√ Cerita Timun Mas : Beserta Dongennya

Diposting pada

DongengAnak Timun Mas

KisahAwal

Di sebuah desa tinggallah seorang janda tua yang bernama Mbok Yem. Ia hidup sebatang kara tidak memiliki seorang suami dan anak.

Setiap harinya Mbok Yem selalu ke hutan mencari kayu bakar. Suatu hari, Ia bertemu dengan makhluk raksasa yang sangat menyeramkan ditengah hutan. Tubuhnya setinggi pohon, kulitnya gelap penuh bulu kasar, kukunya panjang dan sepasang taring tajam.

Tubuh Mbok Yem gemetar ketakutan melihat mahkluk besar itu. Raksasa itu berkata dengan suara besar,” Hei, perempuan tua? Tidak perlu takut, aku tidak akan memakanmu. Kamu terlalu tua. Dagingmu pun keras tidak enak. Aku kesini hanya mau memberikan sesuatu padamu.”

Raksasa itu memberinya beberapa butir biji tanaman lalu berkata,”Tanamlah biji ini dan rawat dengan baik, maka kau akan mendapatkan semua yang kau inginkan. tapi ingat, kau jangan menikmatinya sendiri. Kau harus berikan juga padaku sebagai tanda terima kasih.” Mbok Yem hanya mengangguk.

  • Sebutir Biji Timun

Akhirnya Mbok Yem pulang ke rumahnya, lalu menanam benih tersebut. Dengan ajaib, keesokannya, benih itu tumbuh menjadi tanaman mentimun. Buah besar-besar berwarna emas.

Karena penasaran ia memetik buah mentimun yang paling besar itu. Setelah membelahlah, Mbok Yem terkejut didalam timun itu ada seorang bayi perempuan yang cantik.               

“Jadi ini maksud ucapan raksasa.” Batin mbok yem.

Mbok Yem sangat senang dan tidak percaya bahwa ia memiliki seorang anak perempuan cantik Karena ia lahir dari buah mentimun emas.  Yang akhirnya ia beri nama Timun Mas.

Esok harinya, Mbok Yem bertemu kembali dengan raksasa itu di hutan dan berkata berkata, ” Engakau sudah memperoleh yang kau inginkan selama ini. Sesuai janjimu, kau harus membaginya denganku.”

Read More  √ Apa itu Modernisasi : Pengertian, Ciri-ciri,Dampak, Hubungan

Mbok Yem bingung, lalu bertanya, ” Bagaimana mungkin bayi perempuan dapat dibagi?”

“Tidak perlu bingung perempuan tua. Kau boleh memilikinya hingga usia 17 tahun. Sdan elanjutnya. Anak itu akan ku jadikan santapan.” ucap raksasa.

“Baiklah raksasa. Aku akan merawatnya dan akan ku anggap anakku sendiri hingga usia 17 tahun,” ucap Mbok Yem.

Timun Mas tumbuh menjadi gadis yang cantik jelita serta baik hati. Kulitnya kuning langsat, tubuhnya tingg serta rambut hitam berkilau.

Timun Mas juga rajin membantu ibunya, selalu menemani mencari kayu bakar dihutan. Sehingga membuat Mbok Yem takut kehilangannya. Ia tidak ingin Timun Mas menjadi santapan si raksasa.

MeloloskanDiri

Beberapa tahun kemudian. Timun Mas kini berusia 17 tahun dan sudah waktunya untuk raksasa mengambilnya. Mbok Yem pun menyuruh Timun Mas untuk bersembunyi dikamar. Tiba-tiba, terdengar dentuman keras dari langkah kaki si raksasa. Membuat Mbok Yem gemetar ketakutan.

“Hai perempuan tua! Mana anak perempuanmu yang kau janjikan untukku ?” teriak raksasa.

“Ia sedang mandi dikali, Tuan raksasa. Tubuhnya bau. Pasti kau tidak suka memakannya” jelas Mbok Yem.

“Baiklah. Aku akan datang seminggu lagi. Dan pastikan ia sudah siap untuk ku bawa kehutan.” ucap raksasa.

