√ Hakikat Ideologi : Pengertian, Macam dan Fungsinya

Diposting pada

Pengertian

Ideologi adalah kumpulan ide-ide dasar, gagasan, keyakinan dan kepercayaan yang bersifat sistematis sesuai dengan arah dan tujuan yang mau dicapai dalam kehidupan nasional sebuah bangsa dan negara.

√ Hakikat Ideologi : Pengertian, Macam dan Fungsinya

Ada yang menganggap pengertian ideologi merupakan visi yang komprehensif, sebagai cara pandang pada semua hal secara umum dan beberapa arah filosofi yang diajukan oleh kelas dominan pada semua anggota masyarakat.

Macam-macam Ideologi

  1. Ideologi Kapitalisme

Kapitalisme adalah kebebasan individu untuk melaksanakan akumulasi kapital individual. Dalam ideologi ini, negara tak diperbolehkan untuk ikut campur dalam upaya memperkaya diri yang dilakukan oleh seseorang.

  1. Ideologi Liberalisme

Liberalisme adalah kebebasan individu serta menjunjung tinggi kesetaraan di dalam masyarakat sebuah negara. Hak-hak dasar pada setiap orang harus dilindungi oleh negara.

  1. Ideologi Marxisme

Marxisme adalah hasil pemikiran Karl Marx. Karl Marx menyusun sebuah teori besar yang berhubungan dengan sistem ekonomi, sistem sosial, dan sistem politik.

  1. Ideologi Sosialisme

Sosialisme ini adalah kesetaraan sosial dimana pemerintah mempunyai peran dominan atas individu. Dalam ideologi sosialisme, tak ada pengakuan atas hak milik pribadi.

  1. Ideologi Nasionalisme

Nasionalisme adalah kesadaran dan semangat cinta tanah air dan bangsa yang ditunjukkan lewat sikap individu dan masyarakat.

  1. Ideologi Feminisme

Feminisme merupakan perjuangan kesetaraan hak dan tanggungjawab bagi perempuan dalam politik, ekonomi, budaya, ruang pribadi serta ruang publik.

Fungsi Ideologi

  1. Sebagai fungsi kognitif, hal ini menunjukan bahwa ideologi adalah pedoman dalam memahami serta menyelami segala hal yang terjadi didunia dengan keadaan alamnya secara keseluruhan.
  2. Sebagai orientasi dasar, ideologi mempunyai fungsi sebagai dasar pemikiran yang menjadi jalan untuk melihat dan membuka wawasan untuk bisa menuntun seseorang untuk mencapai sebuah tujuan yang mulia.
  3. Sebagai norma, didalam suatu kehidupan dibutuhkan adanya norma atau aturan yang bisa menjadi pedoman ataupun pegangan untuk menjaga kehidupan tetap dalam batas-batas aturan yang sudah disepakati bersama.
  4. Sebagai pedoman, dalam penentuan jati diri memang seseorang memerlukan ideologi untuk ikutmembantunya.
  5. Sebagai pendorong semangat, dengan mempunyai ideologi secara tak langsung akan memberikan seseorang suatu penyemangat yang akan mendorongnya menuju cita-cita yang di imipikan.
  6. Sebagai sarana pendidikan, ideologi dapat menjadi alat untuk seseorang ataupun masyarakat mendidik anak turunnya untuk lebih memahami, menghayati dan berperilaku sesuai makna yang terkandung di dalam sebuah ideologi yang di anut.

Hakikat Ideologi

  1. Ideologi Terbuka

Ideologi terbuka adalah ideologi yang implikasinya tak mutlak. Mempunyai makna bahwa ideologi tersebut tidak secara mutlak wajib maupun dipaksakan dalam pelaksanaannya, tetapi lebih kepada penghayatan dan peresapan lewat nilai-nilai dari kekayaan rohani, moral dan budaya di dalam masyarakat itu sendiri untuk dilaksanakan. Ideologi ini juga bisa menyesuaikan dengan perubahan dan perkembangan zaman dan semua rupa dinamika yang terjadi dalam kehidupan masyarakat tersebut.

Ciri-ciri:

– Menghargai keberagaman, baik dalam hal suku budaya ataupun agama. Sehingga bisa diterima dengan mudah sebagai bagian dari kehidupan masyarakat yang majemuk.

– Bukan sesuatu hal yang diciptakan oleh negara, tetapi melainkan gagasan yang timbul dari hasil pemikiran masyarakat dan tercermin dari segala sisi di kehidupan bermasyarakat.

– Tidak bersifat totaliter atau memaksa, merampas hak yang dimiliki masyarakat, tetapi lebih bersifat inklusif dan menginspirasi masyarakat agar mempunyai kehidupan yang lebih bertanggung jawab.

– Isi didalamnya tidak operasional secara langsung dan generasi mendatang perlu menggali lagi lebih dalam isi di dalam falsafahnya tersebut serta diterapkan ke dalam situasi yang sedang dihadapi.

– Sebagai kekayaan rohani, moral dan kebudayaan masyarakat (falsafah), jadi bukan merupakan milik sekelompok golongan tertentu tetapi milik masyarakat secara luas.

  1. Ideologi Tertutup

Ideologi tertutup adalah sebuah gagasan pemikiran atau pandangan yang mutlak, yang tidak bisa dipersoalkan lagi tentang kebenaran didalamnya dan harus diterima dan dipatuhi oleh seluruh masyarakat.

Ciri-ciri:

– Sebagai sebuah cita-cita serta gagasan sekelompok golongan tertentu dan bukan sesutau hal yang sudah diyakini dan berkembang di masyarakat sebelumnya, dan ideologi tersebut dipakai untuk mengubah cara pandang masyarakat.

– Mempunyai sifat yang totaliter, yaitu berusaha mengawasi setiap gerak-gerik masyarakat dan memaksakan kehendak pada masyarakat.

– Isi didalamnya tidak hanya sebuah gagasan ataupun cita-cita saja tetapi juga berupa tuntutan yang diwajibkan pada masyarakat secara opersional, mutlak, dan menyeluruh.

– Sebuah ideologi tertutup bersifat apriori dan dogmatis, sehingga tidak bisa dikritik ataupun diubah lagi.

– Keberagaman yang ada dimasyarakat sangat mudah dijaga dan dihormati.

– Ideologi tertutup bersifat menuntut kepatuhan dan ketaatan mutlak.

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ Hakikat Ideologi : Pengertian, Macam dan Fungsinya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga :

Baca Juga :  √ Contoh Konflik Sosial : Pengertian, Faktor, Dampak dan Contohnya
Baca Juga :  √ Contoh Etika Politik Beserta Penjelasannya
Baca Juga :  √ Apa itu BPK : Pengertian, Fungsi, Wewenang, Tugas dan Syaratnya
Baca Juga :  √ Globalisasi di Indonesia : Pengertian, Ciri-ciri, Teori, Faktor dan Dampaknya