√Diensefalon: Pengertian, Fungsi dan Struktur Bagiannya

Diposting pada
√Diensefalon: Pengertian, Fungsi dan Struktur Bagiannya

Pengertian

Diensefalon (Diencephalon) merupakan istilah yang dipakai guna menyatakan struktur-struktur di sekitar ventrikel ke 3 serta membentuk inti serebrum (otak besar). Anggota dari diencephalon ialah talamus, hipotalamus, Subtalamus, serta epitalamus.

Fungsi Diensefalon

Diencephalon berperan dalam pengendalian motoik, penggantian informasi alat indera, serta pengendalian fungsi otonomi dari berbagai bagian tubuh. Contoh beberapa aktivitas yang ikut melibatkan kerja dari diencephalon ialah mengunyah, melihat, pergerakan mata, ekspresi wajah, mendengar, bernapas, menelan, mencium, serta pengaturan keseimbangan tubuh.

Struktur Bagian Diensefalon

1. Talamus (Thalamus)

Thalamus merupakan salah satu struktur yang ada di Tengah otak, tepatnya diantara korteks serebral dan otak tengah. Kata talamus berasal dari bahasa Yunani yang berarti ruang bagian dalam. Fungsi utama kelenjar ini ialah untuk menyampaikan sinyal sensorik serta motorik yang berkaitan dengan kesadaran, tidur serta kewaspadaan ke korteks otak. Thalamus adalah suborgan dari diencephalon.

Fungsi Thalamus :

  • Fungsi utama dari kelenjar thalamus ialah menyampaikan informasi yang berkaitan dengan kesadaran, siklus tidur serta kewaspadaan.
  • Thalamus berfungsi guna stasiun pemancar serta meneruskan informasi mengenai reseptor indera (penglihatan, pendengaran, sentuhan, rasa) kecuali penciuman.

2. Hipotalamus (Hypothalamus)

Hipotalamus ialah bagian otak yang merupakan pusat kontrol sistem saraf autonom. hipotalamus ada tepat di atas batang otak. Organ tersebut berbentuk kelenjar yang termasuk ke dalam bagian dari sistem endokrin. Pada manusia ukuran hipotalamus hampir sama dengan ukuran kacang serta menyumbang 1 % dari berat otak secara keseluruhan.

Beberapa fungsi Hipotalamus :

  • Pelepasan berbagai hormon yang mempunyai fungsi penting dalam menjaga kondisi tubuh.
  • Responsif pada berbagai bentuk stimulasi seperti strees, rangsang penciuman, stimulasi suhu, stimulasi cahaya, serta stimulasi lain baik yang berasal dari dalam tubuh maupun dari luar tubuh.
  • Mengontrol asupan makanan.
  • Mengontrol Rasa Takut.
  • Orientasi Seksual.
  • Fungsi Kontrol Otonom.
  • Homeostasis (Keseimbangan Tubuh).
  • Pengaturan Siklus tidur.
Baca Juga :  √ Sejarah Bekasi : Latar Belakang, Makanan Khas, Senjata Tradisional dan Pakaian Adat

3. Subtalamus (Subthalamus)

Subtalamus merupakan nukleus motorik ekstrapiramidal penting yang memiliki banyak hubungan dengan nukleus sistem saraf lainnya. Fungsi dari subtalamus belum bisa dimengerti sepenuhnya, namun jika terjadi kelainan pada bagian ini, maka akan timbul kelainan gerakan kai atau tangan yang terhempas kuat pada satu sisi tubuh.

4. Epitalamus (Epithalamus)

Epitalamus merupakan pita sempit pada jaringan saraf yang membentuk atap diensefalon. Berfungsi dalam pengaturan irama sirkadian tubuh serta menghambat homon gonadotropik.

Demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id tentang √Diensefalon: Pengertian, Fungsi dan Struktur Bagiannya semoga bermanfaat

Baca juga: