√ Legenda Damarwulan dan Sejarahnya

Diposting pada

Legenda Damarwulan

Berdasarkan Pada Serat Kanda, terjadilah peperang antara kubu seorang yang memilik nama Ratu Kencanawungu yang merupakan Penguasa dari Kerajaan Majapahit Barat dengan melawan seorang yang bernama Menak Jingga atau minak Jinggo yakni Penguasa dari Blambangan Majapahit Timur.

Minakjingga ini adalah seorang yang memiliki gelar adipati Blambangan, dia adalah seorang yang mempunyai kekuatan dan juga kesaktian yang hebat dan tidak tertandingi.  Dan di memilik sebuah rencana yakni akan melakukan sebuah pemberontakan terhadap Kerajaan Majapahit yang pada waktu itu di pimpin oleh seorang ratu yang cantik jelita yakni bernama Ratu Ayu Kencana Wungu. Karena Sang Ratu sudah mengetahui rencana dari Minakjingga, akhirnya sang Ratu kemudian mengadakan sebuah sayembara yang bertujuan untuk menangkal ancaman serangan dari Minakjingga. Selanjutnya ada yang ikut dalam sayembara itu dan dia merupakan seorang pemuda yang bernama Damarwulan.

Dan singkat cerita akhirnya Menak Jingga kemudian berhasil dikalahkandan tewas di tangan Damarwulan, yakni seorang kesatria hebat yang dikirim oleh Ratu Kencanawungu. Sesudah itu, Damarwulan kemudian menikah dengan Ratu Kencanawungu yang selanjutnya Tahta Kerajaan berhasil menjadi miliknya dan menjadi seorang raja dari kerajaan Majapahit yang memiliki gelar  Prabu Mertawijaya.

Siapakah sesungguhnya Damarwulan, Pahlawan Kerajaan Majapahit itu?

PerangParegreg, 1404-1406

Menurut sejarah dari dalam Kerajaan Majapahit, yakni pada sekitar tahun 1404-1406 itu pernah terjadi suatu peperangan yakni sebuah perang saudara, dan hal itu adalah penyebab utama sehingga menimbulkan kemunduran dari kerajaan Majapahit.

Pada saat itu terjadi saling berhadapan antara Majapahit istana barat yang dipimpin oleh seorang bernama Wikramawardhana, yang melawan Majapahit istana timur yang dipimpin seorang bernama Bhre Wirabhumi.

Read More  √ Legenda Gunung Merapi

Yang dalam perjalannya kemudian Bhre Wirabhumi dikenal dan dianngar yakni sebagai Menak Jingga atau Menakjinggo, maka yang memang pantas disebut dengan Ratu Kencanawungu, merupakan seorang permaisuri  dari Wikramawardhana. Karena berdasarkan dengan catatan dari sejarah, bahwa permaisuri dari Wikramawardhana itu yakni yang ber nama Kusumawardhani.

Menurut para kalangan sejarawan kalau ada sebuah pendapat jika Kusumawardhani itu wafat sebelum terjadi Perang Paregreg ini, tetapi hal tersebut merupakan keliru, karena jika menurut Serat Pararaton, ia itu meninggal pada tahun 1351 Saka atau pada tahun 1429 M.

  • Pangeran Ratnapangkaja merupakan sosok dari Damarwulan menurut Sejarah

Berdasarkan dari sebuah berita Pararaton, bahwa tokoh dari Ratnapangkaja merupakan Bhre Kahuripan yang pada saat Paregreg, dialah yang menjadi seorang panglima perangnya dari Kedaton barat Trowulan yang kemudian dia berhasil untuk menghancurkan dari pusat Kedaton Timur.

Dan selanjutnya Pangeran Ratnapangkaja akhirnya menikah dengan Puteri Suhita atau Ratu Kencanawungu II, dan dia adalah anak tiri dari Maharani Kusumawardhani atau Ratu Kencanawungu I.

Dan pada akhirnya Batara Parameswara Aji Ratnapangkaja selanjutnya naik Tahta jadi Pemimpin dari kerajaan Majapahit menggantikan dari mertua tirinya, serta langsung memerintah Majapahit yakni pada 1429 M – 1437 M.

Wallahu a’lamu bishshawab

Catatan Penambahan :

  1. Puteri Suhita merupakan seorang anak dari seorang bernama Wikramawardhana dari isteri selir-nya itu yang bernama Bhre Daha, yakni puteri Bhre Wirabumi.

Namun menurut versi lain, berdasarkan dengah naskah ”Tedhak Poesponegaran”, kalau Ratu Puteri Suhita merupakan seorang anak dari Sri Prabu Wikramawardhana yakni seorang selir dari putri Sunda yang memiliki nama Citraresmi.

Dari hasil perkawinan tersebut, lahir pula adik dari Puteri Suhita, yang bernama Dyah Kertawijaya yang nantinya akan menurunkan Raja-Raja di Pulau Jawa. Menurut menurut kabar burung,  kalau Citraresmi merupakan seorang putri Senapati Sutraja yang diceritakan gugur pada sebuah peristiwa Bubat.

  • Dan Menurut versi Pararaton,bahwa ibu Aji Ratnapangkaja merupakan Surawardhani atauBhre Kahuripan, yakni adik dari Wikramawardana. Dan ayahnya itu adalah Raden Sumirat atau dikenaldengan nama Bhre Pandansalas, yang memiliki gelar dengan Ranamanggala.
Read More  √ Cerita Legenda Gunung Merapi

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ Legenda Damarwulan dan Sejarahnya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga :