√Cara Mendidik Anak Laki : Sesuai Sunnah Rosulullah

Diposting pada

Cara mendidik anak laki

Anak adalah karunia besar dari allah swt, sudah kewajiban orang tua untuk mendidiknya dengan baik . pla asuh orang tua juga sangat pempengaruhi sekali untuk masa depan anak mejadi baik. Doa dan usaha orang tua bisa mengantarkan anak menuju kesuksesan. Orang tua perlua membimbing dan juga memperkuat karakter anak sesuai kodrat masing-masing. Anak laki dan perempunyai mempunyai keistimewaan yang baik fisik maupun psikitis. Mendidik anak laki-laki sedikit berbeda dengan cara mendidik anak perempuan. Pembahasan kali inni akan sangat bermanfaat sekali bagi para calon orang tua yang menginginkan anaknya lakinya menadi anak yang bermanfaar bagi banyak pihak. Berkut ini kami akan menguraikan cara mendidik anak laki-laki sesuai sunah rosulullah.

√Cara Mendidik Anak Laki : Sesuai Sunnah Rosulullah

  1. Memberi nama dan mendoakan yang baik.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa nama merupakan doa. Pada ornag tua hendaknya memberi nama yang baik, ini agai setiap memanggilnya maka akan mendoakannya. Nama yang baik bisa diperoleh dalam alquran. Ada sebaian orang tua yang mengambil nama dari para nabi aau sahabat, yaitu dengan mengharapkan kelak mejadi orang yang juga dekat dengan allah. Nama yang baik dapat dilihat di buku maupun internet. Sebelum memberi nama anak, ama hendaknya dipertimbangkan terlebih dahulu ini agar mendapat nama yang baik.

  1. Menumbuhkan jiwa kepemimpinan

Laki-laki adalah pemimpin, seperti di jelaskan dalam alquran surat annisa ayat 34 “kaum laki-laki itu ialah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (waniata)”. Sejak usia dini sebaiknya para orang tua selalu menanamkan jiwa kepemimpinan bagi anak lakinya. Dengan begitu, anak akan memehami perannya sebagi anak laki-laki dan juga tumbuh seikap tegas maupun mandiri sesuai dengan tempatnya. Orang tua bisa menceritakan kisah teladan dalam islam sehingga anak akan merasakan dekat dengan tokoh-tokoh di dalamnya. Orang tua bisa mempunyai kisah teladan nabi dan sahabatnya yang bisa memberikan keteladanan. Hal ini akan dapat mendorongnya untuk mempunyai akhlak seperti idolanya yang bisa diceritakan. Melatih kepemimpinan dan juga kemandirian. Olahraga sunah rosulllah yaitu memanah,berenang dan juga berkuda.

  1. Menunjukan rasa kasih sayang

Ada orang tua yang segan untuk menunjukkan rasa sayangnya terhadap anak laki-laki karena beranggapan bahwa anak laki tidak perlu di manja seperti halnya anak perempuan, akan tetapi sebenarnya anggpaan ini tidaklah benar, bahkan rosulullah SAW pun sering menunjukkan kasihsayang pada anak laki-lakinya dan juga cucu laki-laki nya. Rosulluh menggendong dan mencium hasan bin ali, cucu kesayangannya. Rasa kasih dan sayang yang ditunnjukan akan membangkitkan rasa percaya diri anak, jadi, hendaknya orang tua jangan segan untuk menuntukan rasa sayang kepada anak laki-laki dengan catatan dalam taraf wajar dan juga bis dimaklumi.

  1. Menanamkan tauhid dan aqidah yang kuat

Orang tua juga berkewajiban untuk mengajarkan anaknya tentang siapa dirinya dan juga siapa tuhannya penanaman dasar aqidah juga sebaiknya dimulai sejak dini. Pengetahuan tentang rukun islam, rukum iman dan solat lima wkttu atas dasar kecintaan dan ketaatan kepada allah sangat penting. Dieiwayatkan oleh an-nasai dalam isyratun nisaa. Dan juga ibnu hibban dari shahabat anas bin malik tadhiyallaauu anhu sesungguh nya alah akan bertanya kepada setiap pemimpin tentang apa yang dipimpinnya, apakah ia pelihara atau ia sisiakan, hingga seorang ditanya tentan gkeluarganya.

Demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √Cara Mendidik Anak Laki : Sesuai Sunnah Rosulullah, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semua.

baca juga :

Baca Juga :  √Pengertian Psikotest : Manfaat dan Tujuannya
Baca Juga :  √Autobiografi : Pengertian , Ciri, Jenis, Struktur, Tujuan, Kedah dan Contohnya
Baca Juga :  √Bisnis Sampingan Guru : Kuliner , Penulis, Kerajinan, Privat
Baca Juga :  √Standar Operasional Prosedur (SOP) : Pengertian, Tujuan, Manfaat, Cara dan Contohnya