√Lava: Pengertian, Jenis dan Proses Terbentuknya

Diposting pada
√Lava: Pengertian, Jenis dan Proses Terbentuknya

Pengertian

Lava merupakan magma yang keluar dari tubuh gunung berapi akibat aktivitas vulkanik serta mempunyai suhu panas yang sangat tinggi. Setiap gunung api mempunyai ciri-ciri lava yang berbeda. Lava mengalir lewat celahan gunung lalu akan membeku menjadi batuan yang bentuknya bermacam-macam. Sesuai dengan sifat cairan lain, bila lava encer maka mereka akan mengalir lebih jauh serta lebih cepat. Jika agak kental maka akan mengalir tak jauh dari sumbernya membentuk kubah lava. Saat masih dalam gunung lava disebut dengan magma.

Jenis-jenis Lava

Berikut adalah Jenis-jenis Lava:

1. Lava Rhyolite (Felsic)

Lava rhyolite ialah lava yang mengandung lebih dari 63% silika. Lava tersebut biasanya sangat kental, dan saat keluar dari gunung berapi akan membentuk kubah lava. Karena kekentalannya, lava jenis ini menyebabkan magma meletus secara serempak yang biasanya disebut stratovolcanoes (kubah). Lava felsic tersebut sangat jarang dijumpai membeku di bawah permukaan bumi.

2. Lava Andesit

Lava yang komposisinya terdiri dari 52-63% silica Lava tersebut biasanya disebut dengan lava intermediate. Lava jenis tersebut kekentalannya sedang (diantara kekentalan lava basalt serta lava rhyolite). Ketika membeku lava tersebut biasanya membentuk struktur seperti tiang atau bantal.

3. Lava Basalt

Lava basalt adalah lava yang komposisinya berupa lebih dari 45% – 52% silika. Lava ini biasa sering disebut lava mafik karena mengandung banyak magnesium (Mg) dan besi (Fe). Biasanya lava tersebut kurang likat (kental) daripada lava rrhyolite, serta lebih pasa dari lava rholite.

Baca Juga :  √ 10 Contoh Tanaman Monokotil Dan Dikotil

4. Lava Ultramafik

Lava ultramafik ialah lava yang komposisi silikanya kurang dari 45%. Lava ini biasa dikenal dengan komatites. Lava jenis ini adalah yang sangat jarang terjadi lava ini merupakan jenis lava terpanas dan lava yang lebih caiir dari lava mafik.

Proses Terbentuknya

Waku lava terbentuk di dalam gunung berapi, lava masih disebut sebagai magma, jadi kalau kita membahas tentang proses terbentuknya lava, sama saja kita membahas proses terbentuknya magma. Berikut adalah prosesnya.

Magma terbentuk akibat terjadinya pertemuan antara 2 lempeng litosfer. Interaksi antar lempeng tersebut akan menimbulkan gaya gesekan, hasilnya terjadi peningkatan suhu serta peningkatan tekanan pada area tersebut. Lalu gesekan tersebut akan menyebabkan adanya air dari sedimen-sedimen samudera-samudera. Nah karena Akibat adanya peningkatan suhu, tekanan, serta cairan maka terjadi peleburan yang menghasilkan magma.

Demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id tentang √Lava: Pengertian, Jenis dan Proses Terbentuknya semoga bermanfaat

Baca Juga: