√Sejarah Kerajaan Hindu Budha Di Indonesia (LENGKAP)

Diposting pada

Sejarah Kerajaan Hindu Budha Di Indonesia 

  • Kerajaan Kutai

Merupakan kerajaan Hindu tertua di Indonesia. Kerajaan Kutai didirikan sekitar abad 5 M atau ± 400 M. Kerajaan ini terletak didaerah Muara Kaman, Kalimantan Timur  tepatnya di hulu sungai Mahakam. Nama Kutai diambil darinama lokasi ditemukannya prasasti tersebut .

Keberadaan kerajaan tersebut diketahui berdasarkan sumber berita yang ditemukan peninggalan yaitu berupa prasasti yang berbentuk yupa / tiang batu berjumlah 7 buah. Prasasti Yupa memakai huruf Pallawa dan bahasa sansekerta .

14 Peninggalan Kerjaan Kutai

  1. Prasasti Yupa
  2. Ketopong Sultan
  3. Kalung Ciwa
  4. Kalung Uncal
  5. Kura-Kura Emas
  6. Pedang Sultan Kutai
  7. Tali Juwita
  8. Keris Bukit
  9. Kelambu Kuning
  10. Singgasana Sultan
  11. Meriam Kerajaan kutai
  12. Tombak Kerajaan Majapahit
  13. Keramik Kuno Tiongkok
  14. Gamelan Gajah Prawoto
  • Kerajaan Tarumanegara

Kerajaan Tarumanegara merupakan sebuah kerajaan yang pernah berkuasa di wilayah barat pulau Jawa pada abad ke-4 hingga abad ke-7 M. Taruma adalah salah satu kerajaan tertua di Nusantara yang meninggalkan catatan sejarah.

Peninggalan Kerjaan Tarumanegara Berupa prasasti Yaitu:

1.Prasasti Kebon Kopi ditemukan di perkebunan kopi milik Jonathan Rig, Ciampea, Kabupaten Bogor

  1. Prasasti Tugu ditemukan di Kampung Batutumbu, Desa Tugu, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, sekarang ada di museum di Jakarta.
  2. Prasasti Cidanghiyang ditemukan di aliran Sungai Cidanghiyang yang mengalir di Desa Lebak, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Banten, isinya pujian kepada Raja Purnawarman.
  3. Prasasti Ciaruteun ditemukan di Ciampea, Bogor
  4. Prasasti Muara Cianten ditemukan di Ciampea, Bogor
  5. Prasasti Jambu ditemukan di Nanggung, Bogor
  6. Prasasti Pasir Awi, Citeureup, Kabupaten Bogor
  •  Kerajaan Majapahit

Kerajaan Majapahit merupakan sebuah kerajaan yang terletak di Jawa Timur,  berdiri dari sekitar tahun 1293 hingga 1500 M. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya menjadi kemaharajaan raya yang menguasai wilayah yang luas di Nusantara pada masa kekuasaan raja Hayam Wuruk, yang berkuasa dari tahun 1350 hingga 1389.

Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan Hindu-Buddha terakhir yang menguasai Nusantara dan dianggap sebagai salah satu dari kerajaan terbesar dalam sejarah .

Peninggalan Kerjaan Majapahit

  1. Candi Sukuh
  2. Candi Cetho
  3. Candi Pari
  4. Candi Tikus
  5. Candi Surawana

 

  • kerajaan kuno

 

  1. ataram Kuno merupakan sebutan untuk 2 dinasti, yakni Dinasti Sanjaya dan Dinasti Syailendra, yang berkuasa didaerah Jawa Tengah bagian selatan. Dinasti Sanjaya bercorak Hindu didirikan oleh Sanjaya pada tahun 732M. Beberapa Tahun kemudian, Dinasti Syailendra bercorak Buddha Mahayana didirikan oleh Bhanu pada tahun 752M. Ke2 dinasti ini berkuasa berdampingan secara damai. Nama Mataram sendiri pertama kali disebut pada prasasti yang ditulis di jaman raja Balitung.

Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno

  1. Prasasti Canggal ditulis degan huruf Pallawa dan bahasa Sanskerta. Isi pokok Prasasti Canggal ialah pendirian sebuah lingga di Bukit Stirangga buat keselamatan rakyatnya.
  2. Prasasti Balitung dibuat pada tahun 907 M,
  3. Prasasti Mantyasih
  4. Prasasti Kelurak
  5. Kerajaan Singasari

Kerajaan Singasari Merupakan sebuah Kerajaan di daerah Jawa Timur yang didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222M. Lokasi kerajaan ini sekarang terletak di daerah Singasari, Malang. Kerajaan Singasari hanya bertahan sampai 70 tahun sebelum mengalami keruntuhan

Peninggalan Kerajaan Singasari

  1. Candi Singosari
  2. Prasastri Singosari

 

 

  • Kerajaan Sriwijaya

Kerajaan Sriwijaya adalah salah satu kerajaan yang pernah berdiri di pulau Sumatera dan banyak memberi pengaruh di Nusantara dengan daerah kekuasaan berdasarkan pada peta membentang dari Kamboja, Thailand Selatan, Semenanjung Malaya, Sumatera, Jawa Barat dan sampai Jawa Tengah. Kerajaan Sriwijaya diambil dari 2 suku kata yakni Sri berarti gemilang atau bercahaya dan wijaya berarti kemenangan. Jika digabungkan 2suku tersebut  Sriwijaya arti adalah kemenangan yang bergemilang.

Bukti awal mengenai keberadaan kerajaan ini berasal dari abad ke-7 seorang pendeta Cina dari Dinasti Tang, I Tsing, menulis bahwa ia mengunjungi Sriwijaya tahun 671 dan tinggal selama 6 bulan.Kemudian prasasti yang paling tua tentang Sriwijaya juga berada pada abad ke-7, yaitu prasasti Kedukan Bukit di Palembang.

Kemunduran  Sriwijaya Dipengaruhi adanya daerah bawahnya mulai menyusut dikarenakan beberapa peperangan di antaranya tahun 1025 serangan Rajendra Chola I dari Koromandel, kemudian tahun 1183 kekuasaan Sriwijaya di bawah kendali kerajaan Dharmasraya

Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

  1. Prasasti Kota Kapur
  2. Prasasti Ligor
  3. Prasasti Telaga Batu
  4. Prasasti Hujung Langit
  5. Prasasti Palas Pasemah
  6. Prasasti Kedukan Bukit
  7. Prasasti Talang Tuwo

 

  • Kerajaan Kediri

Kerajaan Kediri merupakan kerajaan Yang Didirikan di Jawa Timur pada tahun 1042 sampai 1222 yang ber ibukota di Kota Daha yang sekarang merupakan Kota Kediri. Kota Daha sendiri sudah ada sebelum Kerajaan Kediri didirikan dan Daha adalah singkatan dari Dahanapura yang memiliki arti kora api. Hal tersebut bisa dilihat dari sebuah prasasti Pamwatan dari Airlangga pada tahun 1042. Pada akhir tahun 1042. Airlangga secara terpaksa harus membagi wilayah kerajaan dikarenakan perebutan tahta dari dua orang putranya yakni Sri Samarawijaya yang mendapat Kerajaan Barat Panjalu di Kota Baru Daha dan Mapanji Garasakan mendapatkan Kerajaan Timur yakni Janggala di Kota Lama, Kahuripan.

Peninggalan Kerajaan Kediri

  1. Candi Tondowongso
  2. Candi Panataran
  3. Candi Gurah
  4. Candi Mirigambar
  5. Candi Tuban
  6. Prasasti Kamulan
  7. Prasasti Galunggung

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.di mengenai Sejarah Kerajaan Hindu Budha Di Indonesia (LENGKAP), semoga artikel ini dapa menambah wawasan anda semuanya.

baca juga ;

Baca Juga :  √Fungsi Jaringan Parenkim Pada Tumbuhan (LENGKAP)
Baca Juga :  √Karbonasi : Pengertian, Manfaat, Tujuan dan Contohnya
Baca Juga :  √Kartun : Pengertian ,Sejarah dan Jenisnya
Baca Juga :  √Harga : Pengertian , Fungsi , Metode , Tujuan , dan Faktor Penentuannya