√ Asal Usul Candi Prambanan

Diposting pada

Candi Prambanan

Alkisah, pada dahulu kala ada sebuah kerajaan besar yang dikenal dengan nama Prambanan. Rakyatnya hidup tenteram dan damai. Namun, apa yang terjadi kemudian? Kerajaan Prambanan diserang dan dijajah oleh negeri Pengging. Ketentraman Kerajaan Prambanan menjadi terganggu. Para tentara tidak dapat menghadapi serangan pasukan Pengging. Akhirnya, kerajaan Prambanan dikuasai oleh Pengging, serta dipimpin oleh Bandung Bondowoso. Bandung Bondowoso seorang yang senang memerintah dengan kejam. Siapapun yang tak menuruti perintahku, akan dijatuhi hukuman berat!, kata Bandung Bondowoso pada rakyatnya. Bandung Bondowoso merupakan seorang yang sakti dan memiliki pasukan jin. Tak berapa lama berkuasa, Bandung Bondowoso suka mengamati gerak-gerik Roro Jonggrang, putri Raja Prambanan yang cantik rupawan.Cantik nian putri itu Aku ingin dia menjadi permaisuriku, kata Bandung Bondowoso.

√ Asal Usul Candi Prambanan

Keesokan harinya, Bondowoso mendekati Roro Jonggrang. Kamu cantik sekali, maukah kau menjadi permaisuriku ?, Kata Bandung Bondowoso pada Roro Jonggrang. Roro Jonggrang tersentak mendengar pertanyaan Bondowoso Laki-laki ini lancang sekali, belum kenal denganku langsung menginginkanku menjadi permaisurinya kata Roro Jongrang dalam hati. Apa yang harus aku lakukan ?. Roro Jonggrang menjadi kebingungan Pikirannya tak karuan.

Bila dia menolak, maka Bandung Bondowoso akan marah besar dan membahayakan keluarganya serta rakyat Prambanan. Untuk mengiyakannya pun tal mungkin, karena Roro Jonggrang memang tidak suka dengan Bandung Bondowoso. Bagaimana, Loro Jonggrang ? kata Bondowoso.Akhirnya Roro Jonggrang mendapatkan ide Saya bersedia menjadi istri Tuan namun ada syaratnya. Apa syaratnya? Mau harta yang berlimpah? Atau Istana yang megah?. Bukan itu, tuanku, kata Roro Jonggrang Saya minta dibuatkan candi jumlahnya mesti 1000 buah. Seribu buah? teriak Bondowoso. Ya, dan candi itu mesti selesai dalam waktu semalam. Bandung Bondowoso menatap si Roro Jonggrang bibirnya bergetar menahan amarah.

Sejak saat itu Bandung Bondowoso berpikir bagaimana caranya membuat 1000 candi dalam semalam. Akhirnya dia bertanya kepada penasehatnya. Saya percaya tuanku dapat membuat candi dengan bantuan Jin, kata si penasehat. Ya, benar juga usulmu siapkan peralatan yang kubutuhkan! Sesudah perlengkapan di siapkan Bandung Bondowoso berdiri di depan altar batu. Kedua tanggannya dibentangkan lebar-lebar. Pasukan jin, Bantulah aku! teriaknya dengan suara keras. Tidak lama kemudian, langit menjadi gelap Angin menderu-deru. Sesaat kemudian, pasukan jin telah mengerumuni Bandung Bondowoso. Apa yang mesti kami lakukan Tuan ?, tanya si pemimpin jin.

Bantu aku membangun 10 candi, pinta Bandung Bondowoso. Para jin langsung bergerak ke sana kemari melaksanakan tugasnya masing-masing. Dalam waktu singkat bangunan candi telah tersusun hampir mencapai seribu buah. Sementara itu diam-diam Roro Jonggrang mengamati dari kejauhan. Dia cemas mengetahui Bondowoso dibantu oleh pasukan jin.

Wah, bagaimana ini? ujar Loro Jonggrang dalam hati. Dia mencari akal. Para dayang kerajaan disuruhnya berkumpul serta ditugaskan mengumpulkan Jerami.

Cepat bakar semua jerami itu! perintah Roro Jonggrang.Dan dayang lainnya disuruhnya menumbuk lesung.

Dung…dung…dung! Semburan warna merah memancar ke langit dann diiringi suara kokok ayaam, sampai mirip seperti fajar yang menyingsing.

Pasukan jin mengira fajar sudah tiba. Wah, matahari akan terbit! Kata para jin.

Kita mesti segera pergi sebelum tubuh kita dihanguskan matahari, kata jin yang lain. Para jin tersebut berhamburan pergi meninggalkan tempat tersebut. Bandung Bondowoso sampai heran melihat kepanikan pasukan jin. Ke esokan paginya, Bandung Bondowoso mengajak Roro Jonggrang ke tempat candi. Candi yang kau minta sudah berdiri!. Roro Jonggrang segera menghitung jumlah candi tersebut. Ternyata jumlahnya hanya 999 buah!. Jumlahnya kurang 1! kata Roro Jonggrang. Berarti tuan sudah gagal memenuhi syarat yang saya berikan. Bandung Bondowoso terkejut mengetahui kekurangan tersebut.

Dia menjadi sangat murka. Tidak mungkin, kata Bondowoso menatap tajam kepada Roro Jonggrang. Kalau begitu kau saja yang melengkapinya! katanya sambil mengarahkan jarinya kepada Loro Jonggrang. Ajaibnya Roro Jonggrang langsung berubah menjadi patung batu. Sampai saat ini candi-candi itu masih ada dan terletak di wilayah Prambanan, Jawa Tengah dan disebut Candi Roro Jonggrang.

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ Asal Usul Candi Prambanan, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya

baca juga :

Read More  √ Asal Usul Bengkulu Secara Lengkap
Read More  √ Asal Muasal Kota Palembang Secara Lengkap
Read More  √ Asal Muasal Dana Toba Secara Lengkap
Read More  √ Anggota BPUPKI : Pengertian, Sejarah, Anggota, Tugas dan Sidangnya