√ Asal Usul Sungai Musi Beserta Sejarahnya

Diposting pada

Asal Usul Sungai Musi

Pada Zaman dahulu kala, hubungan lalu lintas laut di seluruh dunia menggunakan dengan perahu layar. Pada zaman itu, banyak juga bajak laut.

Saat itu perdagangan tidak memakai sistem jual beli namun dengan sistem barter. Menurut cerita, ada kelompok bajak laut negeri Cina yang terdiri dari 4 perahu layar, berlayar ke Selat Bangka. Perompak tersebut dipimpin oleh seorang yang bergelar Kapten. Mereka tertarik saat lewat muara Sungai Musi, terutama karena lebarnya. Kapten mencari dalam peta, ternyata sungai tersebut belum ada nama di peta.

Para perompak itu melihat banyak perahu besar serta tongkang datang dari hulu sarat dengan muatan hasil bumi, Mereka juga mulai membentuk kelompok-kelompok untuk menjelajah daerah-daerah hulu. Ada pun kelompok mereka yang sampai di daerah dataran rendah Gunung Dempo (daerah Lahat sekarang), mereka kagum melihat betapa suburnya tanah di situ. Tanaman kopi dengan buahnya sangat besar-besar. Begitu pula cengkih, kayu manis dan berbagai tanaman lainnya.

Kelompok yang menjelajah Muara Enim sekarang pun kagum dengan melihat tanaman rempah-rempah serta batubara yang muncul di permukaan tanah. Sementara itu yang sampai di wilayah Ranau, begitu takjub saat melihat tembakau pun tumbuh disana. Kapitan juga begitu tertarik dengan Wilayah Sumatera Selatan yang berpusat di Sungai Musi, dia pun memutuskan untuk tinggal menetap di Palembang. Dia memberi tanda melingkari daerah Sumatera Selatan dalam peta seraya berkata,”Kita sekarang ada di daerah ini. Ternyata daerah dan sungai tersebut belum ada namanya di peta. Sudah ku pikir-pikir, kita menamakan daerah ini dengan nama Mu Ci (dalam bahasa tua Cina Han, Mu Ci berarti Ayam Betina, dan Mu Ci adalah nama bagi Dewi Ayam Betina yang memberikan keberuntungan kepada manusia).

Baca Juga :  √Contoh Kalimat Majemuk : Pengertian, Ciri dan Jenisnya, Bertingkat, Setara

Seorang perompak bertanya,”Mengapa Tuan menamakan daerah ini Mu Ci?” Bukankah Mu Ci (Ayam Betina) merupakan makhluk yg memberikan keuntungan buat manusia? Sekali bertelur belasan butir. Telur merupakan sumber makanan dan rezeki. Daerah ini juga sangat subur, luar biasa suburnya, hasil rempah-rempahnya berkualitas tinggi. Ada tambang batubara, emas dan lain-lain. Maka daerah ini layak di sebut Mu Ci, karena tanahnya begitu kaya raya memberi keberuntungan bagi manusia. “Kalian ingat, penduduk di daerah ini juga mempunyai sifat yang baik yang dimiliki ayam. Kaum pria daerah ini ramah, dapat bergaul dengan baik serta suka menolong. Namun jangan berbuat curang atau menipu mereka. Bukankah ada 4 orang teman kita yang mati karena di tusuk penduduk dengan pisau?” Pemimpin Perompak melanjutkan pembicaraannya.

“Itu salah teman kita sendiri, sudah aku perintahkan untukberperilaku baik. Daerah ini dan seluruh penduduknya akan jadi mitra dagangkita dalam waktu yang lama. Selain itu, wanita di daerah Mu Ci ini juga sangatbaik, kulit mereka kuning mirip kita. Kaum wanita daerah ini hebat dan jugamengagumkan. Mereka bekerja keras mencari makanan untuk anak-anaknya, hormatserta baik kepada sesamanya. Namun jangan coba-coba mengganggu mereka dananak-anaknya. Mereka dapat lebih ganas dari elang sekalipun”. Beratus tahunlalu kata Mu Ci berubah menjadi Musi.

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ Asal Usul Sungai Musi Beserta Sejarahnya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga :