√Mikroskop: Pengertian, Fungsi, Jenis dan Bagiannya

Diposting pada
√Mikroskop: Pengertian, Fungsi, Jenis dan Bagiannya

Pengertian

Mikroskop berasal dari bahasa Yunani micros yang berarti kecil serta scopein yang berarti melihat. Mikroskop adalah sebuah alat guna melihat objek yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang. Mikroskop ialah alat bantu yang memungkinkan kita bisa mengamati objek yang berukuran sangat kecil. Organisme yang sangat kecil tersebut dinamakan mikroorganisme, atau biasa disebut sebagai mikroba, maupun jasad renik. Hal tersebut membantu memecahkan persoalan manusia mengenai organisme yang berukuran kecil.

Fungsi Mikroskop

Mikroskop mempunyai fungsi utama yang penting bagi penelitian apapun. Fungsi utamanya adalah sebagai alat bantu utama guna mengamati serta meneliti sesuatu yang tidak bisa dilihat oleh mata telanjang. Fungsi mikroskop lainnya tergantung kepada jenis mikroskop, namun tidak jauh jauh dari fungsi utamanya.

Jenis-jenis Mikroskop

1. Mikroskop optis

Jenis paling umum dari mikroskop serta yang pertama diciptakan adalah mikroskop optis. Mikroskop ini adalah alat optic yang terdiri dari satu atau lebih lensa yang memproduksi gambar yang diperbesar dari suatu benda yang diletakkan di bidang fokal dari lensa. Cara kerja dari mikroskop optic ialah dari cahaya lampu yang dibiaskan oleh lensa condenser, sesudah melewati lensa kondensor sinar tentang specimen serta diteruskan ke lensa objektif. Batas perbesarannya yakni 400x sampai 1400x.

2. Mikroskop cahaya

Mikroskop cahaya memakai pancaran cahaya untuk membuat bayangan benda yang dibesarkan. Mikroskop ini mempunyai perbesaran maksimun 1000x.

3. Mikroskop stereo

Mikroskop stereo adalah jenis mikroskop yang hanya bisa dipakai untuk benda yang berukuran relative besar. Mikroskop stereo mempunyai perbesaran sekitar 7 hingga 30 kali.Benda yang diamati dengan mikroskop bisa dilihat secara 3 dimensi. Komponen utama mikroskop stereo sama pada mikroskop cahaya. Lensa terdiri atas lensa okuler dan lensa objektif. Pada daerah dekat lensa objektif ada lamu yang dihubungkan dengan transformator. Pengetur focus objek ada disamping tangkai mikroskop sementara pengatur perbesaran terletak diatas pengatur focus.

Baca Juga :  √ Apa Itu Gigantisme: Pengertian, Ciri, Penyebab, Cara Mengatasi

Bagian-bagian Mikroskop

1. Bagian-bagian optik

  • Cermin

Cermin memiliki 2 sisi (atas dan bawah), sisi cermin datar serta sisi cermin cekung, berfungsi guna memantulkan sinar, mengarahkan sinar yang diterima dan sumber sinar. Cermin datar dipakai jika sumber sinar cukup terang, dan cermin cekung dipakai jika sumber sinar kurang. Cermin bisa lepas serta diganti dengan sumber sinar dari lampu. Pada mikroskop model baru, sudah tidak lagi dipasang cermin, sebab sudah ada sumber cahaya yang terpasang pada bagian bawah (kaki).

  • Kondensor

Kondensor tersusun dari lensa gabungan yang tujuannya mengumpulkan sinar yang dipantulkan oleh cermin serta memusatkan ke objek. Bagian satu ini bisa diputar naik turun.

  • Diafragma

Diafragma fungsinya mengatur banyaknya sinar yang masuk dengan mengatur bukaan iris. Letak diafragma ada di bagian bawah. Pada mikroskop sederhana ini hanya ada dibagian diafragma tanpa kondensor.

  • Lensa objektif

Lensa objektif adalah lensa yang dekat dengan objek. Biasanya ada 3 lensa objektif pada mikroskop yang bekerja dalam pembentukan bayangan pertama. Lensa tersebut menentukan struktur serta bagian renik yang akan terlihat pada bayangan akhir. Ciri lensa objektif ialah memperbesar bayangan objek dengan perbesaran bermacam-macam sesuai dengan model serta pabrik pembuatnya contohnya 10, 40, dan 100 kali serta memiliki nilai apertura. Nilai apertura ialah ukuran daya pisah suatu lensa objektif yang akan menentukan daya pisah spesimen, sehingga bisa menunjukkan struktur renik yang berdekatan sebagai 2 benda yang terpisah. Saat memakai lensa objektif, pengamat mesti memakai minyak emersi ke bagian objek, minyak tersebut berfungsi sebagai pelumas serta untuk memperjelas bayangan benda.

  • Lensa Okuler

Lensa mikroskop yang ada di bagian ujung atas tabung, berdekatan dengan mata pengamat. Lensa tersebut berfungsi guna memperbesar bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif. Perbesaran bayangan yang terbentuk sekitar 6, 10 atau 12 kali.

Baca Juga :  √ Macam Jaringan Penguat ; Pengertian, Fungsi dan Cirinya

2. Bagian-bagian Mekanik

  • Kaki

Kaki pada mikroskop fungsinya menopang atau menyangga serta memperkokoh kedudukan mikroskop. Pada mikroskop sederhana kaki melekat lengan pada engsel.

  • Lengan

Dengan adanya engsel antara kaki dan lengan, maka lengan bisa ditegakkan atau direbahkan. Lengan dipakai untuk memegang mikroskop pada ketika memindahkan mikroskop

  • Meja preparat

Meja preparat adalah tempat meletakkan objek (preparat) yang akan dilihat. Objek diletakkan di meja dengan dijepit memakai penjepit. Dibagian tengah meja ada lengan untuk dilewati sinar. Pada jenis mikroskop tertentu, kedudukan meja tidak bisa dinaikan maupun diturunkan. Pada beberapa mikroskop, terutama model terbaru, meja preparat bisa dinaik-turunkan.

  • Revolver

Revolver adalah bagian yang berfungsi guna mengatur perbesaran lensa objektif yang diinginkan.

  • Tabung

Di bagian atas tabung melekat lensa okuler dengan perbesaran tertentu (15x, 10x, serta seterusnya). Dibagian bawah tabung ada alat yang disebut revolver. Pada revolver itu ada lensa objektif.

  • Pengatur Kasar dan Halus

Komponen tersebut ada pada bagian lengan serta berfungsi guna mengatur kedudukan lensa objektif pada objek yang akan dilihat. Pada mikroskop dengan tabung lurus atau tegak pengatur kasar serta halus berfungsi guna menaik turunkan tabung sekaligus lensa objektif. Pada mikroskop dengan tabung miring, pengatur kasar serta halus dipakai untuk menaik turunkan meja preparat.

Pengatur kasar berfungsi guna menaikkan atau enurunkan tabung secara cepat untuk pengaturan agar bisa kejelasan dari gambar objek yang diinginkan. Sementara pemutar halus adalah kebalikannya, dimana tabung digerakkan secara lambat.

Demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id tentang √Mikroskop: Pengertian, Fungsi, Jenis dan Bagiannya semoga bermanfaat

Baca Juga: