernest

Sedangkan Paul Ernest berpendapat bahwa sosial adalah sejumlah manusia secara individu yang terlibat dalam berbagai kegiatan bersama.


  • Engine Fahri I.

Menurut Engine Fahri arti sosial yakni sebuah inti dari bagaimana para individu berhubungan walaupun masih tetap ada perdebatan tentang pola berhubungan bagi para individu tersebut.


  • Peter Herman

Peter Herman berpendapat bahwa sosial ialah sesuatu yang dipahami sebagai sebuah perbedaan namun tetap merupakan sebagai satu kesatuan.

Jadi aktivitas sosial adalah aktivitas yang dilakukan dalam masyarakat atau kelompok.


Unsur-Unsur Sosial

Berikut ini beberapa ciri dan unsur sosial yang menjadi karakteristik sosial itu.

  1. Kelompok sosial
  2. Kebudayaan
  3. Lembaga sosial
  4. Stratifikasi sosial
  5. Kekuasaan dan kewenangan

Manfaat Aktivitas Sosial

  1. Menciptakan komunitas yang sehat ketika satu orang melakukan perbuatan baik, maka tindakan tersebut akan berdampak baik juga untuk orang lain bahkan hal itu bisa menjadi contoh dan ditiru oleh yang lain. Satu studi menemukan, bahwa orang lebih mungkin untuk melakukan kebaikan dengan melihat contoh dari orang lain
  2. Meningkatkan rasa kepercayaan diri. Sebuah studi ilmiah di bidang sosiologi, yang mengatakan bahwa remaja yang terlibat aktif dalam kegiatan sosial memiliki nilai sekolah yang lebih baik juga memiliki citra positif tentang dirinya lebih dari rekan mereka yang tidak sama sekali terlibat dalam kegiatan sosial
  3. Menambah relasi
  4. Menambah pengalaman
  5. Menumbuhkan jiwa sosial
  6. Membuka pintu rejeki
  7. Menumbuhkan kreativitas

Baca Juga :  Apa itu Galaksi

Contoh Aktivitas Sosial

  1. Kerja bakti membersihkan selokan dan jalan
  2. Menyapa tetangga ketika berpapasan di jalan dengan nada yang ramah dan senyuman
  3. Ronda malam untuk bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan sekitar
  4. Melakukan penyuluhan bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang narkoba bekerja sama dengan dinas kesehatan atau BNN
  5. Berpartisipasi dalam menyambut peringatan hari kemerdekaan sekaligus mengikuti lomba 17an antar warga
  6. Melayat ketika ada tetangga yang meninggal sebagai bentuk simpati
  7. Menjenguk tetangga, kerabat, teman dan saudara yang sakit atau memberi bantuan materi jika ada orang yang datang dari keluarga yang kekurangan
  8. Memberi bingkisan sebagai tanda selamat bagi tetangga yang baru saja melahirkan atau menikah
  9. Membagikan buah tangan atau oleh-oleh seperti makanan atau bingkisan lainnya untuk tetangga
  10. Galang dana untuk membantu korban musibah bencana alam atau yang sangat membutuhkan. Dan masih banyak lagi contoh aktivitas sosial.

Syarat-syarat Interaksi Sosial

Suatu interaksi sosial tidak akan mungkin terjadi apabila tidak memenuhi dua syarat, yaitu adanya kontak sosial (social contact) dan komunikasi (communication). Berikut penjelasan dari kedua syarat tersebut.


  • Kontak Sosial

Istilah kontak berasal dari kata Latin, yaitu cum atau con yang berarti “bersama-sama” dan tangere yang berarti “menyentuh”. Secara harfiah, kontak berarti bersama-sama menyentuh, tetapi dalam pengertian sosiologis kontak tidak selalu berarti sentuhan fisik. Menurut Abdulsyani (1994:154), kontak sosial adalah hubungan antara satu orang atau lebih, melalui percakapan dengan saling mengerti tentang maksud dan tujuan masing-masing dalam kehidupan masyarakat.

Dalam kontak sosial dapat terjadi secara langsung dan tidak langsung. Kontak sosial secara langsung adalah kontak sosial yang melalui suatu pertemuan dengan bertatap muka dan berdialog antara kedua belah pihak, sedangkan kontak sosial secara tidak langsung adalah kontak sosial yang menggunakan alat sebagai perantaranya, contohnya telepon, radio, surat, dan lain-lain.


  • Komunikasi

Komunikasi adalah suatu proses saling memberikan tafsiran kepada atau dari perilaku pihak lain. Melalui tafsiran pada perilaku pihak lain, seseorang mewujudkan perilaku sebagai reaksi terhadap maksud atau peran yang ingin dismpaikan oleh pihak lain itu.

Menurut Soekanto (2012:60), komunikasi adalah bahwa seseorang memberikan tafsiran pada perikelakuan orang lain (yang berwujud pembicaraan, gerak-gerik badaniah atau sikap) perasaan-perasaan apa yang ingin disampaikan oleh orang tersebut. Orang yang bersangkutan kemudian memberikan reaksi terhadap perasaan yang ingin disampaikan oleh orang lain tersebut.

Baca Juga :  Contoh Kalimat Impretatif

Untuk mewujudkan suatu interaksi sosial, suatu kontak dapat terjadi tanpa komunikasi. Contohnya, jika orang Indonesia bertemu dengan orang Jepang, mereka saling berjabat tangan. Lalu orang Jepang tersebut berbicara bahasa Jepang dengan orang Indonesia tersebut, padahal orang Indonesia itu tidak paham bahasa Jepang. Maka, dalam hal tersebut kontak sosial telah terjadi, akan tetapi komunikasi tidak terjadi, karena kedua orang tersebut tidak mengerti maksud perasaan masing-masing. Jadi, interaksi sosial tidak terjadi.


Bentuk-bentuk Interaksi Sosial

Proses-proses interaksi yang pokok menurut Soekanto (2012) dibagi menjadi dua yaitu, proses yang asosiatif dan disosiatif sebagai berikut.


Proses-proses yang Asosiatif

  • Kerjasama (cooperation)

Kerjasama adalah suatu bentuk proses sosial di mana di dalamnya terdapat aktivitas tertentu yang ditijukan untuk mencapai tujuan bersama dengan saling membantu dan saling memahami terhadap aktivitas masing-masing. Bentuk dan pola-pola kerjasama dapat dijumpai pada semua kelompok manusia. Kerja sama timbul karena orientasi orang-perorangan terhadap kelompoknya (yaitu in-group-nya) dan kelompok lainnya (yang merupakan out-group-nya).

Pentingnya kerja sama dikemukakan oleh Charles H. Cooley dalam Soekanto (2012:66) bahwa “kerjasama timbul apabila orang menyadari bahwa mereka mempunyai kepentingan-kepentingan yang sama dan pada saat yang bersamaan mempunyai cukup pengetahuan dan pengendalian terhadap diri sendiri untuk memnuhi kepentingan-kepentingan tersebut; kesadaran akan adanya kepentingan-kepentingan yang sama dan adanya organisasi merupakan fakta-fakta yang penting dalam kerja sama yang berguna.


  • Akomodasi atau penyesuaian diri (accomodation)

Akomodasi adalah suatu keadaan hubungan antara kedua belah pihak yang menunjukkan keseimbangan yang berhubungan dengan nilai dan norma-norma sosial yang berlaku dalam masyarakat. Menurut Soekanto (2012:69) tujuan akomodasi dapat berbeda-beda sesuai dengan situasi yang dihadapinya sebagai berikut.


Proses-proses yang Disosiatif

  • Persaingan (competition)

Persaingan menurut Soekanto (2012:83) dapat diartikan sebagai suatu proses sosial, di mana individu atau kelompok-kelompok manusia yang bersaing mencari keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan yang pada suatu masa tertentu menjadi pusat perhatian umum (baik perseorangan maupun kelompok manusia) dengan cara menarik perhatian publik atau dengan mempertajam prasangka yang telah ada tanpa mempergunakan ancaman atau kekerasan.

  • Kontravensi (Contravention)

Kontravensi adalah suatu bentuk proses sosial yang berada antara persaingan dan pertikaian. Kontravensi terutama ditandai oleh gejala-gejala adanya ketidakpastian mengenai diri seseorang atau suatu rencana dan perasaan tidak suka yang disembunyikan, kebencian, atau keragu-raguan terhadap kepribadian seseorang.

  • Pertentangan atau pertikaian (conflict)

Pertikain adalah bentuk persaingan yang berkembnag ke arah negatif, artinya karena di satu pihak bermaksud untuk mencelakakan atau palig tidak berusaha untuk menyingkirkan pihak lainnya.

Baca Juga :  Apa itu Intervensi

Contoh Kegiatan Sosial

BAKTI SOSIAL DI DESA TANGGUNGHARJO

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun RI yang ke – 61, semua sekolah mengikuti karnaval yang diadakan setahun sekali oleh Pemkot Purwodadi. Namun, SMA Muhammadiyah Purwodadi lebih memilih untuk tidak mengikuti acara tersebut.

SMA Muhammadiyah purwodadi lebih bisa memanfaatkan moment bersejarah ini dengan mengadakan acara bakti sosial di desa – desa yang mayoritas penduduknya termasuk kategori menengah ke bawah. Kegiatan yang positif dan lebih bermanfaat ini dilaksanakan dengan membagikan atau memberikan paket SEMBAKO bagi masyarakat yang membutuhkan.

Untuk bakti sosial tahun ini SMA Muhammadiyah Purwodadi memilih desa Tanggungharjo. Desa ini terletak di sebelah Timur Grobogan yang jaraknya + 10 km dari SMA Muhammadiyah Purwodadi. Kita semua berharap semoga dengan adanya acara ini akan tumbuh rasa saling menyayangi dan mempererat tali silaturahmi antar sesama.

Jika dipikir – pikir, kegiatan ini lebih bermanfaat dan lebih praktis daripada mengikuti karnaval yang belum tentu mendapatkan kemenangan. Selain mendapat pandangan yang baik dari warga, kita juga akan mendapatkan pahala seperti pepatah “sambil menyelam minum air”.

Untuk melaksanakan kegiatan ini para siswa dipungut biaya Rp 10.000,00. Semua uang yang telah terkumpul digunakan untuk membeli sembako yang akan dibagikan dalam bakti sosial tersebut. Banyaknya paket yang dibagikan adalah sebanyak 400 paket sembako.

Setiap paket sembako berisi :

1. 1 kg gula pasir
2. 1 kg minyak goreng
3. 5 bungkus mie instan

Bakti sosial ini juga diikuti oleh para siswa, guru dan karyawan. Tak ketinggalan pula untuk memeriahkan acara tersebut, artis – artis SMA Muhammadiyah Purwodadi (band SMA) juga diundang untuk berpartisipasi. Mereka menghibur warga dengan suara emas yang mereka miliki. Antusias warga sendiri juga sangat bagus, mereka sangat berterimakasih sekali kepada SMA Muhammadiyah Purwodadi yang telah memberikan sembako kepada mereka.


demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai Contoh Aktivitas Sosial : Pengertian, Unsur, Manfaat, Contoh, Syarat, Bentuk, Beserta Kegiatannya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semua.