√Pengertian Kalimat Efektif: Ciri, Jenis, Syarat, Prinsip

Diposting pada
√Pengertian Kalimat Efektif: Ciri, Jenis, Syarat, Prinsip

Pengertian

Kalimat Efektif adalah kalimat yang akan disusun berdasarkan kaidah-kaidah yang berlaku. seperti contoh unsur-unsur penting yang mesti dimiliki setiap kata. Jika kita memperhatikan pengejaan yang akan disempurnakan serta bagaimana cara memilih kata yang tepat dalam kalimat itu. Oleh karena itu, Kalimat yang mesti memenuhi kaidah-kaidah itu jelas akan mudah dipahami oleh pembaca.

Ciri-ciri Kalimat Efektif

1. Keseimbangan Struktur

Hal yang  mesti diamati ialah kelengkapan struktur dan penggunaan nya. Hal Inilah yang akan dimaksud keseimbangan struktur. Berikut adalah ciri cirinya:

  • Pastikan kalimat yang akan dibuat mengandung unsur-unsur klausa minimal harus ada subjek atau predikat.
  • Jangan kita letakan kata di depan subjek karena akan mengacaukan pelaku di dalam kalimat itu.

2. Penghematan Kata

Karena itu salah satu syarat-syarat kalimat efektif adalah singkat atau jelas,dengan begitu, kalian tak diperbolehkan untuk menyusun kata-kata yang bermakna sama di dalam sebuah kata kalimat. Hal yang akan kemungkinan kalimat membuat kalimat yang boros hingg dibilang tidak efektif. Yang  akan menyangkut kata jamak atau yang  tentang kata-kata persamaan.

Jenis-jenis Kalimat Efektif

1. Kalimat Berita

Kalimat berita ialah kata kalimat yang dipakai guna memberikan informasi sesuatu. Biasanya diakhiri dengan tanda titik.

Misalnya : Banteng menyerang dengan ganasnya.

2. Kalimat Tanya

Kalimat tanya mengharapkan jawaban sebagai respon ataupun reaksi pemberitahuan informasi yang diharapkan, biasanya diakhiri dengan tanda tanya . Kata tanya yang akan dipakai ialah mengapa, bagaimana, apa, dimana dsb.

Baca Juga :  √ Bekasi Kota Patriot : Asal-Usul, Sejarah, Dan Perubahan Struktur

Contoh kalimat tanya ialah: bagaimana proses motor itu?

3. Kalimat Perintah

Kalimat bermaksud untuk mengintruksikan seseorang untuk melakukan sesuatu. Kalimat perintah biasanya diakhiri dengan tanda seru. Dengan begitu  kalau dikatakan langsung atau lisan biasanya akan ditandai dengan suara tinggi.

Contoh : Ambilkan laptop saya di kamar !

4. Kalimat Ajakan

Kalimat Aakan adalah kalimat yang mengajak minat lawan bicara. Kata yang sering dipakai ialah Ayo, Mari dsb. Biasanya sering muncul pada iklan.

Contoh kalimat ajakan ialah:  ayo,pakai hp merek ini!

Syarat Kalimat Efektif

1. Sesuai Dengan EYD

Sebuah kata kalimat efektif mesti memakai pengejaan atau pun tanda baca yang tepat. Kata baku juga hatus menjadi perhatian supaya tidak akan sampai kata yang kamu tulis ternyata tidak benar pengerjaan nya.

2. Sistematis

Sebuah kalimat yang paling sederhana mempunyai susunan subjek ataupun predikat,kemudian di tambahkan dengan objek, pelengkap, ataupun keterangan. Biasanya dipakai mengefektifkan kalimat,setelah itu, buatlah kata kalimat yang urutannya tak memusingkan. Kalau memang tidak ada penegasan, subjek atau predikat harus ada diawal kata kalimat

3. Tidak Boros atau Bertele-tele

Jangan sampai ada kalimat yang terlalu banyak atau membuang-buang kata serta terkesan bertele-tele. Pastikan susunan kalimat yang kalian rumuskan ringkas supaya orang-orang yang akan membacanya akan mudah menangkap kalimat yang kalian tuangkan.

4. Tidak Ambigu

Syarat kalimat efektif yang terpenting adalah tidak ambigu Hal tersebut sangat penting untuk bisa menghindari pembaca dari multiftafsir. Dengan begitu, susunan kata yang ringkas, sistemastis, maupun sesuai kaidah kebahasaan. Pembaca tidak akan kesulitan untuk bisa mengartikan arti dari kalimat kalian sehingga tak akan ada kesan ambigu.

Prinsip-prinsip Kalimat Efektif

1. Kesepadanan

Setiap kata kalimat efektif mesti mempunyai kesepadanan bentuk kata dengan unsur – unsur kalimat, misalnya S, P, O, K akan mendukung maupun membentuk kesatuan kalimat.

Baca Juga :  √ Cerita Rakyat Jawa Tengah : Roro Mendut

Contohnya ialah

  • Kakak ke pasar kemarin. (Tidak efektif)
  • Ucup pergi ke bank kemarin. (Efektif)
  • Garox menggoreng malam mini, (Tidak efektif)
  • Mamang memakan mie tek tek mala mini. (Efektif)
  • Saya melihat jumin juga melihat tarmin di pasar. (Tidak efektif)
  • Saya dan hasan melihat ucup di pasar. (Efektif)

2. Penggabungan Kalimat

Sebuah kata kalimat bisa dikatakan kalimat efektif, kalau informasi yang akan terkandung tersusun dengan terpadu serta tidak terpisah-pisah.Dengan begitu kalimat itu tidak bertele – tele atau tidak akan memakai kata di antaranya predikat atau objek.

Contohnya:

  • Pertemuan kali ini membahas terkait permasalahan – permasalahan yang terjadi. (Tidak efektif)
  • Pertemuan kali ini membahas permasalahan – permasalahan yang terjadi. (Efektif)
  • Kita mesti bisa memberikan kepada Ucup buku itu. (Tidak efektif)
  • Kita mesti memulangkan buku Ucup. (efektif)

3. Kelogisan

Kalimat efektif mesti logis. Logis ialah kalimat itu mesti mempunyai ide yang masuk akal dan mudah dipahami oleh semua orang pembaca.

Contohnya:

  • Kepada Pak rt, waktu dan tempat kami diperbolehkan. (Tidak efektif)
  • Kepada Pak rt, kami perbolehkan untuk penyampaian pidatonya. (Efektif)
  • Untuk menghemat waktu, mari langsung kita mulai acara ini. (Tidak efektif)
  • Untuk menghemat waktu, ayo kita mulai acara ini. (Efektif)

Demikianlah artikel dari duniapendidikan.co,id tentang √Pengertian Kalimat Efektif: Ciri, Jenis, Syarat, Prinsip semoga bermanfaat

Baca Juga :