√ Hubungan Ham dengan Pancasila

Diposting pada

Hubungan Ham dengan Pancasila

√ Hubungan Ham dengan Pancasila

  1. Sila Ke-1 Ketuhanan Yang Maha Esa

Untuk sila yang pertama berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa” ini juga dapat dihubungankan dengan hak asasi yang dimiliki manusia. Di dalam sila pertama ini dikatakan bila sila pertama akan menjamin setiap warga negara Indonesia mempunyai hak atau kebebasan untuk memeluk suatu agama dan kepercayaan mereka masing-masing bebas untuk melakukan ibadah sesuai agama mereka percayai. Selain itu setiap masayrakat ditekankan agar harus bisa menghormati perbedaan agama dan kepercayaan yang ada dikarenakan Indonesia itu adalah negara yang Bhineka Tunggal Ika dan terdiri dari beberapa agama. Setiap warga negara Indonesia berhak memeluk agama yang mereka percayai masing-masing tanpa ada gangguan atau paksaan dari pihak yang lainnya. Sila yang pertama ini sangat cocok dan sesuai dengan Deklrasai Universal tentang HAM yang disana mencamtumkan perlindungan terhadap Hak Asasi Manusia.

  1. Sila ke-2 Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab

Apabila kita pahami dengan sungguh-sungguh, sila yang berbunyi “kemanusiaan yang adil dan beradab” ini selalu menjunjung tinggi martabat dan kemanusiaan seluruh rakyat Indonesia. Hubungan HAM dengan sila ini adalah warga negara Indonesia seluruhnya mempunyai hak yang sama rata. Sila ini menjelaskan jika setiap warga memppunyai kedudukan yang sama dalam hukum. Selain itu, rakyat Indonesia juga mempunyai hak yang sama juga untuk mendapatkan jaminan dan juga perlindungan hukum. Secara lebih luas sila kedua ini membahas bila seluruh warga Indonesia itu mempunyai persamaan derajat, persamaan hak dan juga kewajiban antara sesamanya seperti yang sudah tercantum pada Deklarasi HAM bila tidak boleh ada diskriminasi di anatara sesama warga. Semua orang di dunia ini berhak untuk diakui keberadaannya, mereka berhak diakui kekurangan dan pula kelebihannya. Setiap orang yang hidup di dunia ini berhak mendapatkan perlakuan yang layak dari pemerintah ataupun masyarkat lainnya.

  1. Sila ke-3 Persatuan Indonesia

Sebagai warga negara yang baik pasti kita harus membela negara kita dan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan sehingga Bangsa Indoensia dapat lebih baik lagi kedepannya. Rupanya hal seperti ini pun ada di dalam Pancasila dan sangat berhubungan dengan HAM. Sila ketiga yang berbunyi “Persatuan Indonesia” ini menekankan kepada seluruh rakyat Indonesia bila semua warga Indonesia ini dilahirkan dengan hak dan kewajiban yang sama, oleh karena itu sebaiknya tidak malu bersosialisasi dan bergaul dengan sesama dengan tujuan membangun tali persaudaraan. Sila ketiga ini juga menekankan bila bangsa Indonesia ini dapat menjadi negara yang baik jika setiap warga negaranya mempunyai semangat bersatu dan rela berkorban untuk kepentingan negara yang harus lebih diprioritaskan dari kepentingan pribadi ataupun kelompok dan golongannya sendiri. Selain itu, di dalam sila yang ketiga ini juga ditekankan agar persatuan di Indonesia itu dapat tercapai maka setiap orang berhak untuk mendapatkan rasa aman walau mungkin mempunyai perbedaan dengan warga yang lainnya seperti contohnya perbedaan asal daerah, ras, warna kulit, agama, bahasa, budaya, dan lain sebagainya.

  1. Sila ke-4 Kerakyakatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

Makna dalam sila yang keempat ini juga berkaitan dengan HAM. Dalam sila keempat ini menekankan bila HAM yang ada di Indonesia bisa dicerminkan lewat kehidupan dalam pemerintahan, bernegara, dan juga bermusyawarah. Setiap warga negara Indonesia diberikan kekebebasan dalam menyampaikan pendapat nya. Selain itu sila keempat ini juga akan menghargai setiap hak warga negara yang ingin menyelesaikan suatu masalah dengan bermusyawarah mufakat dan dilakukan tanpa adanya tekanan atau paksaan dari beberapa golongan yang sifatnya justru akan membelenggu hak-hak partisipasi masyarakat. HAM yang mempunyai kaitan dengan pancasila sila keempat ini menekankan masyarakat supaya dalam menyelesaikan masalah sebaiknya memakai masyawarah dan mufakat sehingga keputusan yang diambil itu lebih pasti karena tidak diambil sepihak atas keputusan sendiri karena dapat menganggu kebebasan orang lain. Setiap orang berhak untuk mendapatkan kebebasan serta rasa aman dalam berpendapat tanpa adanya paksaan dari orang lain, HAM di dalam sila keempat ini sesuai terhadap deklarasi HAM.

  1. Silam Ke-5 Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Sila yang kelima atau yang terakhir yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. HAM tentu saja masih berkaitan erat dengan sila kelima. Sila kelima mempunyai makna dalam HAM yakni mengakui semua hak milik individu, dimana hak itu dilindungi dan juga dijamin negara dalam pemanfaatannya. Negara berhak untuk memberikan kesempatan besar untuk setiap masyarakatnya, asas keadilan di dalam HAM tercermin di sila kelima. Dimana HAM harus menjamin keadilan yang ada untuk seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali, sehingga di dalam masyarakat Indonesia tak akan ada pembedaan atau diskriminasi hanya karena perbedaan suku, agama, ras, dan pula budaya. Semua orang tanpa terkecuali berhak mendapatkan keadilan yang seperti disebutkan barusan. Entah itu pria, wanita, anak muda, orang tua semuanya berhak mendapatkan keadilan secara sosial, keadilan dalam beribadah, keadilan dalam mengeluarkan suara contohnya berpendapat, dan keadilan menerima kehidupan yang sesuai.

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ Hubungan Ham dengan Pancasila, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga :

Baca Juga :  √ Hakikat Ideologi : Pengertian, Macam dan Fungsinya
Baca Juga :  √ Contoh Konflik Sosial : Pengertian, Faktor, Dampak dan Contohnya
Baca Juga :  √ Contoh Etika Politik Beserta Penjelasannya
Baca Juga :  √ Apa itu BPK : Pengertian, Fungsi, Wewenang, Tugas dan Syaratnya