√Apa itu Pidato: Pengertian, Ciri, Jenis, Tujuan, Fungsi, Metode

Diposting pada
√Apa Itu Pidato: Pengertian, Ciri, Jenis, Tujuan, Fungsi, Metode

Pengertian

Pidato adalah sebuah kegiatan berbicara di depan khalayak ramai atau berorasi dalam menyatakan pendapatnya, atau memberikan sebuah gambaran tentang sebuah hal. Umumnya pidato dibawakan oleh seorang yang memberikan orasi dan pernyataan terkait hal-hal atau peristiwa penting serta patut untuk diperbincangkan. Pidato biasanya dibuat oleh seorang pemimpin untuk memimpin serta berorasi di depan khalayak ramai atau anak buahnya.

Ciri-ciri Pidato

  • Mempunyai tujuan yang jelas.
  • Isinya tentang kebenaran.
  • Cara penyampaian sesuai dengan para pendengar.
  • Menciptakan suasana efektif pada pendengar.
  • Penyampaiannya jelas serta menarik.
  • Memakai intonasi, artikulasi, dan volume yang jelas.

Jenis-Jenis Pidato

1. Pidato Pembukakan

Pidato Pembukakan merupakan pidato singkat yang disampaikan dari seorang MC atau pembawa acara.

2. Pidato Pencerahan

Pidato Pencerahan merupakan pidato yang memiliki tujuan untuk mengarahkan pada sebuah pertemuan atau rapat.

3. Pidato Sambutan

Pidato sambutan merupakan pidato yang disampaikan dari oleh seseorang yang biasanya dilakukan oleh pihak penyelenggara sebuah acara dengan batasan waktu tertentu.

4. Pidato Peresmian

Pidato peresmian merupakan pidato yang disampaikan pada acara peresmian.

5. Pidato pertanggung jawaban

Pidato pertanggung jawaban merupakan pidato yang disampaikan oleh seseorang terkait laporan penyelenggaraan atau pertanggung jawaban sebuah acara.

Baca Juga :  √Silvikultur : Pengertian, Fungsi, Sistem dan Fase Secara Lengkap

6. Pidato laporan

Pidato laporan merupakan pidato yang berisi terkait laporan dari sebuah tugas atau kegiatan tertentu.

Tujuan Pidato

1. Mempengaruhi pendengar

Tujuan pidato yakni pembicara mau memengaruhi orang lain atau pendengar supaya bersedia mengikuti keamuan pembicara dengan suka rela tanpa paksaan.

2. Memberikan informasi

Pidato bertujuan untuk menyampaikan informasi pada pendengar terkait ide, gagasan, konsep ataupun petunjuk penting lainnya.

3. Menyenangkan orang lain

Pidato untuk menyenangkan orang lain sampai orang lain merasa puas dengan apa yang disampaikan oleh pembicara.

Fungsi Pidato

1. Mempermudah komunikasi

Pidato berfungsi guna mempermudah komunikasi antara pembicara dengan pendengar. Pembicara dapat menyampaikan gagasan, ide serta konsep yang dimiliki pada pendengar sampai terjadi interaksi yang saling menguntungkan.

2. Media komunikasi organisasi

Pidato memiliki peranan penting untuk sebuah organisasi, biasanya ketua akan menyampaikan informasi penting pada anggotanya sehingga seluruh anggota akan mengerti informasi penting itu.

3. Menciptakan suasana kondusif

Pidato dinilai sangat efektif dalam penyampaian infromasi pada khalayak ramai, selain itu pidato pun menciptakan suasana yang kondusif karena cukup dengan satu orang saja  yang berorasi serta pendengar dengan jumlah banyak dapat menyimak dan memberikan umpan balik berupa pertanyaan, argumentasi atau sanggahan.

4. Menciptakan hubungan harmonis

Pidato akan membuat hubungan yang harmonis pada atasan dan bawahan karena pidato ini adalah komunikasi langsung dan dapat media penyampaian saran serta kritik dari atasan kepada bawahan.

Metode Pidato

1. Metode Naskah

Metode naskah adalah cara berpidato dengan merancang sebuah naskah sebelum pidato dilakukan. Naskah tersebut berisi informasi yang akan disampaikan sampai lebih tertata serta tidak ada hal yang terlupakan. Metode pidato ini biasanya dipakai pada acara-acara resmi.

Baca Juga :  √ Pengertian Jaringan Sklerenkim : Fungsi Beserta Cirinya

2. Metode Hafalan

Metode Hafalan adalah berpidato dengan cara menghafal informasi-informasi yang akan disampaikan. Jadi sebelum berpidato si pembicara akan menghafal poin-poin penting terkait informasi yang akan disampaikan olehnya.

3. Metode Serta Merta

Metode Serta Merta adalah menyampaikan pidato yang dilakukan secara spontan serta dilakukan tanpa persiapan akan namun si pembicara hanya menceritakan pengalaman maupun pengetahuan yang dimiliki oleh pembicara. Metode ini biasanya dipakai pada situasi darurat dan spontanitas.

4. Metode ekstemporan

Metode ekstemporan adalah cara berpidato dengan menyiapkannya poin-poin secara garis besar sebelum menyampaikan pidato dilakukan.

Demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id tentang √Apa Itu Pidato: Pengertian, Ciri, Jenis, Tujuan, Fungsi, Metode semoga bermanfaat

Baca Juga :