√ Geopolitik : Pengertian, Fungsi dan Tujuannya

Diposting pada

Pengertian GeoPolitik

Geopolitik adalah Ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijakannya dihubungkan dengan masalah-masalah geografi wilayah atau tempat tinggal sebuah bangsa.

√ Geopolitik : Pengertian, Fungsi dan Tujuannya

Istilah Geopolitik berasal dari kata geo dan politik. Geo berarti bumi dan politik berasal dari bahasa Yunani yakni “politeia” Poli artinya sebagai kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri dan teia berarti urusan.

Sehingga bisa disimpulkan bahwa geopolitik adalah sebagai sistem politik atau peraturan-peraturan dalam wujud kebijaksanaan serta strategi nasional yang didorong oleh aspirasi nasional geografik. Geopolitik biasa disebut juga dengan istilah wawasan nusantara.

Fungsi GeoPolitik

– Geopolitik sebagai konsepsi ketahanan nasional sebagai konsep dalam pembangunan, pertahanan keamanan serta kewilayahan.

– Geopolitik sebagai pembangunan nasional yang mencakup kesatuan politik, sosial dan ekonomi, sosial politik, kesatuan pertahanan serta keamanan.

– Geopolitik  sebagai pertahanan dan keamanan dalam pandangan geopolitik Indonesia sebagai satu kesatuan pada seluruh wilayah serta segenap kekuatan negara.

– Geo Politik sebagai wawasan kewilayahan dalam mengatur pembatasan negara untuk menghindari adanya sengketa antarnegara tetangga.

Tujuan GeoPolitik

  1. Perbatasan Indonesia

Indonesia memainkan peran geopolitik besar sebagai daratan sub-benua, berada di Samudera Hindia, terletak di antara Selat Karimata dan Selat Malaka, 2 poin ekonomi dan militer penting dalam pemisahan geopolitik antara kekuatan besar saat ini dan masa depan sesuai batas-batas keterbukaan ideologi pancasila.

  1. Ekonomi Maritim

Dari sudut pandang maritim, kepentingan geopolitik tidak dapat disangkal, karena dapat memperluas pengaruhnya . Pada saat yang sama, karena perluasan batas tanahnya yang luas bahkan bisa mempengaruhi urusan politik Negara dalam hubungan bilateral.

  1. Peran Geostrategis

Peran geostrategis penting Indonesia tampaknya dipahami dengan baik oleh Washington, Moskow dan Beijing, 3 pemain utama yang bersaing di Asia Tengah dan wilayah Asia-Pasifik untuk kekuasaan, pengaruh dan sumber daya alam contohnya kasus geostrategi di Indonesia.

  1. Tindakan Militer

Selama 2 dekade terakhir China sering menganggap tindakan militer dan ekonomi Indonesia, dan kenaikannya, sebagai ancaman pada kepentingannya, terutama karena kedekatan Indonesia dengan Laut Cina Selatan. Karena retorika yang dipakai oleh negara-negara regional dan perjanjian militer yang diperdebatkan antara India, Vietnam dan Jepang, wilayah ini dapat menjadi sangat diperebutkan dan titik nyala konflik negara.

  1. Hubungan Militer

Demikian juga, hubungan militer dan ekonomi yang berkembang antara Indonesia, Australia, Amerika Serikat, Jepang, dan Singapura dirasakan di China sebagai sarana yang mengandung negara “Matahari Terbit”. Tetapi, kemunculan bersamaan China sebagai negara adidaya dengan kepentingan dalam Samudera Hindia dan cepatnya menjadi pemain dominan di Asia Selatan dan di luar Asia-Pasifik dinilai negatif oleh Negara tersebut.

  1. Adanya Perjanjian Komersial

Perjanjian komersial dan militer yang sudah disepakati oleh Beijing dengan Bangladesh, Sri Lanka, Nepal, Myanmar dan Bhutan, dan terutama aliansi militer dan nuklir dengan Pakistan, sudah digambarkan di kalangan Indonesia sebagai upaya oleh China untuk mengepung Indonesia.

  1. Tenaga Independen

Tujuan Indonesia adalah untuk kemudian menjadi pembangkit tenaga independen yang dapat menjamin stabilitas benua Asia, sambil mempertahankan posisi yang sedekat mungkin antara berbagai pemain regional serta global.

Lokasi geografis khusus Indonesia, yang terletak di persimpangan berbagai pengaruh budaya dan agama, terhubung dengan aspirasi ini. Tetapi kekuatan pendorong lain di Indonesia yang merindukan kebijakan luar negeri yang benar-benar independen adalah peningkatan dalam beberapa tahun belakangan nasionalisme popular Di Indonesia

  1. Kekuatan ekonomi dan militer

Otoritas politik ditekan pada gilirannya dalam mencari kekuatan ekonomi dan militer di Asia. Sentimen yang sangat populer tersebut mencerminan kepemimpinan India dalam Gerakan Non-Blok selama Perang Dingin, yang artinya bahwa ibukota negara tidak terikat dengan kutub euro-Atlantik atau ke kamp Soviet, meskipun telah dekat dengan Kremlin dalam hubungan luar negeri dan ekonomi.

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ Geopolitik : Pengertian, Fungsi dan Tujuannya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga :

Baca Juga :  Fungsi Wto : Pengertian, Sejarah dan Fungsinya
Baca Juga :  √ Fungsi Sosialisasi Politik: Pengertian, Tujuan, Macam dan Sarana
Baca Juga :  √ Fungsi Pers: Pengertian, Tujuan, Fungsi, Ciri, Jenis
Baca Juga :  √ Fungsi Mahkamah Agung: Pengertian, Fungsi, Wewenang, Struktur