√ Contoh Konflik Sosial : Pengertian, Faktor, Dampak dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian

Konflik Sosial Adalah suatu proses sosial antara 2 pihak atau lebih ketika pihak yang mana satu berusaha menyingkirkan pihak lain dengan cara menghancurkan atau membuatnya takberdaya. Latar belakang adanya konflik sosial ialah adanya perbedaan yang susah ditemukan kesamaannya atau didamaikan baik itu perbedaan kepandaian, ciri fisik, pengetahuan, keyakinan, serta adat istiadat.

√ Contoh Konflik Sosial : Pengertian, Faktor, Dampak dan Contohnya

Faktor-faktor

– Perbedaan indvidu, perbedaan pendirian serta perasaan.

– Adanya perbedaan latar belakang kebudayaan sampai membentuk pribadi yang berbeda-beda juga. Seseorang sedikit banyak akan terpengaruh terhadap pola pemikiran serta pendirian kelompoknya.

– Adanya perbedaan kepentingan antara individu dan kelompok dapat menyangkut dibidang ekonomi, politik serta sosial.

– Adanya perubahan nilai yang cepat dengan tiba-tiba dalam masyarakat.

Dampak

  1. Dampak Positif Konflik Sosial

– Adanya yang memperjelas aspek-aspek kehidupan yang belum jelas atau belum selesai dipelajari.

– Adanya penyesuaian kembali norma dan nilai yang diserta dengan hubungan sosial dalam kelompok yang berkaitan.

– Jalan untuk mengurangi ketegangan antar individu maupun antar kelompok.

– Untuk mengurangi atau menekan adanya perselisihan yang terjadi dalam masyarakat.

– Membantu menghidupkan kembali norma lama serta menciptakan norma baru.

  1. Dampak Negatif Konflik Sosial

– Meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok yang telah mengalami konflik dengan kelompok lain.

– Keretakan hubungan antar anggota kelompok, contohnya akibat konflik antar suku.

– Menimbulkan perubahan kebribadian pada individu, contohnya adanya rasa benci serta saling curiga akibat perang.

– Adanya kerusakan harta benda serta hilangnya nyawa manusia.

Contoh Konflik

  1. Konflik Sosial di Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2012

Konflik ini terjadi pada tanggal 27 Oktober 2012 sampai 29 Oktober 2012. Yang menjadi penyebab konflik adalah saat ada 2 gadis yang berasal dari Desa Agom diganggu oleh sekelompok pemuda yang berasal dari desa Balinuraga. Kedua gadis ini sedang mengendarai sepeda motor kemudian diganggu sampai kedua gadis itu terjatuh dan mengalami luka-luka. Sontak kejadian tersebut memicu amarah dari warga desa Agom. Kemudian mereka mendatangi Desa Balinuraga yang mayoritas bersuku Bali dengan membawa sajam dan senjata. Bentrok pun tak terhindarkan sampai menewaskan total 10 orang.

  1. Konflik Sosial di Tolikara Tahun 2016

Konflik terjadi karena pembagian bantuan dana respek antar distrik yang dibilang tidak adil. Konflik ini menimbulkan korban jiwa serta kehilangan harta benda. Selain itu, konflik juga menyebabkan sebagian warga mengungsi dan terjadi penjarahan harta benda.

  1. Konflik Sosial di Kabupaten Flores Timur, NTT Tahun 2013

Konflik sosial yang terjadi pada tanggal 11 Mei 2013 di Desa Wulublolong dan Desa Lohayong 2 Kecamatan Solor Timur Kabupaten Flores Timur Provinsi NTT. Penyebabnya ialah saling rebut material yang ada di batas desa yang diklaim oleh kedua warga desa sebagai pemilik. Konflik menimbulkan kerugian materi, korban jiwa dan sebagian warga mengungsi.

  1. Konflik Sosial di Rembang, Jawa Tengah Tahun 2016

Terjadi antara Semen Indonesia dengan warga setempat Pegunungan Kendeng, Rembang Jawa Tengah. Penyebabnya ialah berbagai kejanggalan yang sydag dilakukan oleh Semen Indonesia contohnya

  1. Konflik Sosial di Aceh Singkil, Tahun 2015

Aksi pembakaran gereja yang terjadi tanggal 13 Oktober 2015 di Aceh Singkil berawal dari adanya demonstrasi yang dilakukan oleh remaja Muslim. Mereka menuntut pemerintah setempat untuk melakukan pembongkaran pada sejumlah gereja yang dianggap tidak mempunyai izin. Karena tensi yang tinggi, sebanyak 600 orang kemudian memutuskan melakukan pembakaran pada beberapa gereja yang ada. Konflik ini mengakibatkan 1 orang tewas serta 4 orang luka-luka.

  1. Konflik Sosial di Tolikara, Tahun 2015

Banyak pihak yang berpendapat bahwa konflik sosial yang terjadi di Tolikara ini tak hanya berlatar belakang agama, tetapi juga masalah kesenjangan ekonomi dan keamanan. Konflik yang terjadi saat Hari Raya Idul Fitri ini berawal dari penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok orang kepada warga yang sedang melakukan Sholat Id. Aksi ini berlanjut pada pembakaran masjid, bangunan rumah dan kios yang ada di sekitarnya.

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ Contoh Konflik Sosial : Pengertian, Faktor, Dampak dan Contohnya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga :

Read More  √ Contoh Etika Politik Beserta Penjelasannya
Read More  √ Apa itu BPK : Pengertian, Fungsi, Wewenang, Tugas dan Syaratnya
Read More  √ Globalisasi di Indonesia : Pengertian, Ciri-ciri, Teori, Faktor dan Dampaknya
Read More  √ Geostrategi Indonesia : Pengertian, Sejarah, Tujuan, Faktor, Perkembangan