√Fotosintesis :Pengertian, Sejarah, Reaksi Gelap Dan Terang

Diposting pada

Pengertian Fotosintesis

Fotosintesis berasal dari bahasa Yunani φώτο- [fó̱to-] yang berarti “cahaya,” dan σύνθεσις [sýnthesis] yang berarti “menggabungkan” , “penggabungan” merupakan proses biokimia pembentukan zat makanan tumbuhan, terutama tumbuhan yang mengandung zat hijau atau klorofil. Selain itu makhluk hidup non-klorofil lainnyayang berfotosintesis adalah alga dan juga beberapa jenis bakteri. Organisme ini berfotosintesis menggunakan zat hara, air serta bantuan energy cahaya matahari  dan karbon dioksida.

Sejarah Penemuan Fotosintesis

Fotosisntesis sudah diketahui sejak lama, sekitar tahun 1800-an, jan Van Helmont , seorang dokter ahli kimia pada awal tahun 1600-an melakukan percobaan untuk mengetahui faktor yang menyebabkan masa tumbuhan bertambah dri waktu ke waktu.

Dari penelitiannya itu Jan Van Helmont menyimpulkan bahwa massa tumbuhan bertambah karena adanya pemberin air, akan tetapi pada tahun 1727, Stephen seorang ahli botani dari inggris berhipotesis bahwa pasti ada faktor lain selain air yang berperan, ia mengemukakan sebagian makanan tumbuh berasal dari caha yang terlibat dalam proses tertentu dan berasal dari atmosfer.

Fotosintesis Pada Tumbuhan

Tumbuhan bersifat autotroph. Autotroph ialah dapat mensintesis makanan langsung dari senyawa anorganik, tumbuhan menggunakan air dan karbon dioksida untuk menghasilkan gula dan juga oksigen yang diperlukan tumbuhan sebagai makanannya. Energy untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis. Berikun ini merupakanpersamaan reaksi fotosistesis yang menghasilkan glukosa :

6H2O + 6CO2 + cahaya → C6H12O6 (glukosa) + 6O2

Glukosa bias dipakai untuk membentuk senywa organic lain misalnya seperti selulosa dan dapat pula digunakan sebagai bahan bakar. Perosen ini berlangsung melalui respirasi seluler yang terjadi baik pada hewan maupun tumbuhan.

Fotosintesis Pada Alga dan Bakteri

Alga terdiri dari alga multiseluler misalnya seperti ganggang hingga alga mikroskopik yang terdiri dari satu sel saja.  Walaupun alga tidak mempunyai struktur kompleks tumbuhan darat, fotosintesis pada keduanya ini terjadi dengan cara yang sama. Hanya saja karena alga ini mempunyai berbagai jenis pigmen dalam kloroplasnya. Maka panjang gelombang cahayanya pun yang diserapnya lebih bervariasi. Semua alga besifat autotroph dan menghasilkan oksigen.

Yang sebagian kecil saja yang bersifat geterotrof ini berarti bersifat heteretrof  ini berate bergantung pada materi yang dihasilkan oleh organisme lain.

Reaksi terang

Reaksi teang merupakan proses untuk menghasilkan ATP dan juga reduksi NHDPH2. Reaksi ini memerlukan cahaya matahari dan molekul air. Proses nya diawali dengan penangkapn foton oleh pigmen sebagai antenna.

Reaksi terang melibatkan dua fotosintesis yang saling berja sama, fotosintesis I dan fotosintesis II, fotosistem I (PS I) ini bersisi pusat reaksi p700, ini artinya bahwa fotosistem ini optimal menyerap cahaya pada panjang gelombang yaitu 700 nm, sedangkan fotosestem II (PS II) berisi pusat reaksi p680 dan juga optimal menyerap cahaya pada panjang gelombang 680 nm.

Reaksi gelap

Reaksi gelalp pada tumbuhan juga dapat terjadi melalui dua jalur, diantaranya yaitu siklus Calvin-Benson dan juga jalur Hatch-slack. Pada suklus calvin-benson tumbuhan mengubah senyawa ribulosa-1,5-bisfosfat (RuBP, senyawa dengan lima atom C) dan juga molekul karbondioksida menjadi dua senyawa 3-fosfogliserat (PGA)

 

demikian artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai fotosintesis, semoga artikel ini membantu anda.

baca juga;

Baca Juga :  √JAMUR : Pengertian,Cara Hidup, Ciri, Manfaat Dan Jenisnya
Baca Juga :  √Sejarah Sumpah Pemuda Indonesia
Baca Juga :  √Pancasila : Pengertian, Sejarah dan Fugnsinya
Baca Juga :  √Gempa Bumi : Pengertian Gempa Bumi Teknonik Dan Vulkanik