√Pengertian Materi Pembelajaran : Pengertian, Jenis, Prinsip dan Aspeknya

Diposting pada

Pengertian Materi Pembelajaran

Materi Pembelajaran adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dikuasai peserta didik dalam rangka memenuhi standar kompetensi yang telah ditetapkan. Materi pembelajaran menempati posisi yang sangat penting dari keseluruhan kurikulum, yang harus dipersiapkan supaya pelaksanaan pembelajaran bisa mencapai sasaran. Sasaran tersebut harus sesuai dengan kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar yang harus dicapai oleh siswa. Ini mengisyaratkan bahwa, materi yang ditentukan untuk kegiatan pembelajaran harusnya materi yang benar-benar menunjang tercapainya Kompetensi Inti dan kompetensi dasar, dan tercapainya indikator kompetensi yang diharapkan.

√Pengertian Materi Pembelajaran : Pengertian, Jenis, Prinsip dan Aspeknya

Jenis-jenis Materi Pembelajaran

  1. Fakta

Fakta adalah semua hal yang berwujud kenyataan dan kebenaran, yaitu nama-nama objek, peristiwa, lambang, nama tempat, nama orang dan lain sebagainya.

2. Konsep

 Konsep adalah semua yang berwujud pengertian-pengertian baru yang bisa timbul sebagai hasil pemikiran, yaitu definisi, pengertian, cirri khusus, hakikat, inti/isi dan sebagainya. Contoh: Hutan hujan tropis di Indonesia sebagai sumber oksigen dunia, Usaha-usaha pelestarian keanekargaman hayati Indonesia secara in-situ dan ex-situ, lain-lain

  1. Prinsip

Prinsip adalah berupa hal-hal pokok dan mempunyai posisi terpenting yaitu dalil, rumus, paradigm, teori serta hubungan antar konsep yang menggambarkan implikasi sebab akibat.

  1. Prosedur

Prosedur adalah langkah-langkah sistematis atau berurutan dalam melakukan sebuah aktivitas dan kronologi suatu sistem. Contoh: langkah-langkah dalam memakai metode ilmiah yaitu merumuskan masalah, observasi, hipotesis, melakukan eksperimen serta menarik kesimpulan.

  1. Nilai

Nilai adalah hasil belajar aspek sikap. Contoh: Pemanfaatan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan, yakni pengertian lingkungan, komponen ekosistem, lingkungan hidup sebagai sumberdaya, pembangunan berkelanjutan.

Prinsip Materi Pembelajaran

  1. Relevansi (kesesuaian)

Materi pembelajaran harusnya relevan dengan pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar. Bila kemampuan yang diharapkan dikuasai peserta didik berupa menghafal fakta, maka materi pembelajaran yang diajarkan harus juga berupa fakta, bukan konsep atau prinsip maupun jenis materi lain.

2. Konsistensi (keajegan)

Guru harus Konsisten dalam mendidik siswa nya agar siswa merasa enak dalam materi pembelajaran karena kita tak ada hak untuk Menuntut Siswa diluar batasnya.

  1. Adquency (kecukupan)

Materi yang diajarkan Harusnya cukup memadai dalam membantu siswa menguasai konpetensi dasar yang diajarkan. Materi tidak boleh terlalu sedikit serta tidak boleh terlalu banyak. Bila terlalu sedikit maka kurang membantu tercapainya standar kompetensi dan kompetensi dasar. Sebaliknya jika terlalu banyak maka akan mengakibatkan keterlambatan pada pencapaian target kurikulum.

Aspek- Aspek Materi Pembelajaran

  1. Aspek kognitif,

aspek afektif atau aspek psikomotor, karena saat telah diimplementasikan dalam proses pembelajaran maka tiap-tiap jenis uraian materi tersebut memerlukan strategi dan media pembelajaran yang berbeda-beda. Selain memperhatikan jenis materi juga harus memperhatikan prinsip-prinsip yang perlu dipakai dalam menentukan cakupan pembelajaran yang menyangkut keluasan serta kedalaman materi.

2. Aspek kognitif,

Aspek afektif atau aspek psikomotor, karena saat telah diimplementasikan dalam proses pembelajaran maka tiap-tiap jenis uraian materi tersebut memerlukan strategi dan media pembelajaran yang berbeda-beda. Selain memperhatikan jenis materi juga harus memperhatikan prinsip-prinsip yang perlu dipakai dalam menentukan cakupan pembelajaran yang menyangkut keluasan serta kedalaman materi.

  1. Kecakupan atau memadainya

Cakupan materi juga harus diperhatikan. Memadainya cakupan aspek materi pembelajaran akan sangat membantu tercapainya penguasaan kompetensi dasar yang sudah ditentukan.  Cakupan atau ruang lingkup materi perlu ditentukan untuk mengetahui apakah materi yang akan diajarkan terlalu banyak, terlalu sedikit atau sudah memadai sehingga terjadi kesesuaian dengan kompetensi dasar yang ingin dicapai.

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √Pengertian Materi Pembelajaran : Pengertian, Jenis, Prinsip dan Aspeknya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semua.

baca juga ;

Read More  √Pengertian Literasi Informasi : Tujuan, Struktur dan Jenisnya
Read More  √Media Pembelajaran Online : Pengertian, Jenis, Ciri, Keuntungan dan Kerugian
Read More  √Media Pembelajaran Matematika : Pengertian, Ciri, Fungsi, Manfaat, Contoh dan Jenisnya
Read More  √Lectora Adalah : Pengertian, Sejarah, Keunggulan dan Fiturnya