√Asas Kewarganegaraan: Pengertian, Tujuan dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian

Kewarganegaraan adalah keanggotaan seseorang dalam kontrol satuan politik tertentu yang bersamanya membawa hak untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik. Seseorang dengan keanggotaan itu disebut warga negara. Seorang warga negara ada hak mempunyai paspor dari negara yang dia dianggotai.

Tujuan

  1. Memberikan pengetahuan dan kemampuan dasar kepada warga negara tentang hubungan antara warganegara dengan negara, hubungan antara warganegara dengan warganegara, dan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara supaya menjadi warganegara yang bisa diandalkan oleh bangsa dan negara.
  2. Supaya warga negara memahami dan melaksanakan hak dan kewajiban secara santun, jujur dan demokratis serta ikhlas sebagai Warganegara Republik Indonesia yang terdidik serta bertanggung jawab.
  3. Supaya Warga Negara menguasai dan memahami banyaknya masalah dasar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta bisa mengatasi dengan pemikiran kritis dan bertanggung jawab yang berlandaskan Pancasila, Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional.
  4. Supaya warga negara mempunyai sikap perilaku sesuai nilai-nilai kejuangan, cinta tanah air, rela berkorban bagi nusa dan bangsa.

Asas-asas Kewarganegaraan Di Dunia

√Asas Kewarganegaraan: Pengertian, Tujuan dan Contohnya

  1. Asas Ius Sanguinis (Asas Keturunan)

Asas ius sanguinis ialah kewarganegaraan seseorang yang ditentukan berasal dari keturunan orang yang bersangkutan. Contohnya, Seseorang dilahirkan di negara Indonesia, sedangkan orang tuanya berkewarganegaraan Negara Belanda, maka ia adalah warga negara Belanda. Jadi berdasarkan asas ini, kewarganegaraan anak selalu mengikuti kewarganegaraan orang tuanya tanpa harus memperhatikan di mana seseorang itu lahir.

  1. Asas Ius Soli (Asas Kedaerahan)

Asas Ius Soli ialah kewarganegaraan seseorang ditentukan berasal dari tempat kelahirannya. Contonya, seseorang dilahirkan di negara Indonesia, sedangkan orang tuanya berkewarganegaraan negara Jerman, maka dia adalah warganegara Indonesia. Jadi dalam asas ini kewarganegaraan seseorang tidak terpengaruh dari kewarganegaraan orang tuanya, karena yang menjadi permasalahannya adalah tempat kelahirannya. Pada asas ini tidak berlaku asas ius sanguinis, yang menjadi tolak ukur penentuan kewarganegaraan ialah tempat kelahiran orang tersebut, sedangkan faktor keturunan tidak bisa menentukan kewarganegaraan.

Asas Kewarganegaraan Di Indonesia Menurut UU RI No.12 Tahun 2006

 

  1. Asas ius

    sanguinis

Asas ius sanguinis adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang berasal dari keturunan,bukannya berdasarkan negara tempat dilahirkan.

  1. Asas ius soli secara terbatas

Asas ius soli secara terbatas adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarkan negara tempat kelahiran, yang diberlakukan terbatas untuk anak-anak sesuai dengan peraturan yang diatur undang-undang.

  1. Asas kewarganegraan tunggal

Asas kewarganegraan tunggal adalah asas yang menentukan 1 kewarganegaraan untuk setiap orang. Jika seorang lahir di luar negeri dari pasangan Indonesia, maka dia hanya dapat memilih satu kewarganegaraan. Setelah dewasa, harus memilih warga negara mana yang ia mau. Jadi, dalam undang-undang tidak mengenal kewarganegaraan ganda atau disebut bipatride. Karena bagi Indonesia, nasionalisme seseorang harus ditunjukkan pada kewarganegaraannya. Jangan sampai suatu saat ada konflik kepentingan karena 2 kewarganegaraan yang dipegang.

  1. Asas kewarganegaraan ganda terbatas

Asas kewarganegaraan ganda terbatas adalah asas yang menentukan kewarganegaraan ganda untuk anak-anak sesuai dengan peraturan yang diatur dalam undang-undang. Ketika dewasa, maka anak akan menentukan Kewarganegaraan yang mau dipilihnya. Ini berhubungan dengan kesetiaan pada Pancasila sebagai ideologi negara dan nasionalisme .

Contoh Kasus Kewarganegaraan

1 .Kelahiran

Contoh Kasus:

Seorang Laki-laki bernama Jason ( Warga Negara Belgia ) menikah dengan Seorang perempuan bernama Katsuto ( Warga Negara Jepang ) di Jakarta (Indonesia) dan diakui oleh Negara indonesia bahwa perkawinannya sah. Jason telah bertempat tinggal di Jakarta ( Indonesia ) selama 1 tahun sedangkan Katsuto bertempat tinggal di Jakarta ( Indonesia ) juga selama 6 bulan. Setelah menikah mereka dikaruniai anak perempuan yang diberi nama Emilia Brigler. Emilia Brigler dilahirkan di Negara Indonesia. Menurut UU yang berlaku di Negara Indonesia anak itu bisa memperoleh kewarganegaraan Indonesia karena Emilia lahir di Negara Indonesia. Setelah Berumur 17 tahun Emilia Brigler mendapat KTP dengan warga negara Indonesia.

Kesimpulan:

Seorang anak yang lahir di Indonesia berdasarkan perkawinan yang sah menurut hukum di Indonesia walaupun ayah atau ibunya bukan termasuk Warga Negara Indonesia tetapi anak itu tetap menjadi Warga Negara Indonesia ( WNI ). Sama seperti Emilia Brigler yang mempunyai Orang tua berkewarganegaraan Asing tetapi Emilia termasuk kedalam Warga Negara Indonesia karena Emilia Brigler dilahirkan di Negara Indonesia.

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √Asas Kewarganegaraan: Pengertian, Tujuan dan Contohnya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga ;

Baca Juga :  √Pelaksanaa Pancasila Dalam Orde Baru: Lama, Era Reformasi Dan Penyelewengannya
Baca Juga :  √6 Negara Yang Menganut Paham Liberalisme Dan Sejarahnya
Baca Juga :  √Dasar Hukum NKRI: Pancasila, Filsafat dan Pasal UUD 1945
Baca Juga :  √Dampak Korupsi Bagi Negara Beserta Sejarahnya