√ Pengertian Fungi : Ciri, Tumbuhan Eukariota, Prokariota, Heterotrof

Diposting pada

Pengertian Fungi

Fungi merupakan salah satu jenis kelompok atau klasifikasi makhluk hidup eukariotik yang bersifat heterotrof (tidak mampu membuat makanan sendiri). Jamur ialah salah satu tumbuhan yang nencerna makananya di luar tubuh dan menyerap zat-zat bernutirisi di dalam selnya. Pada umumnya, kebanyakan orang menyebut Fungi ialah sebagai jamur, akan tetapi ada sebagian yang menyebutnya ragi, meskipun seringkali yang dimaksud ialah penampilan luar yang tampak, bukan spesiesnya sendiri.

Pengertian Fungi : Ciri, Tumbuhan Eukariota, Prokariota, Heterotrof

10 Ciri-ciri Fungi (Jamur)

Berikut ini adalah ciri-ciri fungi (jamur) beserta penjelasannya;

Tumbuhan Eukariota

Jamur adalah tumbuhan eukariota yakni telah mempunyai membran nukleous dan organel membran lainnya. Salah satu ciri-ciri sel eukariotik yang terdapat pada jamur (fungi) adalah mempunyai membran nukleus akan tetapi mempunyai nukleoplasma dan sitoplasma terpisah. memiliki organel seperti mitokondria golgi, retikulum endoplasma, ribosom, dan juga kloroplas pada tumbuhan. Bahan gen (DNA) seperti pita ganda dan tersusun spiral saling melilit (double heliks).Bahan gen ini terdapat dalam inti di dalam.

Multiseluler dan Uniseluler

Hampir seluruh jenis jamur merupakan tumbuhan multiseluler yang artinya ialah tumbuhan yang memiliki banyak sel. namun terdapat jenis jamur yang hanya mempunyai satu sel (uniseluler). Contoh jamur yang mempunyai sel satu adalah Sacharomyces yang mampu menghasilkan tuak, yaitu salah satu minuman beralkohol. Selain itu juga jamur Sacharomyces dapat digunakan untuk membuat roti, tape, peuyeum, shake, minuman anggur, dan juga bir.

Bersifat Heterotrof

Tumbuhan jamur pada umumnya bersifat heterotrof, ialah tidak bisa membuat makanan sendiri. Jamur merupakan tumbuhan konsumen yang mengandalkan hidup dengan menyerap nutrisi dari organisme yang lainnya. Jamur merupakan salah satu tumbuhan yang nencerna makananya di luar tubuh dan juga menyerap zat-zat bernutirisi di dalam selnya.

Tidak berklorofil

Meskipun termasuk tumbuhan multiseluler, fungi adalah tumbuhan yang tidak mempunyai zat hijau daun (klorofil). Jamur ialah tumbuhan konsumen dan bergantung hidup pada organisme lainnya. Jamur bergantung pada substrat yang menyediakan karbohidrat, protein, vitamin, dan juga senyawa kimia lainnya, semua zat itu diperoleh dari lingkungannya.

Tubuhnya berupa Hifa

Fungi mempunyai tubuh berbentuk hifa. Hifa yaitu struktur bentuk seperti tabung yang tersusun atas spora danjuga konidia. Hifa bisa dengan mudah dilihat dengan mata apabila berbentuk miselimum. Miselium ialah hifa yang terkumpul menjadi massa yang sanagat banyak sehingga bisa dilihat dengan mata telanjang.  Struktur berbentuk mirip payung yang biasa dikenal orang sebagai jamur tidak lain hanyalah alat reproduksi yang dikenal sebagai karpus atau tubuh buah, yang muncul hanya sewaktu-waktu. Berdasarkan fungsinya, hifa dibedakan menjadi dua fungsi, diataranya yaitu hifa vegeratif dan hifa reproduktif.

Terdapat Miselium

Tubuh jamur terdapat miselium yang berperan sebagai kelangsungan hidup jamur. Miselium merupakan bagian jamur multiseluler yang dibentuk oleh kumpulan beberapa Hifa. Sebagian miselium berfungsi penyerap makanan dari organisme lain atau sisa-sisa organisme. Miselium yang menyerap makanan di sebut  dengan miselium vegetatif. Sementara itu terdapat juga miselium yang merupakan tempat pembentukan spora

Tubuhnya dilindungi Zat Kitin

Seperti tumbuhan multiseluler yang lainnya, tubuh jamur terlihat bisa tumbuh dengan dinding sel kokoh. Zat kitin ialah zat penyusun utama dari sel-sel pada jamur. Berbeda dengan dinding sel tumbuhan lainnya yang tersusun dari selulosa, dinding sel pada jamur lebih kokoh karena sebagian besar terbuat dari zat kitin.

Hidup di Tempat Lembab

Hampir semua jenis fungi hidup di tempat lembab, agak masam, hidup di bahan organik, jjuga  hidup pada saprofit, parasit pada tumbuhan, hewan, dan juga manusia. Jamur hidup ditempat lembab karena untuk mengurangi proses penguapan air di dalam tubuh jamur. Dan tidak menutup kemungkinan jamur hidup di tempat yang asam. apabila jamur banyak yang berhabitat di tempat yang olembab itu ialah suatu kewajaran karena, pada umumnya jamur memanfaatkan bakteri yang ada di tempat lembab untuk memperttahankan hidupnya, jamur tidak bisa hidup ditempat yang kering.

Hidup Bersimbiosis

Cara hidup jamur lainnya ialah melakukan simbiosis mutualisme. Jamur yang hidup bersimbiosis, selain menyerap makanan dari organisme lain juga menghasilkan zat tertentu yang berguna bagi simbionnya. Simbiosis mutualisme jamur dengan tanaman bisa dilihat pada mikoriza, yaitu jamur yang hidup di akar tanaman kacang-kacangan.

Hidup Sebagai Parasit

Jamur hidup di berbagai-macam tempat. Banyak jamur yang hidup di darat, akan tetapi banyak juga jamur yang hidup di tempat yang berair dan juga tempat yang lembab. Pada umumnya jamur bersifat parasit / merugikan organisme lainnya. Jamur menyerap zat-zat bernutisi pada organisme-organisme lainnya. Kita bisa mengamati kulit manusia yang terkena penyakit panu. Hal tersebut bisa terjadi karena jamur tumbuh subur di kulit manusia, jamur tersebut menyerap zat-zat yang bernutrisi dari inangnya.

demikianlah artikel pebahasan mengenai √ Pengertian Fungi : Ciri, Tumbuhan Eukariota, Prokariota, Heterotrof, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga :

Baca Juga :  √ Pengertian Adaptasi : Tujuan, Jenis Beserta Contohnya
Baca Juga :  √ Jaringan Epidermis : Ciri Khas Beserta Tipenya
Baca Juga :  √ Ciri Pithecanthropus Erectus : Nama Penemu, dan Tempat Penemuannya
Baca Juga :  √ Pengertian Produk: Pengertian, Jenis, Klasifikasi, Cirinya