√ Apa Itu Ekologi : Pengertian, Jenis, Contoh dan Gambarnya

Diposting pada

Pengertian Ekologi

Ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara suatu organisme dengan lingkungan dan yang lainnya.

Ekologi asal kata dari bahasa Yunani oikos (habitat) dan logos (ilmu). Ekologi itu sendiri berarti studi atau ilmu yang mempelajari baik

√ Apa Itu Ekologi : Pengertian, Jenis, Contoh dan Gambarnya

hubungan timbal balik anatara mahluk hidup dengan lingkungannya.

Jenis-jenis Ekologi

  1. Ekologi Hutan

Ekologi hutan merupakan ilmu yang mempelajari hubungan atau interaksi mahluk hidup dengan lingkungannya. Interaksi ini sangat kompleks sehingga

membuktikan bahwa ekologi ialah biologi lingkungan (Eviromentalbiology). Dan Hutan merupakan suatu wilayah yang banyak ditumbuhi pohon-pohon

dan mempunyaikondisi lingkungan yang berbeda dengan kondisi diluarnya. Hubungan antara sekumpulan tumbuh-tumbuhan hutan , margasatwa, serta

alam lingkungannya yang begitu dekat sehingga hutan bisa disebut sebagai sebuah sistem ekologi atau ekosistem. Ekosistem itu sendiri merupakan

suatu sistem yang terdapat mahluk hidup (organisme) dan lingkungan yang terdiri dari zat tak hidup yang saling mempengaruhi dan terjadi

pertukaran zat yang perlu dipertahankan kehidupannya.

2.Ekologi Laut

Ekologi Laut adalah ilmu yang belajar tentang Ekosistem didalam lautatau air laut. Ekosistem air laut dapat dibedakan atas lautan, pantai,

estuariterumbu karang dan padang lamun. Adapun pembahasan tentang ekologi laut ialah habitat air laut (oceanic) yang biasanya ditandai

salinitas yang tinggi dengan garam (Cl) sampai mencapai 55% terutama di daerah laut tropik karena suhunya dan penguapan yang tinggi. Di daerah

tropis suhu laut bisa mencapai 25% C. perbedaan suhu bagian atas dan bagian bawah sangat tinggi. adapun batasa antara lapisan air yang panas

dibagian atas dengan air yang dingin dibagian bawah disebut sebagai daerah termocline. pada daerah yang dingin  suhu air laut akan merata sehingga air

dapat bercampur, maka biasanya daerah tersebut tetap suburdan banyak plankton serta ikan. Gerakan air dari daerah tengan menyebabkan air bagian

atas akan turun kebawah begitupun sebaliknya, sehingga kemungkinan terbentuk suatu rantai makanan yang berlangsung sangat baik.

3.Ekologi Estuari

Estuari merupakan tempat berkumpulnya sungai dengan laut. Estuari biabatasi lempengan lumpur yang biasa disebut intertidal yang luas. Salinitas

air berubah berangsur atau secara bertahap mulai dari daerah air tawar ke laut. Salinitas ini sering dipengaruhi aleh siklus harian dengan pasang surut airnya. Nutrien dari sungai memperkaya estuari.

Kumpulan tumbuhan yang biasa hidup di estuari ialah  rumput rawa garam, ganggang dan fitoplankton. selain tumbuhan ada juga hewan yang bisa hidup pada daerah tersebut diantaranya cacing, kerang, kepiting dan ikan.

Estuari merupakan sebuah perairan yang termasuk semi tertutup yang terdapat dihilir sungai dan masih berkomunikasi dengan laut. Bentuk estuari berbeda-beda dan sangat bergantung pada besar kecilnya air sungai, pasang surut dan panjang garis pantai.

Kebanyakan estuari diutamakan substrat lumpur yang berasal dari endapan yang dibawa oleh air tawar maupun air laut. Bahan organik biasa menjadi

cadangan makanan utama bagi organisme estuari.

  1. Epilogi Padang Lamun

Lamun umumnya berbentuk padang lamun yang luas didasar laut yang masih bisa dijangkau oleh cahaya matahari yang memenuhi pertumbuhannya. Lamun

bisa hidup diperairan dangkal dan jernih pada kedalaman antara 2-12 m.Untuk mengirimkan zat-zat hara danoksigen, serta membawa hasil

metabolisme lamun keluar daerah padang lamun dibutuhkan air yang bersikulasi.

Hampir semua jenis substrat dapat ditumbuhi lamun, mulai dari substrat berlumpur sampai dengan berbatu, namun padang lamun yang luas sering

ditemui di substrat berpasir yang tebal antara hutan rawa mangrove dan terumbu karang. Ekosistem padang lamun memiliki kondisi ekologis yang

sangat khusus dan berbeda dengan ekosistem mangrove dan terumbu karang pada umumnya.

Contoh-contoh Ilmu Ekologi

Dalam semua kegiatan penggunaan bahan bangunan harus memperhatikan rantai bahannya sehingga tetap berfungsi juga sebagai peredaran.

Air tergenang atau lentik (asal kata lenis = tenang) contoh : danau, kolam, dan rawa dan mangrove.

Air mengalir atau lotik (asal kata lotus = tercuci) contohnya: mata air, aliran air/sungai dan selokan.

Demikianlah definisi ekologi, jenis-jenis ekologi dan contoh ekologi. Semoga bermanfaat!

demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id mengenai √ Apa Itu Ekologi : Pengertian, Jenis, Contoh dan Gambarnya, semoga artikel ini bermanfaat bagi anda semuanya.

baca juga :

Read More  √ Apa Administrasi : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Ciri, Macam dan Unsurnya
Read More  √ Nama Menteri Luar Negeri Yang sekarang: Profil dan Kinerjanya
Read More  √ Nama Menteri Luar Negeri Yang sekarang: Profil dan Kinerjanya
Read More  √ 9 Negara Yang Pertama Kali Mengakui Kemerdekaan Indonesia