√Apa itu Intervensi: Pengertian, Jenis dan Contohnya

Diposting pada
√Apa itu Intervensi: Pengertian, Jenis dan Contohnya

Pengertian

Intervensi adalah salah satu bentuk dari turut campurnya dalam urusan negara lain yang mempunyai sifat diktatorial. Fungsi intervensi ialah sebagai salah satu cara untuk bisa menyelesaikan sebuah sengketa internasional.

Intervensi merupakan suatu aktivitas untuk bisa melaksanakan rencana pengasuhan dengan memberikan berupa pelayanan pada anak dalam keluarga ataupun juga di lingkungan lembaga kesejahteraan sosial anak. Berdasarkan pengertian, Intervensi adalah tindakan spesifik oleh seorang pekerja sosial dengan adanya sistem maupun proses manusia dalam rangka menimbulkan perubahan

Intervensi juga bisa diartikan seagai turut campurnya sebuah negara dalam urusan sebuah dalam negeri negara lain dengan memakai kekuatan maupun ancaman kekuatan.

Kecenderungan untuk bisa menjalankan intervensi sebagai salah satu dari instrumen politik luar negeri akan terus meningkat atau juga dilatar belakangnya akan bisa menjadi semakin kompleks. Negara-negara adikuasa ataupun juga dari negara yang memiliki kemampuan politik, ekonomi serta militer yang akan patut untuk diragukan, sama-sama giat dalam soal dimana mencampuri adanya urusan negara lain itu.

Jenis- Jenis Intervensi

1. Intervensi Diplomatik

Intervensi ini biasa terjadi bila seorang diplomat yang akan memberikan komentar kepada memihak dalam sebuah krisis atau persoalan politik yang sedang melanda negara tempatnya yang bertugas.

2. Intervensi Klasik

Bentuk intervensi ini bisa dalam bentuk kegiatan gelap ataupun misi rahasia. Contohnya intervensi ini dapat lewat sebuah penyuapan dan penyogokan dengan pejabat negara sebagai sasarannya.

3. Pameran kekuatan militer

Yang relatif murah atau bisa mengandung resiko rendah, namun justru lebih efektif bila dibandingkan pengiriman ekspedisi militer yang sebenarnya.

Baca Juga :  √ Legenda Cerita Rakyat Ande-ande Lumut

4. Subversi atau Gerilya Bawah Tanah

Subversi adalah sebuah gerakan politk ataupun militer yang akan diorganisasikan, ditunjang dan bisa diarahkan oleh sebuah negara asing yang akan memiliki tujuan sendiri dengan memakai situasi atau juga elemen setempat di negara sasaran.

5. Gerilya

Gerilya adalah perpaduan di antara subversi dengan sistem perang konvensional. Gerilya tersebut tidak selalu berasal dari hasil intervensi kekuatan asing namun juga cukup banyak kegiatan gerilya yang berasal dari manifestasi dari intervensi tertentu.

Contoh Tindakan Intervensi

Dalam kasus tertentu, sebuah negara memiliki kemampuan untuk menjalankan tindakan secara sah dan bisa dibenarkan menurut hukum internasional. Perbuatan intervensi itu adalah sebagai berikut:

  • Intervensi Kolektif berdasarkan pada Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.
  • Intervensi untuk bisa melindungi hak atau juga kepentingan serta keselamatan jiwa warga negara di luar yang akan menjadi dasar untuk pemerintah Amerika Serikat yang akan membenarkan -adanya sebuah tindakan dalam bentuk pengiriman tentara multinasional di Pulau Grenada di bulan Oktober 1983.
  • Pertahanan diri, saat intervensi akan diperlakukan untuk bisa menghilangkan bahaya serangan bersenjata yang akan terlihat jelas.
  • Dalam urusan protektorat yang ada di bawah kekuasaannya.
  • Kemudian jika negara yang akan menjadi subjek intervensi dipersahkan melakukan sebuah pelanggaran berat pada hukum internasional yang berhubungan negara yang melakukan sebuah intervensi, sebagai contohnya,tapi bila negara pelaku intervensi sendiri sudah diintervensi secara melawan hukum.

Adapun beberapa contoh tindakan intervensi adalah sebagai berikut:

  • Bisa Mengirimkan prajurit sebuah negara ke negara yang akan bertikai yang jelas bukan menjadi urusannya.
  • Melakukan embargo di sebuah negara yang akan dimusuhi oleh lembaga negara yang lainnya.
  • Bisa Melakukan peperangan dengan cara blokade ke negara lainnya, padahal tak ada sama sekali hubunganya sama sekali.

Demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id tentang √Apa itu Intervensi: Pengertian, Jenis dan Contohnya semoga bermanfaat

Baca Juga :  √Batang Otak: Pengertian, Fungsi dan Strukturnya

Baca Juga :