“Tentu, Tuan. Aku tidak akan mengecewakanmu.” kata Mbok Yem.

Setelah raksasa itu pergi Mbok Yem dan Timun Mas merasa lega. Mereka memiliki waktu semiggu untuk bersama. Waktu seminggupun cepat berlalu, raksasa itu datang lagi, karena tidak ingin berpisah Timun Mas kembali bersembunyi di dalam tempayan air yang kosong di dapur.

” Hai perempuan tua. Aku menagih janjimu! Cepat serahkan anakmu itu.” Teriak si raksasa.

” Maaf, Tuan raksasa. Timun Mas sedang menjual kayu dikampung. jika kau datang lebih pagi, pasti bisa bertemu dengannya.” jelas Mbok Yem

Read More  √ Asal Usul Kota Bekasi : Sejarah, Geografi, Kependudukan, Perekonomian, Pemerintand dan Infrastruktur

” Baiklah, ku beri 1 minggu lagi. kalau kau tidak serahkan anakmu akan ku hancurkan rumahmu.” Teriak raksasa dengan marah.

Mbok Yem ketakutan dengan ancaman itu. Ia tidak rela anaknya menjadi santapan raksasa kejam itu. Melihat hal itu Timun Mas berkata. ” Ibu, jangan sedih. Biarkanlah aku menjadi santapan raksasa itu.”

“Tidak nak. Ibu tidak akan merelakanmu menjadi santapan raksasa jahat itu. ibu akan melakukan apapun agar bisa menyelamatkanmu.” Ujar Mbok Yem.

Kemudian Mbok Yem pergi untuk menemui seorang kakek sakti di gunung lalu ia diberi benih mentimun, sebuah duri, sebutir garam, serta sepotong terasi.

Seminggu kemudian, raksasa itu datang dengan emosi. Kaki besarnya di hentak-hentakan ke tanah sehingga bergetar.

“Cepat serahkan anakmu itu atau akan kuhancurkan rumah beserta dirimu juga! Ak sudah lapar!” teriak raksasa itu.

” Maaf, Tua raksasa. Anakku sudah pergi ke hutan. Kembalilah ketempat tinggalmu di hutan. Timun Mas sudah ada disana.” ucap Mbok berbohong.

Disaat itu. Timun Mas keluar rumah lewat pintu belakang. Ia membawa semua benda yang diberikan kakek sakti itu. Raksasa melihat Timun Mas ketika akan kembali ke hutan lalu mengejarnya.

Walaupun panik Timun Mas masih ingat perintah ibunya untuk melempar benih mentimun yang langsung berubah menjadi ladang mentimun dengan buah yang besar-besar. sehingga raksasa lapar itu memakan timun-timun itu samapi perutnya kekenyangkan dan kembali mengejar Timun Mas dengan jalan yang lambat.

Timun Mas melempar sebuah duri ketika raksasa mulai dekat. lalu berubah jadi hutan bambu yang semakin memperlambat jalan si raksasa karena banyak luka tertusuk bambu.

Tetapi, raksasa itu masih bisa mengejarnya. Timun Mas kali ini melempar sebutir garam yang berubah menjadi lautan luas membuat si raksasa harus berenang untuk mengejarnya.

Read More  √ Raja Pertama Kerajaan Kutai : Latar Belakang, Masa Kejayaan

Raksasa itu masih berhasil dan terus mengejar Timun Mas walau sudah kelelahan. Yang terakhir Timun Mas melempar lalu berubah menjadi lumpur hisap yang berhasil mengisap raksasa itu hingga tewas

HappyEnding

Setelah terbebas dari raksasa itu. Kehidupan TimunMas beserta Mbok Yem membaik. Timun Mas bertemu seorang pangeran dari negeri seberang. Pangeran itu jatuh cinta dan menikahinya. Timun Mas dan Mbok Yem dibawa oleh pangeran keistananya dan hidup bahagia selamanya.

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ Cerita Timun Mas : Beserta Dongennya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga :