√ kerajaan Islam Perlak : Hikayat aceh, Kedhidupan Sosial, Budaya dan Perkembangannya

Diposting pada

Perlak Dalam Hikayat Aceh

Naskah Hikayat Aceh mengungkapkan bahwa penyebaran Islam di bagian utara Sumatera ialah dilakukan oleh seorang ulama Arab bernama Syaikh Abdullah Arif pada tahun 506 H atau 1112 M. Lalu berdirilah kesultanan Peureulak dengan sultannya yang pertama ialah Alauddin Syah yang memerintah tahun 520–544 H atau 1161–1186 M. Sultan yang sudah ditemukan makamnya ialah Sulaiman bin Abdullah yang wafat tahun 608 H atau 1211 M.

Kehidupan Sosial Budaya

Perlak sangat terkenal sekali dengan kekayaan alamnya yang sangat melimpah ditambah lagi dengan lokasinya yang begitu strategis.

Apalagi, Kerajaan Perlak ini sangat dikenal sebagai penghasil kayu perlak, yaitu jenis kayu yang sangat bagus guna membuat kapal. Kondisi semacam inilah yang membuat para pedagang dari Gujarat, Arab, dan juga Persia tertarik untuk datang ke daerah ini.

 Masuknya para pedagang juga membawa masuknya ajaran Islam di di wilayah Kerajaan Perlak ini. Kedatangan mereka mulai mempengaruhi terhadap kehidupan social dan juga budaya masyarakat Perlak pada saat itu.

Pada saat itu masyarakat Perlak mulai diperkenalkan dengan bagaimana caranya berdagang. Pada awal abad ke-8, Perlak dikenal sebagai pelabuhan niaga sangat maju.

Perkembangan dan pergolakan

Sultan pertama Perlak ilaah Sultan Alaiddin Syed Maulana Abdul Aziz Shah, yang beraliran Syiah dan juga merupakan keturunan Arab dengan perempuan setempat, yang mendirikan Kesultanan Perlak pada 1 Muharram 225 H (840 M). Ia juga mengubah nama ibukota kerajaan dari Bandar Perlak menjadi Bandar Khalifah. Sultan ini bersama istrinya, yaitu Putri Meurah Mahdum Khudawi, kemudian dimakamkan di Paya Meuligo, Peureulak, Aceh Timur.

Baca Juga :  √Apa itu Pangsa Pasar: Pengertian, Tujuan, Segmentasi, Strategi

Pada masa pemerintahan sultan ketiga , Sultan Alaiddin Syed Maulana Abbas Shah, aliran Sunni mulai lah masuk ke Perlak. Setelah wafatnya sultan tahun 363 H (913 M), terjadi perang saudara antara kaum Syiah dan juga Sunni sehingga selama dua tahun berikutnya tak ada sultan.

Kaum Syiah memenangkan perang dan tahun 302 H (915 M), Sultan Alaiddin Syed Maulana Ali Mughat Shah dari aliran Syiah naik tahta. Pada akhir pemerintahannya terjadi lagi pergolakan antara kaum Syiah dan Sunni yang kali ini dimenangkan oleh kaum Sunni sehingga sultan berikutnya diambil dari golongan Sunni.

Pada tahun 362 H (956 M), setelah meninggalnya sultan ketujuh, Sultan Makhdum Alaiddin Abdul Malik Shah Johan Berdaulat, terjadi pergolakan lagi selama kurang lebih empat tahun antara Syiah dan Sunni yang diakhiri dengan perdamaian dan juga pembagian kerajaan menjadi dua bagian:

Perlak Pesisir dipimpin oleh Sultan Alaiddin Syed Maulana Shah (986 – 988)

Perlak Pedalaman (Sunni) yang dipimpin oleh Sultan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Shah Johan Berdaulat (986 – 1023)

Sultan Alaiddin Syed Maulana Shah meninggal sewaktu Kerajaan Sriwijaya menyerang Perlak dan juga seluruh Perlak kembali bersatu di bawah pimpinan Sultan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Shah Johan Berdaulat yang melanjutkan perjuangan melawan Sriwijaya hingga tahun 1006.

Bergabung dengan Samudera Pasai

Sultan ke-17 Perlak, Sultan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Shah II Johan Berdaulat menjalankan politik persahabatan dengan menikahkan dua orang putrinya dengan penguasa negeri tetangga Peureulak:

Sultan terakhir Perlak ialah sultan ke-18, Sultan Makhdum Alaiddin Malik Abdul Aziz Johan Berdaulat (memerintah 1267 – 1292). Setelah ia meninggal, Perlak disatukan dengan Kerajaan Samudera Pasai di bawah pemerintahan sultan Samudera Pasai, yaitu Sultan Muhammad Malik Al Zahir, putra Al Malik Al-Saleh.

Baca Juga :  √Kesimpulan Bela Negara : Pengertian, Unsur, Fungsi, Tujuan, dan Manfaatnya

Daftar Sultan Perlak

Sultan-sultan Perlak bisa dikelompokkan menjadidua dinasti: dinasti Syed Maulana Abdul Azis Shah dan juga dinasti JohanBerdaulat.

Demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ kerajaan Islam Perlak : Hikayat aceh, Kedhidupan Sosial, Budaya dan Perkembangannya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga :