√Apa itu Teks Diskusi: Pengertian, Tujuan, Kaidah, Struktur, Contoh

Diposting pada
√Apa Itu Teks Diskusi: Pengertian, Tujuan, Kaidah, Struktur, Contoh

Pengertian

Diskusi adalah sebuah bentuk aktivitas untuk saling bertukar pikiran serta gagasan yang dilakukan oleh 2 orang atau lebih yang tujuannya untuk memperoleh kesepakatan atau kesepahaman gagasan atau opini. Selain itu diskusi juga dapat membuat pengetahuan meluas serta menambah pengalaman.

Teks Diskusi merupakan teks yang menyajikan 2 pendapat yang tidak sama mengenai sebuah hal baik pro atau kontra yang membuat kedua pihak saling berbicara mengenai masalah yang menjadi persoalan dalam diskusi.

Tujuan Teks Diskusi

  • Untuk dapat menyadari dan menguji bukti sistem nilai, opini serta respon dari sebuah gagasan atau orang lain.
  • Melakukan pengujian secara bersama terkait suatu sebuah yang dikemukakan orang lain.
  • Untuk saling tukar pikiran serta gagasan.
  • Untuk mempelajari mengungkapkan serta menanggapi keterangan yang benar.
  • Untuk menghubungkan data serta kondisi dari berbagai pandangan oran glain dan latar belakang yang tak sama.

Kaidah Kebahasaan Teks Diskusi

1. Penggunaan Konjungsi Perlawanan

Teks Diskusi mengunakan kata penghubung perlawanan contohnya: tetapi, sedangkan, namun, sebaliknya.

2. Penggunaan Kohesi Leksikal dan Kohesi Gramatikal

Kohesi leksikal merupakan kepaduan yang diambil dengan cara pemilihan kata. Sementara, kohesi gramatikal adalah kepaduan yang didapat dengan menggunakan elemen dan aturan gramatikal

3. Penggunaan Modalitas

Modalitas merupakan kata yang memiliki arti kemungkinan, kenyataan, dan sebagainya yang dinyatakan dalam kalimat. Seringkali dinyatakan dengan kata contohnya harus, akan, ingin, mungkin.

Baca Juga :  √ Pengertian Pencemaran Air: Pengertian, Sumber, Penyebab, Dampak, Contoh, Cara Menanggulangi

Struktur Teks Diskusi

1. Isu

Dalam isu materi isinya ialah berhubungan dengan masalah yang ingin didiskusikan lebih lanjut.

2. Argumen mendukung

Hal ini materi isinya ialah yang mendukung hal yang menjadi pokok masalah dalam sebuah diskusi.

3. Argumen menentang

Hal ini materi isinya ialah yang bertentangan dengan argumen yang mendukung.

4. Kesimpulan

Hal ini berisi terkait kesimpulan dan rekomendasi tentang isu yang menjadi pembahasan yang sebaiknya diambil jalan tengah Terkait sesuatu yang sedang didiskusikan.

Contoh Teks Diskusi

Dampak Menonton Televisi Untuk Anak-anak

Isu

Dalam era globalisasi saat ini tayangan televisi sudah tidak dapat terhindari lagi. Dengan menonton televisi, kita bisa memperoleh bermacam-macam informasi, yang didalamnya adalah hiburan. Pertanyaannya ialah apakah ada dampak negatif yang muncul dari menonton televisi? Beberapa masyarakat menganggap bahwa menonton televisi memiliki dampak positif, tapi banyak juga masyarakat yang beranggapan bahwa menonton televisi memiliki dampak negatif.

Argumen Mendukung

Dampak positif dari menonton televisi adalah sebagai berikut:

Pertama, televisi memiliki kelebihan dalam hal penyampaian berita, televisi biasanya selalu up to date. Hal tersebut tentu akan membuat anak-anak tidak terlewatkan memperoleh informasi dan memberikan wawasan yang luas pada anak-anak dengan cepat.

Kedua, jika televisi menampilkan acara-acara yang berhubungan dengan pendidikan, maka hal ini sangat bermanfaat untuk para anak-anak. Seorang anak bisa mengambil manfaat dalam bentuk informasi pendidikan dari acara televisi tadi.

Ketiga, acara televisi sering menayangkan tokoh-tokoh yang memiliki pengaruh, baik dalam dunia pendidikan, dunia usaha, hiburan atau lainnya. Tokoh-tokoh yang ditampilkan dalam televisi ini bisa membuat anak-anak untuk mencontoh kesuksesan mereka.

Argumen Menantang

Disisi lain, dampak negatif dari menonton televisi adalah sebagai berikut:

Baca Juga :  √ Ancaman di Bidang Ekonomi Non Militer

Pertama, televisi menjadikan anak-anak lupa dengan waktu. Untuk anak-anak, kecanduan melihat televisi menjadi kontrapoduktif dengan tugas seorang anak yang mengharuskannya belajar.

Kedua, ada banyak acara dalam televisi yang kurang mendidik bisa mempengaruhi kejiwaan anak. Film-film yang menayangkan adegan tidak layak ditonton anak-anak tanpa disensor sangat mudah dicontoh oleh anak-anak.

Ketiga, televisi bisa membuat anak-anak menjadi konsumtif. Karena televisi adalah media iklan yang memiliki pengaruh tinggi kepada konsumennya. Iklan yang ditampilkan dengan terus menerus sepanjang hari, anak-anak untuk membeli produk yang dipromosikan oleh pembuat iklan.

Demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id tentang √Apa Itu Teks Diskusi: Pengertian, Tujuan, Kaidah, Struktur, Contoh semoga bermanfaat

Baca Juga :