√ Cara Kerja Enzim : Pengertian, Teori, Fungsi, Sifat, Biokatalisator

Diposting pada

Enzim sangat erat seklai kaitannya dengan segala macam proses metabolisme yang terjjadi pada tubuh organisme. Metabilisme takkan sempurna tanpa adanya enzim, lalu apasih enzim? Dan bagai mana cara erkja dan perannya dalam suatu proses metabolisme ? berikut ini kami akan paparkan mengenai seputar enzim.

√ Cara Kerja Enzim : Pengertian, Teori, Fungsi, Sifat, Biokatalisator

Pengertian enzim

Enzim merupakan senyawa protein yang tersusun dari kompunen protein dan katalitik yang mempunyai guna untuk mempercepat suatu proses metabolisme pada tubuh organisme. Kenapa komponen tersebut begitu penting dalam sebuah proses metabolisme, karena mempu mempercepat dengan menurunkan energi aktivitas yang dibutuhkan pada saat reaksi metabolisme akan dimulai.

Cara kerja enzim

Cara kerja enzim di dalam suatu reaksi metabolisme pada tubuh organisme adalah dengan menurunkan aktivitas yakni energi yang dibutuhkan untuk bisa memulai suatu reaksi. Dengan meminimalkan “cost” maka proses akan berlangsung juga akan bisa lebih cepat. Energi aktivitas di dalam suatu reaksi kimia tersebut bisa diperumpamakan adalah sebagai “biaya jalan” dalam sebuah proses produksi. Semakin rendah “biaya jalannya”, maka makin akan cepat proses nya.

Teori gembok dan kunci

Email fischer pada 1894 merupakan yang menemukan teori ini. Menurut beliau, enzim akan berikatan dengan subtran yang memiliki bentuk yang sama dengn sisi aktif dari enzim. Dengan kata lain, hanya subtrat yang memiliki bentuk yang cocok secra spesifik yang dapat berhubungan dengan enzim.

Oleh karena itu kenapa disebut sebagai teori gembok dan kunci, yang mana enzim diilustrasikan sebagai kunci dan subtrat diitilahkan gembok. Karena gembok mempunyai kecocokan sisi yang sama untuk dapat membuka atau sebaliknya.

Teori induksi

Daniel koshland pada 1958 ialah yang menggunakan teori ini, enzim memiliki sisi aktif yang fleksibel. Mesiki begitu, sisi aktif enzim tersebut mempunyai titik-titik pengitakan yang sama atau spesifik. Sehinga ganya subtrat yang mempunyai titik-titik pengikatan yang spesifik sama yang akan menginduksi sisi aktif dari enzim pas

Fungsi enzim

Enzim memiliki peran yang sangat penting di dalam suatu reaksi kimia. Seperti yang dijelaskan fungsi enzim aialah mempercepat suatu reaksi kimia pada tubuh organisme. Tanpa enzim, maka proses metabolisme baik anabolisme maupun katabolisme akan terganggu. Selain dari itu, sifat enzim yang tidak ikut bereaksi dengna subtrat inilah yang sangat paling menguntungkan dalams ebuah percepatan reaksi kimia pada tubuh organisme.

Sifat-sifat enzim

Peran enzim yang sangat penditng dalam kelangsungan organisme. Oleh sebab itu, kita harus emngetahuai apa saja sifat-sifat dari enzim ini. Dibagah ini merupakan uraian mengenai sifat enzim yang harus anda ketahui:

Biokatalisator

Bersifat biokatalisator artinya enzim adalah sebuah senyawa katalis yakni sebuah senyawa yang sangat mempercepat sebuah reaksi kimia tanpa ikut bereaksi juga. Karena enzim ini berasal dari organisme, maka enzim disebut juga adlah sebagai senyawa biokatalisator

Termolabil

Sebagian struktur enzim merupakan sebuah senyawa protein. Oleh karena itu, enzim juga memiliki sifat terbolabil artinya enzim sangat dipengaruhi oleh suhu. Enzim juga memliki suhu optimum untuk bisa menjalankan fungsinya.

Spesifik

Seperti yang telah diuraiakan dalam 2 teori cara kerja enzim, enzim ini bersifat spesifik yang artinya, enzim akan mengikat suatu substrat yang bisa untuk berikatan dengan sisi aktif enzim. Substrat tersebut mempunyai titik pengikatan yang sama yang akan menyebabkan substrat bisa diikat oleh enzim. Sifat spesifik enzim tersebut juga dijadikan ialah sebagai dasar penamaan. Nama enzim ini juga biasanya diambil dari jenis substrat yang diikat / jenis reaksi yang berlangsung.

Dipengaruhi pH

Sama halnya dengan suhu, pH atau derajat keasaman juga turut dalam memengaruhi kerja enzim. Pada dasrnya , enzim tersebut bekerja pada suasana netral (6,5 – 7). Akan Tetapi beberapa enzim optimum pada pH asam seperti Pepsinogen, ataupun pada pH yang basa seperti Tripsin.

Bekerja bolak balik

Enzim yang memecah senyawa A menjadi B, juga enzim yang membantu reaksi pembentukan senyawa B dari senyawa A. Hal inilah mengapa disebut kalau enzim itu bekerja dengan secara bolak balik.

Tidak menentukan arah reaksi

Perubahan senyawa A menjadi B atau dibalik bukanlah enzim yang akan menentukan kemana arah reaksitersebut akan berjalan. Senyawa yang lebih dibutuhkan adlah poin dari arah sebuah  reaksi kimia. Misalnya, tubuh kekurangan glukosa maka akan bisa memecah gula cadangan (glikogen) serta juga sebaliknya.

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.di mengenai √ Cara Kerja Enzim : Pengertian, Teori, Fungsi, Sifat, Biokatalisator, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga :

Baca Juga :  √ Arti analogi : Definisi, Tujuan, Macam, Ciri dan Contohnya
Baca Juga :  √ Alat Reproduksi Wanita dan Fungsinya : Bagian Luat, Mons Pubis, Labia
Baca Juga :  √ Alat Pembayaran Internasional : Tunai, Telegrafit, Cek, Emas, Letter Of Credit
Baca Juga :  √ Armada Laut Kerajaan Majapahit Beserta Sejarahnya Lengkap