Fungsi Infrastruktur Politik: Pengertian, Fungsi, Peranannya

Diposting pada

Pengertian

Infrastruktur politik adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan lembaga-lembaga kiemasyarakatan yang dalam aktivitasnya bisa mempengaruhi, baik langsung atau tidak langsung, lembaga-lembaga kenegaraan dalam menjalankan fungsi dan kekuasaannya masing-masing.

Fungsi Infrastruktur Politik: Pengertian, Fungsi, Peranannya

Fungsi

  1. Pendidikan Politik

Secara umum unsur infrastruktur politik berfungsi memberikan pendidikan politik pada rakyat dan warga negara mulai dari pusat hingga ke wilayah pelosok. Hal tersebut diperlukan supaya semua rakyat dapat berpartisipasi secara optimal dalam sistem politik, minimal di wilayahnya sendiri. Sesuai dengan sifat kedaulatan rakyat, berarti rakyat bisa ikut menentukan kebijakan politik yang diambil lembaga negara sekecil apa pun.

  1. Mempertemukan Berbagai Kepentingan

Dalam sistem politik di berbagai negara pasti ada berbagai kepentingan. Walaupun semua tujuannya sama, tetapi setiap masyarakat atau kelompok memiliki pendapat, pandangan yang berbeda sesuai tingkat pendidikan dan lingkungan yang mempengaruhinya. Infrastruktur politik akan mempertemukan hal yang sama. Contohnya dalam partai politik atau dalam komunitas tertentu.

  1. Menyalurkan Aspirasi Rakyat

Infrastruktur politik berfungsi menyalurkan aspirasi rakyat mulai dari tingkat yang paling bawah. Dengan demikian, bila tuntutan menjadi bagian mayoritas dapat menjadi perhatian para wakil dan pejabat yang ada di lembaga negara sehingga menjadi keputusan politik.

  1. Menyeleksi Kepemimpinan

Dari unsur infrastruktur politik umumnya lahir pemimpin-pemimpin yang kemudian mewakili rakyat di lembaga negara atau menjabat sebagai pimpinan di lembaga-lembaga negara dan di perbedaan pemerintah dan pemerintahan. Karena dari organisasi dan lembaga masyarakat tersebut akan terseleksi dari bawah siapa saja pemimpin yang pantas berdasarkan hukum dan norma masyarakat. Tujuannya, pemimpin yang lahir dari masyarakat, maka akan sesuai dan mengerti kebutuhan masyarakat yang melahirkannya.

  1. Komunikasi Politik

Mengkomunikasikan keinginan dan sistem politik yang terdapat dalam masyarakat, golongan, institusi, dan berbagai sektor kehidupan dengan pihak pemerintah sebagai lembaga negara atau unsur suprastruktur.

 Peranan

  1. Partai Politik

Partai politik merupakan contoh infrastruktur politik yang populer saat ini. Partai politik adalah organisasi yang anggota-anggotanya memiliki tujuan yang sama dan cara mencapai tujuan yang sama. Di negara Indonesia kehadiran partai politik akan terlihat ketika menjelang pemilihan umum. Karena fungsi pemilu adalah memilih wakil rakyat yang akan duduk di lembaga legislatif negara dan biasanya calon diajukan oleh partai politik yang memenuhi syarat.

  1. Kelompok Kepentingan

Yang dimaksud kelompok kepentingan ialah kelompok yang biasanya berusaha mempengaruhi kebijakan pemerintah tetapi tidak dengan tujuan atau dengan jalan ikut serta duduk dalam pemerintahan. Bila ada anggotanya kemudian ikut serta dalam jabatan tertentu di lembaga pemerintahan, biasanya masih lewat partai politik. Kelompok kepentingan ini contonya ormas (seperti NU, Muhammadiyah), kelompok profesi atau institusi tertentu (seperti PGRI, IDI, Kadin, kelompok non organisasi (seperti paguyuban, ikatan alumni), dan kelompok lain yang ada secara mendadak (contohnya bertemu karena aktivitas unjuk rasa bersama).

  1. Kelompok Penekan

Kelompok penekan umumnya mirip dengan kelompok kepentingan. Tetapi mereka lebih terorganisir dalam mempengaruhi kebijakan pemerintah. Beberapa organisasi yang termasuk kelompok ini contohnya LSM, organisasi sosial kegamaan, organisasi kepemudaan, organisasi lingkungan hidup, lembaga bantuan hukum, dan sebagainya.

Kelompok ini berfungsi mempengaruhi kebijakan pemerintah lewat cara persuasi dan propaganda. Mereka akan meenempuh semua jalur resmi yang ada supaya tuntutannya terpenuhi. contohnya, organisasi keagamaan yang menginginkan terbentuknya kebijakan tentang pornografi, maka organisasi tersebut akan datang secara resmi ke DPR dan meminta semua jalur yang ada supaya tuntutannya bisa terlaksanakan.

  1. Media Komunikasi Politik

Komponen infrastruktur politik media ini sangat mempengaruhi kelompok-kelompok politik lain hingga ke lembaga negara. Media ini bisa berbagai bentuk, mulai dari televisi, radio, dan internet yang saat ini ramai dengan sosial media.

Fungsi media komunikasi politik ialah memberi pendidikan politik kepada masyarakat, proses sosialisasi politik, dan seharusnya menyampaikan segala informasi yang benar tentang sistem dan situasi politik yang ada.

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai Fungsi Infrastruktur Politik: Pengertian, Fungsi, Peranannya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga ;

Baca Juga :  √ Akibat Bullying : Bagi Pelaku dan Korban
Baca Juga :  √ 8 Hubungan UUD 1945 dengan Pancasila
Baca Juga :  √ Peran Pers Dalam Masyarakat: Pengertian Dan Perannya
Baca Juga :  14 Penyimpangan Pada Orde Baru