√ Apa Itu Protein: Pengertian, Struktur, Sifat, Fungsi, Akibat, dan Makanan Mengandung

Diposting pada

Pengertian

Protein merupakan senyawa organik komplek berbobot molekul besar yang terdiri dari asam amino yang digabungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Molekul protein mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen, sulfur serta fosfor. Protein berperan penting dalam pembentukan struktur, fungsi, regulasi sel-sel makhluk hidup dan juga virus. Protein juga bekerja sebagai neurotransmiter serta pembawa oksigen dalam darah (hemoglobin). Protein pun berguna sebagai sumber energi tubuh.

√ Apa Itu Protein: Pengertian, Struktur, Sifat, Fungsi, Akibat, dan Makanan Mengandung

Protein terbentuk dari polimerisasi peptida-peptida ,Peptida adalah polimerisasi dari asam amino-asam amino yang berbeda. Jadi, protein bisa dikatakan sebagai sebuah kopolimer.

Ikatan yang terjadi antar protein selain ikatan peptida antara asam amino dan penyusunnya, pun terjadi ikatan-ikatan yang lain. Contohnya, ikatan hidrogen yang terjadi pada gugus –NH dan gugus –OH, dan ikatan disulfida -S-S- yang menyokong terjadinya ikatan yang kompleks pada protein. Ikatan ion pada protein juga terjadi kalau di dalamnya ada gugus ion logam dan ikatan koordinasi, contohnya ikatan koordinasi antara ion Fe3+ dengan hemoglobin pada darah.

Struktur

  1. Struktur primer

Struktur Primer adalah ikatan-ikatan peptida dari asam amino-asam amino pembentuk protein itu.

  1. Struktur sekunder

Struktur Sekunder adalah i ikatan hidrogen yang terjadi antara gugus-gugus amina dengan atom hidrogen pada rantai samping asam amino, sampai membentuk lipatan-lipatan, contohnya membentuk α-heliks.

  1. Struktur Tersier

Strujtur Tersier adalah Interaksi struktur sekunder yang satu dengan struktur sekunder yang lain lewat ikatan hidrogen, ikatan ion, atau ikatan disulfida (-S-S-),contohnya terbentuk rantai dobell-heliks.

  1. Struktur Kuartener

Struktur Kuartener adalah Struktur yang melibatkan beberapa peptida sampai membentuk sebuah protein.Pada peristiwa ini, kadang-kadang terselip molekul atau ion lain yang bukan merupakan asam amino, contohnya pada hemoglobin, yang pada proteinnya terselip ion Fe3+.

Sifat-sifat

  1. Sering larut dalam air karena ukuran molekulnya yang sangat besar.
  2. BIisa mengalami koagulasi oleh pemanasan dan penambahan asam atau basa.
  3. Bersifat amfoter karena membentuk ion zwitter Pada titik isoelektriknya, protein mengalami koagulasi sehingga bisa dipisahkan dari pelarutnya.
  4. BIsa mengalami kerusakan (terdenaturasi) akibat pemanasan. Pada denaturasi, protein mengalami kerusakan mulai dari struktur tersier hingga struktur primernya.

Fungsi

  1. Sebagai enzim. Enzim adalah biokatalis Bagian utama molekul enzim yang disebut apoenzim ialah molekul protein.
  2. Alat angkut (protein transport) Hemoglobin adalah protein yang berperan mengangkut oksigen dalam eritrosit, sementara mioglobin berperan dalam pengangkutan ion besi di dalam plasma darah yang selanjutnya dibawa ke dalam hati.
  3. Pengatur gerakan (protein kontraktil) Gerakan otot disebabkan oleh 2 molekul protein yang saling bergeseran.
  4. Penyusun jaringan (protein struktural) Berfungsi sebagai pelindung jaringan dibawahnya, contohnya keratin pada kulit dan lipoprotein yang menyusun membran sel.
  5. Protein cadangan adalah protein yang berfungsi sebagai cadangan makanan, contohnya kecambah dan ovalbumin.
  6. Antibodi (protein antibodi) Berperan dalam melindungi tubuh dari serangan mikroorganisme patogen.
  7. Pengatur reaksi (protein pengatur) Berfungsi sebagai pengatur reaksi di dalam tubuh, contohnya insulin yang berperan dalam mengubah glukosa menjadi glikogen.
  8. Pengendali pertumbuhan Bekerja sebagai penerima (reseptor) yang bisa mempengaruhi fungsi bagian-bagian DNA.

Akibat Kekurangan Protein

  1. Sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah, yang mengarah kepada kerentanan pada infeksi dan penyakit.
  2. Masalah pertumbuhan tubuh manusia menjadi terganggu.
  3. Beresiko terjadinya gangguan Mental.
  4. Beresiko Kwasiorkor atau yang disebut dengan Busung lapar.
  5. Kerontokan rambut karena kurang protein keratin di rambut.
  6. Gangguan fungsi liver dan terjadi pembengkakan pada Perut dan Kaki.
  7. Selain itu kekurangan protein juga dapat menyebabkan Anemia
  8. Kekurangan protein secara terus menerus dapat menyebabkan marasmus dan berkibat kematian.

Makanan Yang Mengandung Banyak Protein

  1. Telur

Telur merupakan salah satu makanan sehat dan paling bergizi karena mengandung vitamin, mineral, lemak sehat, antioksidan yang berguna untuk melindungi mata dan nutrisi otak. Mengonsumsi putih telur lebih baik sebab mengandung protein murni tanpa lemak. 1 butir telur mengandung 6 gram protein dan 78 kalori.

  1. Kacang almond

Almond adalah salah satu jenis kacang yang paling populer karena mengandung nutrisi penting termasuk serat, vitamin E, mangan dan magnesium. Kadar protein yang terdapat pada kacang almond sebanyak 6 gram per 1 ons.

  1. Dada ayam

Dada ayam sangat mudah untuk dimasak, dengan catatan Anda bisa memasaknya dengan benar. Kadar protein yang terkandung yang ada di dalam 1 dada ayam tanpa kulit sebanyak 53 gram dan 284 kalori.

  1. Gandum

Gandum adalah makanan paling sehat karena banyak mengandung serat sehat, magnesium, mangan, vitamin B1 dan beberapa nutrisi lainnya. Kadar protein yang ada di dalam gandum mentah adalah 13 gram dan 303 kalori.

  1. Keju cottage

Keju cottage adalah jenis keju yang cenderung sangat rendah lemak dan kalori. Keju ini mengandung kalsium, fosfor, selenium, vitamin B12, vitamin B2 dan macam nutrisi lainnya. Secangkir keju cottage dengan 2% lemak menganduk 27 gram protein serta 194 kalori.

  1. Yogurt

Yogurt adalah makanan yang rasanya lezat, mempunyai tekstur lembut, dan tinggi nutrisi. Yogurt seberat 170 gram mengandung 17 gram protein serta 100 kalori.

  1. Susu

Susu merupakan minuman yang sangat bergizi, tapi masalahnya sebagain orang dewasa kurang suka dengan minuman ini. Susu mengandung banyak nutrisi tunggal yang dibutuhkan oleh manusia sebab sarat kalsium, fosfor dan vitamin B2. Secangkir susu dengan lemak 1% mengandung 8 gram protein serta 103 kalori.

  1. Daging sapi

Daging sapi tanpa lemak mempunyai protein yang tinggi, terlebih rasanya pun juga lezat. Daging sapi seberat 85 ons yang di masak dengan lemak 10%  mengandung 22 gram protein serta 184 kalori,

  1. Ikan tuna

Ikan tuna mempunyai lemak dan kalori yang rendah sampai sebagian besar yang terkandung dalamnya adalah protein. Seperti ikan lainnya, tuna banyak mengandung nutrisi akan lemak omega 3. Dalam 1 ons una mengandung 30 gram protein serta 157 kalori.

  1. Udang

Hampir semua makan laut adlah sumber protein yang sangat baik karena biasanya rendah lemak. Walaupun udang rendah kalori tetapi sarat dengan berbagai nutrisi contohnya selenium, vitamin B12 dan lemak omega-3. Dalam 1 ons udang mentah mengandung 24 gram protein serta 99 kalori.

demikianlah artikel dai duniapendidikan.co.id mengenai √ Apa Itu Protein: Pengertian, Struktur, Sifat, Fungsi, Akibat, dan Makanan Mengandung, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga :

Read More  √ Announcement Text : Pengertian, Ciri, Jenis dan Struktur

Read More  √ Akuntansi Adalah : Pengertian,Tujuan, Fungsi, Bidang

Read More  √ Pengertian dan Alasan Merantau

Read More  √ Legenda Gunung Pinang