√Cara Mengajar yang Menyenangkan dan Tidak Bosan

Diposting pada

Dunia duniapendidikan.co.id akan memberi tips Bagaimana Cara mengajar yang Menyenangkan Simak Hal berikut ini:

A. Cara Guru Mengajar Yang Menyenangkan

√Cara Mengajar yang Menyenangkan dan Tidak Bosan

  1. Honesty

Pengajar wajib menanamkan sikap berani untuk mengatakan ketidaktahuan pada para siswa nya. Dengan menanamkan sikap berani dalam mengatakan ketidaktahuan, maka para siswa secara tidak langsung diajarkan untuk berani mengakui kesalahan yang sudah di perbuatnya. Tugas guru ialah memberikan semangat siswanya yang berani berkata tidak tau daripada harus mempermalukan siswanya di depan kelas ketika dia tidak bisa. Tapi perlu diingat, pemberian apresiasi tersebut haruslah di lakukan dengan cara yang tepat, tidak seolah-olah menyetujui semua siswa yang sedikit-sedikit tidak tahu, karena hal ini juga berdampak pada matinya kreativitas siswa untuk mengmbil resiko setiap apa yang diperbuat.

  1. Commenting On Student Question

Jangan membiarkan siswa menjawab tanpa diberikan apresiasi yang baik, walaupun siswa tersebut menjawab pertanyaan yang diajukan dinyatakan salah. Karena mereka yang sudah berani menjawab pertanyaan, berarti mempunyai value lebih dibandingkan rekan-rekannya yang lain yang tidak berani menjawab. Apresiasi tersebut tak selalu berbentuk barang, ataupun sanjungan, Tetapi dengan memberikan komentar bijak dan baik pun menjadi salah satu apresiasi yang sangat berguna bagi siswa itu sendiri, maupun siswa yang lainnya.

  1. Question & Answer Method

Disaat suasana kelas sedang membosankan tentu membuat tensi darah pengajar beku, sampai  bingung tak menentu. Salah satu teknik yang bisa dilakukan untuk mencairkan suasana namun tetap apik ialah mengajukan pertanyaan. Pertanyaan bisa dilakukan dengan cara yang tak biasa, sehingga menarik perhatian murid. Cara bertanya seperti dengan mengungkapkan fenomena terbaru yang dikomparasikan dengan pembelajaran ialah metode ampuh yang bisa diterapkan. Teknik bertanya ini bertujuan untuk menarik perhatian siswa dan membuatnya bergairah untuk menerima informasi selanjutnya. Jangan biasakan tetap menerabas membaca buku teks, Padahal murid di belakang sudah tergeletak kepalanya di atas meja, karena mendengarkan khotbah ilmu monoton yang anda peragakan.

  1. Focus & Point Basis

Terkadang metode pembelajaran yang menerapkan slide dalam menjelaskan materi, tujuan awalnya ialah untuk membantu siswa untuk memahami apa yang di khotbahkan. Tetapi yang terjadi saat ini, media power point yang di berikan guru justru malah menjadi buku teks di dinding. Banyak dari guru yang mencampurkan banyak sekali tulisan, yang sebenarnya dapat di baca sendiri oleh para siswanya. Yang lebih anehnya, sebagian guru mejelaskan materi dan juga membaca buku. Lantas buat apa power point tersebut? Memakai power point cobalah fokus terhadap intin dari point yang ada, dengan mengkomparasikan beberapa video singkat maupun musik, karena hal ini sangat bermanfaat untuk membangkitkan gairah siswa yang tengah bosan mendengarkan materi dari pagi sampai sore.

  1. Self Reflection

Mempersilahkan siswa menjawab pertanyaan yang diberikan siswa tersebut untuk membantunya mengasah pola pikir. Selain membantu mengasah pola pikir siswa, metode ini juga bertujuan untuk mendidik siswa untuk ikut serta memberikan solusi dari sebuah masalah yang ia ajukan. Fungsi guru ialah sebagai penuntun dan pembimbing jika jawaban dari apa yang dia ajukan sendiri tidak tepat.

