√Apa itu Bakteri: Pengertian, Ciri, Jenis, Struktur, Dampak

Diposting pada
√Apa Itu Bakteri: Pengertian, Ciri, Jenis, Struktur, Dampak

Pengertian

Bakteri merupakan sebuah organisme bersel tunggal atau uniseluler, prokariota atau prokariot, berukuran microskopik atau sangat kecil dan tidak mempunyai klorofil. Bakteri berasal dari bahasa latin yaitu “bacterium”.

Bakteri mempunyai banyak spesies mencapai ratusan ribu jumlahnya. Bakteri adlah organisme yang paling banyak di muka bumi ini. Mereka ada di dalam tanah, di atas tanah, di udara, di air, di organisme lain serta masih banyak lagi. Bakteri bertumbuh serta berkembang sesuai dengan ph, suhu, temperatur, kandungan garam, zat kimia, zat metabolisme serta sumber nutrisi.

Bakteri pertama di temukan seorang ilmuan bernama Anthony Van Leewenhoek. Lalu di perkenalkan dengan bentuk buku bergambar bekteri pada tahun 1684. Ilmu yang mempelajari tentang bakteri ialah Bakteriologi.

Ciri-ciri Bakteri

  • Pada umumnya tidak mempunyai klorofil di tubuhnya.
  • Mempunyai hidup bebas layaknya parasit atau patogen.
  • Mempunyai bentuk yang beragam.
  • Tubuhnya berukuran kecil yakni 1 sampai 5 mikron.
  • Tidak mempunyai membran pada inti sel atau prokariot.
  • Bakteri pada umumnya uniseluler atau mempunyai 1 sel.
  • Mempunyai dinding sel peptidoglikan pada lingkungan yang ekstrim serta kosmoploit mengandung peptidoglikan.

Struktur Bakteri

1. Kapsul

Kapsul adalah sebuah selubung pelindung bakteri yang juga tersusun dari polisakarida. Kapsul yang berada di luar dinding sel. Bakteri bersifat patogen yang memiliki kapsul. Fungsi kapsul adalah untuk melindungi diri dari kekeringan dan bisa mempertahankan diri dari antitoksin yang akan dihasilkan oleh sel inang.

Baca Juga :  √ Asal Usul Danau Toba : Cerit Zaman Dahulu Kala

2. Dinding Sel

Dinding sel bakteri yang tersusun dari protein yang akan berhubungan dengan polisakarida(Peptidoglikan). Dinding sel ada di luar membran sel. Adanya dinding sel tersebut akan menyebabkan bentuk bakteri akan menjadi tetap. Dinding sel dapat berfungsi untuk bisa melindungi sel bakteri pada lingkungan sekitarnya.

3. Membran Sel

Membran sel yang tersusun atas molekul lemak serta protein(Fosfollpid).Membran sel pun bersifat semipermeabel. Membran sel ini bisa mengandung enzim respirasi. yang Fungsinya adalah untuk bisa membungkus plasma dan bisa mengatur pertukaran mineral dari sel dan ke luar sel.

4. Sitoplasma

Sitoplasma adalah sebuah cairan yang ada di dalam sel. Sitoplasma tersebut terdiri atas koloid yang bisa mengandung berbagai molekul organik contohnya karbohidrat, lemak, protein,maupun mineral. Sitoplasma ialah tempat dimana berlangsungnya reaksi-reaksi metabolisme.

5. Flagel

Flagel adalah sebuah alat gerak pada bakteri sehinga bisa membantu bakteri untuk dapat mendekati makanan maupun menjauh jika ada racun ataupun bahan kimia.

6. AND

AND (Disebut juga DNA) bakteri tersebut tidak akan tersebar dalam sitoplasma, tetapi juga ada pada daerah tertentu yang sering dikenal dengan nukleoid. ADN ini berfungsi sebagai pengendali sintesis protein bakteri yang merupakan zat pembawa sifat.

7. Ribosom

Ribosom berfungsi sebagai sintesis dalam protein. Ribosom terdiri atas protein, bila dilihat dari mikroskop, ribosom pun terlihat seperti struktur kecil yang akan melingkar.

8. Plasmid

Selain ADN ini, bakteri juga mempunyai plasmid. Plasmid ini mengandung gen-gen yang tertentu,contohnya gen patogen dan gen kebal antibiotik. Plasmid bisa membelah diri. Dalam satu sel bakteri akan terbentuk kurang lebih 20 Plasmid.

Jenis-jenis Bakteri

1. Bakteri Heterotrof

Bakteri Heterotrof adalah bakteri yang memakan senyawa organic yang berasal dari organisme lain. Bakteri heterotof terbagi menjadi 2 yakni bakteri parasit dan bakteri sprofit.

Baca Juga :  √ Cara Belajar Efektif

2. Bakteri Autotrof

Bakteri Autotrof adalah bakteri yang bisa membuat makanan untuk dirinya sendiri. Bakteri ini terbagi menjadi 2 yakni bakteri kemoautotrof dan bakteri fotoautotrof.

3. Bakteri Aerob

Bakteri Aerob  adalah bakteri yang memperoleh energi dengan cara mengambil oksigen bebas. Bakteri tersebut adalah nitrosomonas, nitrosococcus, dan nitrobacter.

4. Bakteri Anaerob

Bakteri Anaerob adalah bakteri yang dalam memperoleh energi tak membutuhkan oksigen bebas. Energinya berasal dari proses perombakan senyawa organik tanpa penggunaan oksigen di dalam proses itu, proses tersebut biasa di sebut dengan fermentasi. Bakteri ini di bedakan menjadi 2 yakni anaerob obligat dan anaerob fakultatif.

Dampak Bakteri

1. Dampak Positif

  • Membantu dalam penyuburan tanah yaitu menghasilkan nitrat.
  • Sebagai pengurai zat sisa dari suatu  makhluk hidup.
  • Membantu pembuatan fermentasi pada makanan dan minuman.
  • Sebagai penghasil obat-obat antibiotik.
  • Bisa menguraikan sampah menjadi energi.
  • Membantu dalam pembuatan zat kimia dsb.

2. Dampak Negatif

  • Bisa sebagai sumber penyakit untuk makhluk hidup.
  • Membuat busuk makanan atau minuman yang kita punya.
  • Bisa merusak tanaman yang ditanam dengan serangan penyakit.
  • Bisa menimbulkan bau busuk pada proses pembusukan.
  • Saat manusia kotor akan menyebabkan bau pada badannya.

Demikianlah artikel dari duniapendidikan.co.id tentang √Apa Itu Bakteri: Pengertian, Ciri, Jenis, Struktur, Dampak semoga bermanfaat

Baca Juga :