Menjadi guru adalah pekerjaan yang menuntut pembaharuan di setiap harinya. Pembaharuan tersebut tak hanya berdasarkan instrument dalam pengajaran, tetapi dituntut untuk cerdas pula mengkomparasikan instrument pengajaran dengan wawasan yang dimilikinya. Bagi mereka yang memang mempunyai skill dalam dunia mengajar, tentu akan cerdik untuk selalu mencari teknik terbaik yang bisa di aplikasikan kepada para muridnya yang berbeda pada setiap harinya.

  1. Reasoning & Argumentation

Menjabarkan alasan dari sebuah materi yang dianggap sulit agar siswa semakin paham. Dengan menerapkan langkah ini, akan membuat siswa paham secara menyeluruh dari materi yang disampaikan oleh guru di depan kelas. Penting sekali untuk memakai reasoning dan argumentation dalam menjelaskan materi-materi sulit, karena jika materi sulit tak di jabarkan secara mendalam dengan berbagai alasan dan argumentasi valid di lapangan, membuat siswa menganggap anda omong besar yang hanya diketuahi anda sendiri.

  1. Picture & Group Technology

Di jaman modern yang serba cangih saat ini, tentu pembelajaran yang masih memakai cara kuno, hanya sekedar khotbah satu arah akan sangat mubadzir tenaga, bagi guru itu sendiri. Mungkin niat kebaikan tanpa tulus ikhlas ingin mencerdaskan anak bangsa lewat khotbah satu arah tersebut tidaklah salah, tapi penting untuk memahami karakter anak yang mengikuti perkembangan zaman. Ya Mengajar memakai bantuan media gambar atau tulisan merupakan salah satu ikhtiar seorang guru berinovasi dalam pembelajaran. Maka sangat dianjurkan bagi para guru, atau bahkan dosen segaligus melek tekhnologi, atau jika tak bisa mintalah bantuan pada rekan anda yang sedikit paham pada tekhnologi untuk menyiapkan materi pembelajaran.

  1. Body Language

Dengan memanfaatkan body language yang tepat dan ekspresif sangat berguna dalam memahamkan siswa terhadap materi yang disampaikan. Dengan memakai body language yang pas dan tepat bahkan sedikit atraktif, memudahkan siswa dalam mengembangkan imajinasinya terhadap apa yang telah dijelasakan oleh guru di depan. Selain itu dengan memanfaatkan body language, berfungsi dalam menarik perhatian semua murid. Memakai gerakan-gerakan tubuh supaya penyampaian lebih jelas, menarik perhatian siswa dan mudah untuk diingat.

  1. Teaching Motivating

Cara Mengajar yang satu ini adalah Cara Mengajar yang dikembangkan oleh jhon M. Keller, dari Florida State University pada tahun 1983-1987. Cara ini pun memiliki 4 strategi pokok di dalamnya untuk memotivasi pembelajaran yaitu; Attention yang berhubungan dengan pemeliharaan terhadap minat, keingintahuan serta perhatian.

  1. Analogy & Case Study

Mengajar dengan memberikan contoh studi kasus berasal hal-hal yang ada di sekitar. dengan melakukan analogi dan study kasus secara tepat, siswa akan mudah untuk membayangkan kegunaan materi yang disampaikan pada kehidupan sehari-hari. Hindari penggunaan analogy ataupun case study yang asing pada siswa. Karena hal itu malah justru semakin membingungkan para siswa dalam menyerap materi.

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √Cara Mengajar yang Menyenangkan dan Tidak Bosan, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga ;

Baca Juga :  √Cara Mengajar Anak TK Agar Tidak Bosan Beserta Tipsnya
Baca Juga :  √Cara Mengajari Anak Membaca Dengan Mudah
Baca Juga :  √Cara Cepat Belajar Membaca Anak TK dan Tipsnya
Baca Juga :  √Ciri Hukum Adat : Pengertian, Ciri, Unsur dan Contohnya